
"Kurasa aku melewatkan sesuatu lagi..."
"Jelaskan dulu apa yang kau katakan barusan. Kenapa pekerjaan ini mirip dengan Game Master? Lalu kenapa pula dinamakan penyeimbang?"
"Bagaimana pun juga ini adalah Game Master, namun tugas - tugasmu jauh lebih sulit. Pertama, tidak adanya dukungan langsung dari pengmbang. Kedua, karena wewenang pengembang dalam game ini menjadi terbatas, maka tugas - tugas yang tidak bisa mereka lakukan kemudian diembankan padamu. Ketiga, kau memang tidak harus mencari dan mengidentifikasi bug, namun kau harus mengurusnya, mengurusnya sampai tidak lagi dianggap sebuah masalah."
"Bagaimana caranya?"
"Akan kujelaskan nanti. Alasan keempat," "Masih ada lagi??"
"Dengarkan saja dulu! Yang keempat adalah, Dunia Game dalam game ini sangat luas, isinya pun sangat kompleks dan beragam, belum lagi ditambah pemain dari seluruh belahan dunia, membuat bertambah sulitnya dalam mencari masalah yang dimaksud, ditambah mencari solusinya, sekaligus menyelesaikannya. Kelima, banyak fitur baru yang dihadirkan dalam game ini. Misalnya adalah, game ini menerapkan sistem Reality Atmosphere, menjadikan game ini sebagai game MMO pertama yang menerapkan sistem ini. Jadi meskipun kau sudah bermain beragam jenis game sebelumnya, kau tetap harus mempelajari game ini, mempelajari dari awal!"
__ADS_1
"Kau berhasil melakukannya lagi. Kau membuat pekerjaan ini terdengar begitu sulit. Apa kau benar - benar berpikir bahwa aku mau menerima pekerjaan ini?"
"Kau.. tidak mau??!"
"Memangnya aku punya pilihan?"
"Ha ha ha, benar juga. Ini memang terdengar seperti sebuah ancaman. Jika kau tidak mau bekerja sama dengan kami, maka kami mau tidak mau harus melepaskan V-gear khusus yang berada di kepalamu. Dan kau tau bukan? Apa artinya itu?"
Red kembali menghela nafas, "Menemukan dan menyelesaikan masalah di antara pemain memang tugasnya Game Master. Tapi kenapa harus disebut Balancer?"
"Itu... masih terdengar sulit."
__ADS_1
"Apa tadi aku sudah mengatakan bahwa kau bukan satu - satunya Balancer?"
"Hmm.. ya, tadi kau sepertinya menyebut bahwa aku adalah salah satunya."
"Itu benar! Karena skala game ini yang begitu besar, maka seorang Balancer saja tidak akan cukup. Dan juga satu hal lagi, seorang Balancer Agent akan memiliki seorang Co-Agent yang akan membantunya dalam melaksanakan tugas. Dan khusus untukmu, aku telah memilih seseorang Co-Agent yang sangat cantik! Kau pasti tidak akan lagi berpikir bahwa ini adalah pekerjaan yang sulit, ha ha ha..."
"Kau berkata terlalu cepat. Menurut pengalamanku, rekan kerja yang cantik justru adalah bencana."
"Ck, sebenarnya kau hidup di dimensi mana? Ah, lupakan. Kalau begitu, anggap saja apa yang akan kau lakukan bukanlah bekerja, tapi hanya sedang 'bermain game'. Lagi pula kau tidak mendapat gajimu."
"Benarkah? Aku benar - benar harus bekerja agar dapat bermain game?"
__ADS_1
"Tidak juga. Secara teknis kami akan mengirimkan gaji ke rekeningmu. Tapi kau kan tidak bisa menggunakannya..."
"Ya, benar. Tapi setidaknya aku akan punya tabungan setelah aku sadar... Semoga saja..." Berpikir bahwa dirinya akan koma sampai dalam jangka waktu yang tidak diketahui, Red hanya bisa menghela nafas.