THE PERFECT HUSBAND ( MY SASSY GIRL )

THE PERFECT HUSBAND ( MY SASSY GIRL )
kecelakaan tak terduga


__ADS_3

esok paginya, fira dan zein sudah bersiap siap. hari ini mereka akan pergi jalan jalan, dgn baju yg sedikit tebal karna musim sudah mendekati ke musim dingin atau salju.


ditrotoar, mereka berdua lebih memilih untuk berjalan dulu. itu keinginan zein, ia ingin sedikit berolahraga sebelum bepergian.


zein tersenyum melihat fira yg asik melihat pemandangan-pemandangan indah, swiss memang tempat yg terbaik. zein melihat pasangan pria dan wanita tengah bermesraan, ia menatap iri.


"fira,"


fira melirik kearah zein,"hmm, apa kamu mau berpegangan tangan dgn ku,"


fira menatap zein intens."aku hanya takut kamu hilang, kalau tidak mau tdk papa,"ucap zein berjalan mendahului fira.


fira tersenyum, ia lalu sedikit berlari menyusul zein.


"aku tdk akan hilang, dan siapa bilang aku tidak mau," ucap nya lalu memegang tangan zein.


zein menyembunyikan senyumnya, ia memegang erat tangan fira seolah dia memang benar benar takut kehilangannya.


"apa kamu tdk lapar, ayo ke caffe dulu."


"iya ayo,"


mereka berdua sampai dicaffe, dan langsung memesan makanan.


"makanan disini enak-enak sekali, habis ini kita mau kemana kak."


"hmm,, aku punya sedikit kejutan untukmu,"


"oiyahh, apa itu kak."


"kalau dikasih tau yaa bukan kejutan lagi namanya,"


"nah taxinya sudah datang, ayo," zein menarik tangan fira dan masuk kedalam taxi.


"kemana si kak, jauh gk,"


"hmm lumayan memakan waktu si, kalo gitu kamu tidur dulu aja. nanti kalau sudah sampai aku bangunin,"


saat fira ingin nenyenderkan kepalanya dijendela mobil, zein menarik bahu fira dan menyenderkan kepala fira dibahunya. fira membatu seraya menatap zein.


"kalau nyenderinnya kejendela, kening kamu bisa sakit," ucap zein tanpa melirik fira, fira tersenyum lalu memejamkan matanya.


zein melirik fira dan tersenyum juga.


ditengah perjalanan, ditempat yg cukup sepi. sementara waktu sudah hampir sore. dalam ramalan cuaca, harusnya hari ini cerah tapi saat ini sedang hujan dgn derasnya.


"Sir, should we pull over first? I'm afraid it will be dangerous."(pak, apa seharusnya kita menepi dulu. saya takut akan berbahaya),"ucap zein khawatir.


"just calm down sir, it will take a long time if you have to wait for the rain to stop,"


(tenang saja pak, akan butuh waktu lama jika harus menunggu hujan reda)."

__ADS_1


tak tahu datang dari mana, sebuah truk yg oleng menabrak taxi yg ditumpangi oleh zein dan fira.


taxi itu berguling dijalanan dan hampir terjatuh kejurang, dari saat taxi itu tertabrak. fira yg sedang tidur langsung tak sadarkan diri, darah dikening dan tangannya keluar deras. begitu pula zein, ia mengumpulkan kesadarannya menepuk nepuk pipi fira.


"fira, fira bangun fira," ia menggelengkan kepalanya agar pusingnya hilang. bagian depan taxi sudah hancur dgn supir taxi yg sudah tewas.


lalu zein membuka pintu taxi, ia berusaha keluar bersama fira. tapi keseimbangan mobil hampir hilang dan hampir saja mobil itu jatuh kejurang.


"bagaimana ini, aku tidak mungkin keluar sendiri."


lalu zein mengangkat tubuh fira, untungnya ada mobil yg lewat. salah satunya menelpon polisi dan ambulance, sementara yg lainnya mencoba membantu zein dan fira keluar dari mobil.


"hahh," zein berhasil mengeluarkan fira, saat ia akan lompat keluar. tiba tiba mobil terperosot jatuh, fira membuka matanya sedikit remang remang ia melihat zein yg jatuh bersamaan dgn mobil.


*tik* airmatanya jatuh bersamaan dgn derasnya hujan, lalu fira pun menutup matanya.


*duarr* suara ledakan keras berasal dari taxi zein yg jatuh kejurang, ntah bagaimana yg terjadi pada zein. tapi taxi itu sudah gosong terbakar.


polisi dan ambulance datang bersamaan, fira segera diangkut kedalam mobil ambulance.


orangtua zein sedang makan malam, hingga suara dering telpon rumah sedikit menghentikan aktifitas makan mereka.


"bi tolong diangkat,"


pembantu dirumah zein, langsung menghampiri telpon rumah dan mengangkatnya.


"hallo,what is true with his family passion,"


" nyonya, yg menelpon memakai bahasa inggris. saya tdk mengerti,"


ibu zein menghampiri pembantunya, lalu mengambil telponnya.


"Who is this,"


(siapa ini),"


"what is true with his family passion,"


(apa benar ini dgn keluarganya afirah),"


"yes, what's wrong with passion. and who is this,"


(iya, ada apa dgn afirah. dan ini siapa),"


"The taxi that Mrs Afirah was having had a serious accident, Mrs. Afirah was being handled by a doctor. while for the man who was also with him at the time of the incident, disappeared could not be found. because the taxi car that was ridden fell cliff and exploded,"


(taxi yg dinaiki nyonya afirah mengalami kecelakaan serius, nyonya afirah sedang ditangani oleh dokter. sementara untuk laki laki yg juga bersamanya waktu kejadian, menghilang belum bisa ditemukan. karna mobil taxi yg dinaiki jatuh kejurang dan meledak),"


mama zein terdiam, suaminya atau papa zein heran melihat tingkah istrinya.


"ada apa ma,"

__ADS_1


"pa, zein dan afirah mereka..,"


"kenapa mereka,"


karna penasaran, ia menghampiri istrinya dan meraih telponnya.


mendengar penjelasan polisi, papanya zein pun langsung tersungkur.


"kenapa hal ini terjadi pada mereka pa,hiks."


"ma, ayo kita keswiss. bagaimanapun kita harus mencari zein dan menenangkan fira saat dia sadar nanti."


fira dibaringkan diruang icu, alat alat medis menempel ditubuhnya. sejak ia terakhir membuka matanya, ia tak pernah sadar lagi.


"keluarga pasien belum tiba,"


"belum pak, keluarga pasien berasal dari indonesia. jadi akan memakan waktu lama,"


"secanggih canggih teknologi disini, kita hanya bisa membuat pasien melewati masa kritisnya. semoga keluarga pasien bisa sabar," ucap dokter dgn tatapan iba pada fira yg terbaring tak sadarkan diri.


"tdk ketemu," tanya polisi tingkat atas.


"tdk pak, kami yakin sekali. sepertinya pria yg dilihat para saksi, terlempar."


"bagaimanapun pencarian jgn dihentikan, terus cari,"


"baik pak."


orang tua zein langsung menyiapkan tiket untuk ke swiss, mereka berdua berniat tak akan memberitahukan ini pada zhaky, ayahnya afirah. mereka takutnya jika zhaky mendengar kabar ini keadaannya akan memburuk.


setelah tiket terpesan mereka berdua langsung berangkat ke swiss.


sesampainya dibandara swiss, mereka berdua langsung pergi kerumah sakit.


"apa, koma." mama zein syok mendengar pernyataan dokter bahwa afirah mengalami koma.


"pa, bagaimana ini. polisi juga belum memberitahu keberadaan zein."


"mama yg tenang, kita pergi ke tempat kejadiannya dulu."


ditempat kejadian, polisi masih mencari zein. mama zein menangis semakin tak karuan, matanya sudah sangat sembab.


"mama harus tenang, papa juga khawatir pada zein."


"pa,, kenapa zein belum ditemukan?"


papanya zein memijit keningnya, sedih, marah, dan bingung semuanya tercampur dalam hatinya.


sementara itu, tak ada yg tau jika tubuh zein sebenarnya masuk kedalam jebakan untuk **** hutan. zein membuka matanya sedikit, gelap dan hening. itu yg ia rasakan, ia tak tahu ada dimana ia sekarang.


"a-afir-rah," zein pun kembali tak sadarkan diri.

__ADS_1


__ADS_2