THE PERFECT HUSBAND ( MY SASSY GIRL )

THE PERFECT HUSBAND ( MY SASSY GIRL )
honeymoon


__ADS_3

pagi ini, afirah bangun tanpa ada zein disisinya. ia cari kemanapun zein tdk ada.


"ma, kak zein mana ya. kok gk ada?"


"oh, tadi zein gk sempet ngasih tau. soalnya kamu masih tidur, dia bilang ada operasi. jadi buru buru,"


"ohh,"


"gk sempet sarapan dong."


"iya, memangnya kenapa?"


"aku mau nganter sarapan buat kak zein,"


"mending kamu mandi dulu sana,"


"siap ma?" ucap afirah lalu lari kekamarnya.


afirah turun dari taxi, ia memakai kemeja dan celana jeans. afirah terlihat seperti perempuan yg belum menikah, dgn menjinjing kotak makanan.


afirah berjalan ke kasir, menanyakan zein.


"dokter zein masih menjalankan operasi, jika ingin menunggu silahkan duduk disana."


"ah iya,"


zein keluar dari ruang operasi, operasi berjalan dgn lancar dan itu membuatnya tenang. ia mencuci tangannya, lalu menghampiri perempuan yg saat ini tengah menunggu.


"selamat, operasinya lancar. untuk selanjutnya pasien akan segera dipindahkan."


"hiks, terimakasih dokter." ucap perempuan itu seraya menghapus airmatanya.


"tenanglah, jgn menangis lagi. siapa namamu?"


"tasya,"


"tasya, ambil ini. dan hapus air mata kamu, ayah kamu akan baik baik saja." zein memberikan sapu tangan pada perempuan yg bernama tasya itu.


"makasih, dokter."


"saya pergi dulu ya," zein berjalan pergi meninggalkan tasya.


"zein," terlihat seorang dokter menghampiri zein.


"ada apa?"


"kamu belum tau, istrimu datang kesini."


"hah, maksudmu afirah."


"ya siapa lagi, kalau kamu gk mau istri kamu digoda cwok cwok disini. mending kamu cepetan samperin, habisnya istri kamu cantik banget."


"apasi, yaudah aku duluan."

__ADS_1


afirah menunggu dikursi depan, ia merasa tak enak karna banyak tatapan yg mengarah padanya.


"cewek itu siapanya dokter zein," tanya salah satu perawat.


"kamu gk tau, dia kan istrinya dokter zein."


"wahh, mereka berdua pasangan yg cocok. sama sama cantik dan ganteng."


"tapi aku masih gk rela, padahal aku suka banget sama dokter zein."


"udah kamu mh gk selevel sama dokter zein." para perawat saling sahut.


"hayohh, kalian nge gosipin siapa."


"ebuset,"


"dokter arya, kaget tau."


"hehe maaf,"


"kalian nge gosipin cewek itu ya, emangnya dia kenapa."


"dokter arya gk tau,"


"apa,"


"dokter arya kan diluar negri pas dokter zein nikah,"


"emangnya ada apa si,"


arya mengangguk,"perempuan itu istrinya dokter zein."


"dia, istrinya zein. wah,, aku cemburu sekali. dia perempuan yg sangat cantik,"


"lihat dokter arya juga suka sama dia."


"kalian ada ada aja, kalau begitu saya duluan ya." arya melangkahkan kakinya, tapi terhenti saat mendengar zein memanggil nama afirah. ia melirik,


"afirah, kamu ngapain disini?" zein duduk disamping afirah.


"kata mama, kamu ke RS pagi pagi buta jadi gk sempet sarapan. jadi aku bawa-in sarapan buat kamu, cuman sekarang sarapannya udah dingin."


"kamu perhatian banget si, gk usah pikirin sarapannya. kita sarapan diluar aja ya, kamu bikin aku khawatir tau pas ada yg bilang cowok cowok nyoba deketin kamu."


"tapi aku yg bikin sarapannya lho?"


"kalo gitu kita makannya dikantin aja bareng,"


"ayok,"


arya tersenyum melihat zein dan afirah, lalu ia pergi.sementara zein dan afirah pergi ke cafe untuk sarapan.


 

__ADS_1


zein dan afirah berjalan berdua dibandara, mereka berdua hari ini akan segera pergi ke swiss.


@pesawat


"kak, kakak bilang apa ke profesor. aku kok punya firasat aneh yaa,"


"kamu gk usah mikirin hal hal aneh, lagian firasat buruk apasi. tahayul tuh,"


"kakk,,


" syutt, aku mau tidurr." zein memejamkan matanya, lalu muncul senyum dibibirnya.


@kampus.


zein duduk dihadapan profesor adnan,


"jadi apa yg mau bapak katakan."


"hmm, pk profesor. apa bpk sudah menikah,"


"sebenarnya apa yg mau kamu bicarakan,"


"bpk sudah dengar kan tentang kejadian yg menimpa salah satu murid bpk,"


"siapa, afirah mksd bapak,"


"nah,benar. pk apa bpk tdk kasihan melihat kami."


"kenapa saya harus kasihan,"


"kami sudah 2 bulan menikah, tapi sekalipun gk pernah ngerasain rasanya bulan madu, berduaan, mesra mesraan."


"sebenarnya bpk ingin membicarakan apa dgn saya, 10 menit lagi kelasnya dimulai."


"afirah akan mengambil cuti selama sebulan,"


"cuti, kamu pikir ini pekerjaan."


"eh,,


"kalian pergi saja,"


"tapi jgn kasih fira nilai nol yaa."


"masalah itu, hanya jika afirah dapat memberikan nilai yg terbaik saat nanti ujian."


"oke, tapi bisakan afirah menyusul ujian ujian yg tertinggal,"


"iya, pk zein. sekarang saya harus pergi,"


"baik, terimakasih pk profesor."


zein kembali tersenyum mengingat apa yg ia lakukan saat dikampusnya afirah, ia berpikir ini pertama kalinya bagi zein melakukan hal seperti itu.

__ADS_1


 


__ADS_2