The Game Master

The Game Master
Bergabung Dalam Ekspedisi


__ADS_3

"Namaku Red. Aku mengajukan diri."


"Kau ingin bergabung dalam ekspedisi?"


"Ya. Aku adalah petualang."


Karena tidak tau harus ke mana, Red memutuskan untuk mempelajari bagaimana cara untuk berburu monster dalam game ini. Dan karena karakternya masih berlevel 0, maka bergabung dalam Party adalah pilihan yang tepat.


"Kalau begitu tunjukan lencanamu."


"Lencana? Aku tidak punya."


"Kau tidak punya Lencana Petualang??"


Red hanya memasang wajah kebingungan.


"Apa mungkin kau adalah.... Petualang Solo?!" Salah satu gadis lainnya berkata dengan ekspresi terkejut.


Padahal Red belum membenarkan, namun gadis yang tadi Red ajak bicara sudah menganggap apa yang dikatakan temannya itu adalah benar, "Jadi kau adalah Petualang Solo?! Pantas aku belum pernah melihatmu sebelumnya. Kalau begitu, kau diterima! Datanglah ke Gerbang Utara nanti tengah hari."


Untuk kedua kalinya Red kembali disalahpahami sebagai seorang yang kuat oleh NPC.


"Mmm.. sebenarnya aku.. masih baru di kota ini. Jadi apakah ada di antara kalian bertiga yang mau untuk mengantarku berkeliling?"


"Aku... tidak keberatan." Gadis yang sedari tadi diam saja mengajukan diri. Melihat wajah cantik gadis ini dan sikapnya yang malu - malu, Red jadi rada menyesal karena mengajukan permintaan itu. Ia merasa 'sang bencana' mulai menatapnya. Tapi bukan berarti ia lebih memilih untuk menolak kebaikan orang lain.


"Namaku Inelly. Senang berkenalan denganmu."


"Tidak perlu malu - malu. Bukankah nanti kita akan menjadi rekan?"

__ADS_1


"Ehem, baiklah." Meski sudah mengiyakan, gadis itu masih tidak berani untuk menatap mata Red secara langsung.


"Begini, aku berencana menjual kudaku ini, apa kau tau di mana tempat yang tepat?"


"Ya! Ya! Aku tau!" Inelly tiba - tiba berkata dengan antusias. Tapi setelah sadar bahwa reaksinya berlebihan, kepalanya tertunduk semakin dalam dari pada sebelumnya.


Red terkejut melihat ini. Belum terbayangkan olehnya bahwa watak gadis pemalu pun ada di antara para NPC, bahkan sangat terlihat alami.


"Bisa.. kau tunjukan tempatnya padaku?"


"Ya. Akan kutunjukan." Kali ini Red hampir tidak bisa mendengar suara Inelly.


"Hey, PS, jaga dia baik - baik." "Ya. Pulangkan dia dengan selamat." "Dan juga jangan menggigitnya terlalu keras."


Red hanya tersenyum canggung menanggapi ucapan kedua gadis itu. Sedangkan Inelly semakin menundukan kepalanya.


"Ini tempatnya." Beda halnya dengan Red. Banyak hal yang ia pikirkan, membuat ia merasa tempat ini sangatlah dekat.


"Permisi, aku ingin menjual kuda."


"Menjual kuda??" Pria yang sepertinya adalah pemilik istal tersebut sempat heran sebelum memulai untuk mengamati kuda milik Red. "Kudamu ini aku tawar dengan harga... 20 Gold."


"Apa??!"


"Itu harga tertinggi yang bisa kuberikan. Kau tidak mau?"


"Ah, bukan begitu..." Ekspresi kebingungan benar - benar terlihat pada wajah Red. Saat ia menatap Inelly, gadis itu hanya mengangguk kecil.


"Baiklah. Aku jual padamu seharga 20 Gold."

__ADS_1


"Sepakat!"


Setelah menerima 20 Gold, Red mengajak Inelly ke toko perlengkapan.


"Apa aku boleh bertanya sesuatu?"


"T-Tentu saja."


"1 Gold sama dengan berapa Silver? Dan 1 Silver sama dengan berapa Copper?"


"Kenapa kau menanyakan hal itu?"


"Aku bukannya bermaksud mempertanyakan pengetahuanmu. Aku hanya... ingin memastikan.. mata uang di daerah sini."


"Kau pasti datang dari tempat yang sangat jauh. Padahal setauku, mata uang ini digunakan di seluruh Almyth."


"Aha ha ha..." Red hanya bisa tertawa canggung mendengarnya, tertawa yang dipaksakan.


"Mmm.. 1 Gold sama dengan 100 Silver. Begitu pula dengan Silver, 1 Silver sama dengan 100 Copper."


"Lalu... apakah harga kuda memang semahal itu?"


"Tidak. Ini karena dalam situasi perang, banyak sekali kuda yang menghilang di pasaran, membuat harga kuda melambung tinggi."


"Lalu berapa harga kuda jika tidak dalam situasi perang?"


"Mmm.. mungkin sekitar... 10 Gold."


Mendengar ini, Red semakin merasa berterima kasih pada Gnom, orang yang menjual kuda ini padanya dengan harga 2 Gold! Ia juga semakin bertekad untuk membalas kebaikan orang itu secepat mungkin.

__ADS_1


__ADS_2