The Game Master

The Game Master
Sosok Misterius


__ADS_3

"Siapa?"


"Yugos."


"Masuk."


Pria itu lalu menyuruh Red untuk masuk lebih dulu.


"Jadi kau punya nama? Kenapa tidak memperkenalkan diri? Warga desa ini ternyata tidak sopan." Red menggodanya.


"Aku... ini... Sudahlah, cepat masuk." Sikapnya yang gelagapan ini bisa dibilang membenarkan bahwa namanya memang Yugos.


Rumah itu luar dalam tidak jauh berbeda, yaitu kayu. Hampir semua terbuat dari kayu. Sederhana namun juga rapi.


Terlihat seorang pria tua yang rambutnya telah memutih duduk di ruangan tengah. Mengkin umurnya sekitar 60-an. Begitu dia melihat Red, dia langsung berdiri dan menyongsongnya.


"Wah... Kenapa kau tidak bilang bahwa ada tamu. Silahkan, silahkan." Pria tua itu mengisyaratkan Red untuk duduk.

__ADS_1


Baru saja Red mau duduk, Yugos lalu mendekati pria tua itu dan membisikan sesuatu.


Kening si pria tua berkerut - kerut saat mendengarkan bisikan dari Yugos. Namun cepat wajahnya kembali menjadi ramah.


"Kudengar kau seorang petualang, apa betul?"


"Ya. Namaku Red."


"Aku Kepala Desa di desa ini." Setelah menghela nafas ia melanjutkan, "Seperti yang kau lihat, desa ini sedang mangalami kekacauan. Karena itu kami bersikap waspada terhadap orang luar. Maaf jika anak buahku bersikap kurang ajar."


'Kekacauan apanya? Bukankah desa ini tenang - tenang saja?' Red menggerutu dalam hati.


"Sepertinya orang ini tidak bisa diandalkan." Yugos berkata lirih pada Kepala Desa.


Red tidak tersinggung, ia lebih merasa penasaran. "Kekacauan apa yang kau maksud?"


"Jadi kau..." Ucapan Kepala Desa terpotong karena tiba - tiba terdengar suara teriakan dari luar rumah.

__ADS_1


"Kepala Desa! Kepala Desa!" Suara itu terdengar semakain mendekat.


Tanpa permisi masuklah seorang pria dengan terburu - buru, nafasnya pun masih tersengal - sengal. Sepertinya dia juga salah satu penjaga desa, tapi bukan pria yang bersama Yugos tadi.


Dia sempat kaget setelah melihat bahwa sang Kepala Desa sedang menerima tamu, tapi ia tetap bersikeras. "G-Gawat, Kepala Desa. Orang itu datang lagi!"


Yugos yang paling pertama keluar rumah, diikuti pria tadi yang langsung memberikan arahan tentang sebuah tempat. Kepala Desa mengikuti di belakang. Tentu saja Red juga mengikuti mereka.


Setelah memperhatikan sekitar, barulah Red sadar dengan kondisi desa ini, karena tadi ia sibuk memikirkan keanehan NPC.


Kacau! Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan Desa Lingka saat ini.


Dedaunan dan ranting pohon berserakan di mana - mana, jelas sekali sampah - sampah ini sudah lama tidak dibersihkan. Namun itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan kondisi beberapa rumah warga.


Sekitar seperempat dari keseluruhan rumah di desa ini hangus terbakar! Ada yang hanya terbakar sebagian, ada juga yang terbakar habis sampai menjadi rata dengan tanah yang hanya menyisakan puing - puing arang. Anehnya antara rumah - rumah yang terbakar itu satu sama lain tidak berdekatan, jadi sebab kebakaran masal ini pasti bukan karena api yang merembet dari salah satu rumah.


Dari rumah - rumah yang masih utuh, muncul wanita dan anak - anak. Wajah mereka diselimuti ketakutan. Berulang kali Kepala Desa menghimbau warganya untuk tetap bersembunyi di dalam rumah.

__ADS_1


Red mulai mengerti dengan kekacauan yang dimaksud.


__ADS_2