
Ternyata ia sedang berada dalam sebuah game!
Ia baru sadar, ternyata terdapat sebuah tulisan kecil dalam lingkup pandangnya, tepatnya di sebelah kanan atas, yaitu tulisan 'Title Blocker'.
Rangakaian ilustrasi kejadian langsung terlintas dalam pikirannya.
Saat ia akan dibawa ke rumah sakit, ia justru diculik dan dijadikan bahan percobaan tentang sebuah game terbaru sebelum diluncurkan. Atau ketika luka - luka yang ia dapat dari kecelakaan itu sembuh, ia lalu mencoba sebuah game baru yang ternyata gagal produk dan berakibat pada hilangnya ingatan yang ia miliki.
Tapi semua itu hanyalah imajinasinya sendiri.
"Tidak perlu berpikir yang bukan - bukan. Di saat seperti ini aku harus lebih realistis. Baiklah, pertama - tama aku harus mengumpulkan informasi. Aku sekarang sedang memainkan game virtual reality, tapi apa yang terjadi setelah kecelakaan itu sampai disaat aku memakai v-gear lalu terhubung ke permainan masih tanda tanya. Untuk memakaikan v-gear pada tubuhku bisa dilakukan siapa pun, tapi untuk bisa log-in ke permainan harus dilakuakan pemain itu sendiri. Kecuali..."
__ADS_1
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa jika seseorang memainkan game berbasis online, maka ia harus memiliki sebuah akun. Dan untuk memiliki sebuah akun, pemain harus mendaftarkan diri terlebih dahulu.
Namun dalam kasus yang ia alami justru tidak demikian, melainkan langsung terhubung tanpa sepengetahuannya. Padahal ia sangat yakin bahwa sebelumnya ia tidak berencana akan memainkan sebuah game dalam waktu dekat. Jadi kemungkinan bahwa ingatannya menghilang sangatlah kecil.
Setelah menghela nafas, ia kembali menggumam sendiri, "Kecuali jika pengembang game tersebut ikut campur tangan. Tapi kenapa harus aku? Apa ini juga berhubungan dengan kecelakaan yang kualami? Dan juga siapa mereka ini?"
Dia kemudian teringat pada pesan di jendela notifikasi yang baru saja ia dapatkan. Dikatakan bahwa ia adalah pemain pertama Virtual Dynasty.
"Virtual Dynasty pasti adalah nama dari game ini. Tapi kenapa aku tidak pernah mendengarnya? Sudah banyak game yang kumainkan, game jenis vr juga tidak sedikit. Tapi kenapa nama ini terdengar asing? Tidak mungkin kan jika pengembang game ini tidak melakukan promosi?"
Vr game pada umumnya adalah game berbasis online, yang memungkinkan banyak pemain agar bisa bermain bersama, terutama yang bergenre RPG, yang kemudian dikenal istilah VRMMORPG.
__ADS_1
Para pemain harus bermain di server yang sama agar bisa bermain bersama. Dan server yang aktif tentu saja tidak bisa berjalan dengan sendirinya. Di sinilah salah satu peran pengembang dalam sebuah game, selain mengembangkan game tersebut tentunya. Agar game tidak diretas atau terjadi eror yang tidak dinginkan. Itulah alasan mengapa ada yang namanya 'pengembang game', yaitu agar game tersebut tetap terjaga kualitasnya, atau mungkin meningkat.
Meskipun ada vr game yang berbasis offline, namun juga memiliki keseruannya yang tersendiri. Jika game tersebut memang berjenis virtual rality, maka teknologi yang digunakan dalam pembuatan game tersebut adalah yang tercanggih bila dibandingkan dengan game jenis lain.
Dan untuk membuat game yang menarik, tentu tidak bisa hanya mengandalkan teknologi semata. Dibutuhkan tenaga profesional, rencana yang matang, dan kerja keras yang tidak sedikit untuk dapat menciptakan sebuah game berjenis virtual reality, meskipun hanya yang berbasis offline. Beda lagi dengan vr game berbasis online dimana dalam proses pembuatan game tersebut menjadi lebih rumit dan setelahnya akan membutuhkan pengelolaan yang lebih intens.
Bisa dibilang membuat vr game adalah proyek besar. Jika hal ini disandingkan dengan alat khusus yang dibutuhkan untuk memainkan game ini, ditambah pengembang yang harus disibukkan dengan pengelolaan server dan sebagainnya, maka harus diakui bahwa game berjenis virual reality adalah game berskala terbesar yang pernah ada.
Hal ini bisa dibuktikan dengan jumlah pemain dari salah satu vr game yang berjudul 'Fantasia', yaitu mencapai seperempat dari populasi dunia, jumlah terbanyak yang pernah ada.
Bisa dibayangkan, secara umum balita dan manula tentu tidak bermain game. Jika orang yang tidak memiliki akses tidak dihitung, maka hampir setiap orang yang memiliki kesempatan pasti pernah memainkan game ini. Bahkan ada yang mengatakan bahwa 100% dari jumlah gamer di seluruh memainkan game Fantasia.
__ADS_1
Namun sebenarnya salah satu faktor utama dari kesuksesan tersebut adalah promosi yang gila - gilaan dari pihak pengembang.
Jika peluncuran sebuah vr game yang bisa dibilang merupakan game berskala besar tidak dibarengi dengan promosi yang massive pula, maka mungkin hal ini akan di tertawakan saingan mereka karena dianggap terlalu percaya diri.