
Pagi pagi sekali damar biru sudah berjalan mencari informasi tentang pelelangan yang akan dilakukan pada esok hari.
Setelah bertanya kepada beberapa warga ternyata untuk masuk ke dalam pelelangan tersebut harus memiliki kartu undangan, dan hanya orang orang kelas atas atau sekte yang mendapatkan undangan itu.
Dalam perjalanannya kembali ke penginapan, damar biru melihat sebuah bangunan yang sangat besar berada di hadapannya.
Bangunan itu adalah sebuah tempat penjualan berbagai macam senjata serta tanaman obat, damar biru berniat untuk membeli beberapa tanaman obat yang akan ia gunakan untuk belajar membuat pil dari buku yang telah ia dapatkan dari panglima langit.
Bangunan itu sendiri terdiri dari lima tingkat, setiap tingkatnya menentukan harga serta kualitas dari barang yang dijual.
Saat damar biru memasuki tempat itu ia langsung disambut oleh seorang pria yang ditugaskan untuk menemani setiap tamu yang akan berbelanja.
Pria itu melihat penampilan damar biru dari atas sampai bawah, penampilannya kali ini lebih terlihat seperti seorang petualang muda dari pada seorang bangsawan.
Damar biru dan Sekar cendana sudah mengganti pakaiannya saat di penginapan agar tidak terlalu menarik perhatian.
"Selamat datang di istana bulan purnama tuan, saya akan menemani anda menemukan barang yang anda cari"
"Bantu aku mencari tanaman obat"
Pria itu membawa damar biru ke tempat dengan rak yang penuh dengan tanaman obat, atas petunjuk dari panglima langit ia mengambil tanaman obat yang akan berguna untuk pil yang akan ia pelajari.
Semakin lama tanaman yang damar biru ambil semakin menumpuk di keranjang yang di bawa oleh pria yang sedang bersamanya.
Sebenarnya pria itu sedikit khawatir bahwa damar biru tidak akan sanggup membayar semuanya karena melihat penampilan damar biru yang begitu sederhana.
Setelah merasa puas damar biru menyuruh pelayan itu mengajak nya pergi ke lantai 2. Sama seperti lantai pertama damar biru berbelanja sesuatu dengan tidak memikirkan harga sama sekali.
Damar biru melanjutkan aksinya ke lantai 3. Disini tanaman obat semakin banyak dengan kualitas yang yang lebih tinggi dari lantai sebelumnya.
Dilantai ini juga banyak sekali senjata pusaka dengan kualitas yang lumayan bagus, tetapi jika dibandingkan dengan senjata milik panglima langit tentu saja kualitasnya sangat berbeda jauh.
Senjata disini masih berada pada level perak, sedangkan milik panglima langit seluruhnya berada pada tingkatan misterius.
__ADS_1
"Aku sudah selesai, dimana aku harus membayarnya?"
Setelah damar biru selesai berucap dua orang datang untuk menghitung jumlah belanjaan milik damar biru.
Jumlah barang ia damar biru beli seperti sebuah gunung kecil yang berisi tanaman obat.
"Jumlahnya 3.750 keping emas"
Damar biru terbatuk pelan mendengar jumlah yang harus ia bayar, ia tidak pernah menyangka tanaman obat sangatlah mahal.
Panglima langit hanya bisa menangis tanpa suara, uang yang ia kumpulkan dengan susah payah digunakan begitu saja oleh muridnya.
Meskipun uang yang ia miliki dapat membeli puluhan bahkan ratusan tempat seperti ini tetapi hati nya tetap terasa sakit.
Damar biru mengayunkan tangannya lalu seketika muncul sebuah kantung yang lumayan besar, kantung itu berisi koin emas sesuai dengan jumlah yang harus ia bayarkan.
Sedangkan orang orang yang tengah bersamanya seperti tersedak nafasnya sendiri, meskipun mereka sering melihat orang berbelanja sangat banyak tetapi ia adalah perwakilan sekte untuk membeli sumber daya. Bukannya seperti Damar biru yang belanja untuk dirinya sendiri.
"Apakah tuan tertarik dengan tanaman akar teratai biru? Melihat anda membeli semua ini aku mengira anda andalah seorang ahli obat, Tanaman ini banyak dicari untuk menyembuhkan luka dalam.
Pelayan itu tidak ingin menyiapkan nyiakan kesempatan emas ini, karna semakin banyak damar biru berbelanja tentu saja bonus yang akan ia dapatkan semakin banyak.
Damar biru tidak langsung menjawab melainkan bertanya kepada panglima langit, setelah berfikir sejenak ia menyuruh damar biru untuk mengambilnya karna pasti suatu saat akan berguna untuknya.
Setelah damar biru mengangguk pelayan itu pergi dan datang dengan seorang wanita berusia sekitar 20 an, wanita itu sangat cantik dengan pakaian berwarna merah muda dengan kulit yang begitu putih.
Ditangan wanita itu terdapat sebuah kotak kayu yang damar biru duga isinya adalah akar teratai biru, ia tidak menyangka tanaman itu di perlakukan begitu khusus.
"Aku dengar anda menginginkan akar teratai biru, aku adalah manajer tempat ini. tanaman ini sangat langka dan berharga. Tidak sembarangan orang dapat memilikinya"
"Aku tidak menyangka tanaman ini akan mendapatkan pelayan yang begitu khusus, apakah ada sarat khusus untuk aku memiliki nya"
Wanita itu lalu tersenyum manis yang dapat membuat seluruh pria bertekuk lutut kepadanya, tetapi tidak dengan damar biru. Ia sudah biasa melihat Sekar cendana yang sedikit lebih cantik dari wanita di hadapannya, jadi ia tidak begitu terpengaruh.
__ADS_1
"Aku ingin pil pembersih jiwa, jika kau berjanji membawakanku obat itu aku akan memberikan akar teratai biru secara gratis"
"Apakah ada saudara mu yang terkena racun?"
Damar biru sedikit teringat bahwa resep pil itu terdapat di dalam buku rahasia jiwa dan fungsinya adalah untuk mengobati segala jenis racun
Wajah wanita dihadapannya langsung berubah seketika, perkataan Damar Biru memanglah benar adanya. Gadis itu ingin mengobati racun kakaknya yang sudah bertahun tahun tidak ada yang dapat mengobatinya.
Ia baru saja mendapatkan informasi bahwa pil pembersih jiwa dapat mengobati segala jenis racun termasuk yang tengah diderita oleh kakaknya, ia mengumpulkan informasi di seluruh kerajaan Angin Utara tidak ada yang sanggup membuat pil itu bahkan ahli obat ternama sekalipun karena terdapat bahan yang tidak dapat ditemui di kerajaan ini.
"Beri aku waktu 1 bulan, akan aku bawakan pil itu untukmu"
"Bagaimana aku dapat mempercayaimu? Kau bisa saja membawa akar teratai biru dan menipuku?"
"Kau bisa menyimpan tanaman itu, aku akan berada disini dalam beberapa waktu"
Damar biru lalu mengambil sesuatu didalam cincin dimensi miliknya dan mengeluarkan sebuah cermin dengan ukiran bunga disekilingnya.
"Kau lebih paham benda ini dari pada siapapun, aku akan membuatnya menjadi barang jaminan"
Gadis itu hampir berhenti bernafas, cermin itu adalah senjata pusaka tingkat emas yang berfungsi untuk memantulkan serangan bahkan dari orang yang berada pada tingkat semesta sekalipun, cermin itu juga dapat melihat letak seseorang dimanapun dia berada.
Benda ini biasa digunakan suatu organisasi untuk memantau anggotanya agar tidak terjadi penghianatan, benda ini menjadi rebutan seluruh sekte ataupun organisasi jika ada yang mengetahui keberadaannya.
"Baiklah, jika dalam 1 bulan kau tidak memberikan pil itu kepadaku maka benda ini menjadi milikku"
"Tetapi sebelumnya aku membutuhkan undangan untuk masuk ke pelelangan"
Gadis itu mengangguk setuju, ia berkata bahwa damar biru dapat mengambil surat undangan itu pada esok hari.
"Jika kau membutuhkan sesuatu kau bisa mencariku disini, namaku Tera.
Damar biru hanya mengangguk,
__ADS_1
Selanjutnya damar biru mengayunkan tangannya dan seluruh belanjaan yang ia beli sudah masuk ke dalam cincin dimensi miliknya.
Damar biru segera bergegas meninggalkan tempat itu dan kembali ke penginapan.