THE PERFECT HUSBAND ( MY SASSY GIRL )

THE PERFECT HUSBAND ( MY SASSY GIRL )
sadar dari koma, do hyung seok, ingatan zein


__ADS_3

seorang pria tengah berlari dibandara, senyumnya pun tak pernah luntur. akhirnya keinginannya untuk kuliah di indonesia tercapai.


do hyung seok, cwok tampan yg berasal dari korea itu memang sudah bermimpi ingin kuliah di indonesia sejak SMP. ia segera menghentikan taxi dan pergi ke apartement yg sudah ia beli, tepatnya di jakarta.


hyung seok merebahkan tubuhnya diranjang, ia menutup matanya mengistirahatkan dirinya karna lelah sehabis perjalanan satu hari.


"Hallo, selamat pagi, nama aku do hyung seok. kalian bisa panggil aku hyung seok. senang bertemu??" hyung seok sudah bisa berbahasa indonesia dgn lancar, kerja kerasnya sewaktu dikorea untuk belajar bahasa indonesia pun terbukti.


"yess, sekarang aku tinggal siap-siap saja,"ucapnya


amira, alya, dan anissa sedang menemani fira. mereka benar benar teman yg sangat setia, hingga tiba tiba jari fira bergerak. dan alya melihatnya.


" mira, sa, tangan fira gerak," ucap alya senang.


mereka ber3 langsung menghampiri fira,"fira, kamu denger aku kan."


kening fira mengernyit, perlahan matanya terbuka.


"hei, panggil dokter."


alya segera lari keluar, menjemput dokter.


"mira, aku dimana, kak zein.." tanya fira.


"fira kamu jgn banyak pikiran dulu, sebentar lagi dokter datang."ucap amira menenangkan.


tak lama dokter pun datang, dan langsung memeriksa fira. setelah selesai, dokter itu tersenyum pada mira, alya, dan anissa.


" allah telah memberikan keajaiban pada nyonya afirah, nyonya afirah akhirnya bisa sadar dari komanya slama 2 bulan kurang."


"hahh," mira menghela napas lega, ia tersenyum pada afirah.


"kalau begitu saya permisi," ucap dokter itu lalu pergi.


"afirah, hiks. kamu tau kami kangen banget sama kamu," ucap amira di barengi dgn tangisnya, melihat mira menangis. alya, dan anissa pun turut menangis.


"makasih, temen-temen. kalian udah mau temenin aku, aku seneng bisa punya sahabat baik kaya kalian."


"huaa," akhirnya ke3 nya memeluk afirah dgn tangis yg belum berhenti.


zein sedang duduk dibatu dekat air terjun, thomas, charlotte, dan ke4 teman thomas sedang berenang.

__ADS_1


anak-anak juga ikut serta, mungkin hanya yg tdk bisa berenang yg cuma duduk ditepi air terjun.


"will, kenapa diam saja. ayo, berenang?"


"tdk, kalian saja yg berenang."


sebenarnya zein masih memikirkan siapa wanita yg ia ingat terakhir, ia benar-benar dibuat bingung.


charlotte yg melihat zein melamun pun langsung menghampiri zein, lalu ia duduk disampingnya.


"kamu mikirin apa sih,"


"aku gk mikirin apa-apa,"


"bohong, keliatan banget dari raut wajah kamu. kalau kamu itu lagi mikirin sesuatu,"


"aku cuma mau inget tentang masalalu aku, siapa aku sebenernya, dimana aku tinggal, dan kenapa aku bisa ada disini, apa aku punya keluarga, yg mungkin nge-khawatirin aku karna hilang."


charlotte terdiam," aku seneng kalo kamu masih punya keluarga, mungkin mereka gk akan pernah nyerah buat nyari kamu."ucapnya.


thomas melihat zein dan charlotte yg duduk berdua, ia sebenarnya merasa kesal. bagaimana charlotte bisa begitu cepat menyukai pria asing yg ia temukan.


"hei, santai aja bro. si will paling sebentar lagi bakal ketemu sama keluarganya." ucap james.


"hei, kamu apa-apaan si," tak mau kalah, james dan thomas pun ikut mencipratkan air. begitu juga dgn arthur dan alex.


"aku cuma punya thomas yg masih mau jaga aku," ucap charlotte.


"kalian kan adik kakak, tapi kok aku ngerasa thomas suka sama kamu ya."


"ah masa sih, memang si sebenernya aku sama thomas itu cuma sebatas saudara angkat aja. tapi aku cuma nganggep thomas sebagai kakak aku aja,"


zein menganggukan kepalanya, thomas dan ke4 temannya menghampiri charlotte dan zein.


"ayo pulang, kalau kamu diluar pake baju basah gitu. bisa-bisa kamu sakit,"


"yaudah, ayo will."


"tdk, kalian lebih dulu saja. aku disini dulu, sekalian jagain anak-anak warga."


"yasudah, ayo char."

__ADS_1


charlotte menganggukan kepalanya, tapi pandangannya tak lepas dari zein. tapi akhirnya charlotte tetap ikut pulang bersama thomas.


*byurr*


"hahahaha,"


zein tersadar dari lamunannya, ia melihat kearah anak anak. ia terkejut melihat salah satu anak perempuan terjatuh ke sungai yg kedalamannya hampir 20 meter.


secara replek, zein lari dan lompat kesungai itu. ia menyelamatkan anak perempuan itu, tapi saat ia mengangkat anak itu kepinggir sungai. ia tiba tiba melihat suatu bayangan dikepalanya.


sedikit demi sedikit tubuh zein masuk kesungai, ingatan itu tiba tiba berdatangan dikepala zein. air matanya yg terlihat menetes, zein pun menutup matanya.


afirah yg sedang mencoba gaun pengantin ditemani oleh zein, afirah yg berjalan kearahnya diatas altar pernikahan, afirah yg dgn manisnya tidur dalam posisi duduk dihadapannya, afirah yg kegirangan karna akan pergi liburan ke swiss bersama zein, afirah yg dgn lucunya meminta agar zein tidur diranjang, afirah yg memegang tangannya saat ditrotoar, afirah yg penasaran dgn kejutan yg akan diberikan zein, hingga saat kecelakaan dimana zein mengeluarkan afirah dari mobil tapi saat ia akan keluar mobil terjatuh, dgn jelas zein dapat melihat airmata afirah yg menetes meski waktu itu sedang hujan dgn derasnya.


"AFIRAH,"


Zein terbangun, dia melirik sekitar. disana ada thomas dan charlotte yg sedang menangis,


zein memegang tangan thomas.


"tolong, tolong antarkan aku ke kota."


thomas dan charlotte menatap zein dgn bingung.


"aku mohon, aku harus ke rumah sakit. afirah pasti menungguku,"


"rumah sakit, afirah, will kamu kenapa,"


"aku zein bukan will,"


charlotte menatap zein bingung, apa zein sudah ingat masalalu nya?pikir charlotte.


"ahhh, aku akan pergi sendiri," zein beranjak tapi charlotte menahan tangan zein.


"will, tenanglah. kami akan mengantarmu, tapi sekarang kamu ganti baju dulu," ucapnya.


zein menyampirkan rambutnya dgn kedua tangannya," baiklah,"ucap zein lalu masuk kedalam.


mata charlotte menatap menerawang jauh, thomas memegang pundak charlotte.


"char, seberapa lamapun will tinggal disini. pasti akan ada waktunya will pulang ke tempat tinggalnya, karna,, tempat will bukan disini."

__ADS_1


charlotte menganggukan kepalanya.


__ADS_2