The Game Master

The Game Master
Balancer Agent


__ADS_3

"Oleh karena itu, tugasmu nantinya akan menjadi lebih sulit karena kami para pengembang tidak bisa memberikan dukungan secara langsung. Misalnya jika nanti ditemukan ketidaksempurnaan sistem dalam game ini, atau yang diistilahkan sebagai bug, maka kami tidak bisa menghilangkan bug itu."


"Bukankah itu akan menjadi sangat gawat?"


"Bukan hanya gawat, saat pertama kali mendengarnya, kupikir ini adalah sebuah ide gila! Pengembang tidak boleh mengembangkan, dan cacat tidak boleh diperbaiki, bukankah ini sangat aneh dan gila?!"


Setelah merandek sejenak, pria itu kembali melanjutkan, "Tapi sebenarnya tidak juga. Setelah tes menyeluruh pada game ini selesai dilakukan, aku akhirnya menyadari apa yang sebenarnya dimaksud oleh Publisher Team, yaitu game ini dibuat oleh para dewa!"


"Apa... itu tidak berlebi.." "Ini hanya istilah. Yang mereka maksud adalah, game ini dibuat oleh mereka yang sudah sangat ahli, mereka yang dianggap paling hebat dalam dunia game development. Bukannya aku menyanjung diri sendiri, he he he... hanya saja dalam tubuh kedua belah pihak perusahaan, pekerja biasa seperti aku sulit menyadari hal ini di awal - awal kerja sama. Membentuk ikatan kerja yang kompak saja sudah sangat sulit, dan apa yang diminta dari rancangan tersebut juga sangat memeras otak dan tenaga, ditambah beredarnya isu tentang ide tersebut, membuat kami para pekerja berpikir bahwa game ini mungkin tidak akan begitu sukses."


"Sebenarnya apa yang ingin kau katakan?"


"Intinya adalah, game ini sudah sangat sempurna! Tidak perlu lagi untuk dikembangkan. Oleh karena itu, pernyataan bahwa pengembang tidak akan mengutak - atik game ini, tidak akan begitu berpengaruh."

__ADS_1


"Apa benar begitu?" Ekspresi ragu benar - benar terlihat pada wajah Red.


"Jika kau adalah seorang ahli dalam bidang game programing, mungkin aku bisa menjelaskannya secara mendetil. Bahkan jika kau adalah seorang programer atau pun seorang profesional gamer, belum tentu kau bisa memahami jika aku menjelaskannya. Hanya satu bukti saja yang bisa aku tunjukan padamu, bagaimana pengalamanmu dari sejak awal kau masuk ke dalam game sampai di saat kau menemukanku?"


Perlahan Red mulai memahami maksud pria itu, "Ya, game ini berbeda jauh dengan game yang pernah aku mainkan sebelumnya. Game ini memang luar biasa, tapi.... bukan berarti tidak ada cacatnya."


"Ha ha ha, itu juga yang aku ingin aku sampaikan padamu. Baguslah jika kau sudah tau. Game ini memang tidak perlu dikembangkan, tapi bukan berarti tidak ada bug di dalamnya. Dan orang yang akan diberikan tugas untuk mengurus semua bug itu adalah kau!"


"Ah, tidak, tunggu, sepertinya kata - kataku salah. Kau adalah salah satu orang yang akan diberikan tugas untuk mengurus semua bug itu! Mmm... kurasa ini masih salah... Sebenarnya ini hanyalah salah satu tugasmu."


"Kau malah membuatnya terdengar lebih buruk. Dan apa maksudmu dengan 'mengurus'? Bukankah yang benar adalah menghilangkan?"


"Jika kami para pengembang saja tidak bisa melakukan apa pun tentang bug itu, lalu apa yang bisa kau lakukan?"

__ADS_1


"Seharusnya itu adalah pertanyaanku."


"Hmm... kau perlu tau hal ini juga. Nanti setelah Grand Launching, Tester Team akan dibubarkan, lalu dibentuk sebuah divisi baru yang menggantikannya, tapi sebenarnya kurang tepat juga jika disebut menggantikan, karena banyak perbedaan antara keduanya. Divisi ini dinamakan Balancer Team. Kau nantinya akan direkrut untuk menjadi salah satu anggota divisi ini."


"Lalu sebenarnya apa nama pekerjaanku?"


"Tidak jauh beda dengan nama divisi itu sendiri, yaitu penyeimbang, tepatnya kau akan menjadi seorang Balancer Agent!"


"Tidak terdengar seperti sebuah pekerjaan..."


"Ini adalah nama resmi yang kami berikan. Pekerjaan seperti ini memang belum pernah ada sebelumnya, dan bisa dibilang kau adalah yang pertama. Atau mungkin.... tidak juga. Karena sebenarnya pekerjaan ini kurang lebih mirip dengan Game Master."


Dalam diamnya, Red kembali terkejut.

__ADS_1


__ADS_2