Tolong Aku Tuan Mafia

Tolong Aku Tuan Mafia
Bab 56 | Akhir Dari Semuanya


__ADS_3

Tahun demi tahun Aleski jalani di dalam sel tahanan, sampai akhirnya kini sudah menginjak lima tahun lamanya. Dan hari ini waktunya dia bebas.


Aleski menatap bangunan di depanya dengan haru, tak terasa telah melewati waktu panjang di bangunan tersebut. Bahkan kini umurnya semakin bertambah menjadi dua puluh lima tahun.


"Nona," panggil seseorang yang membuat Aleski sontak menoleh, di depanya nampak Ramdan dengan senyum ramahnya.


"Saya ikut senang karena Nona akhirnya bisa keluar dari sini," ucap Ramdan ikut merasa senang.


"Terimakasih Om, " saut Aleski menganggukkan kepalanya.


"Sama-sama, oh iya sekarang 'Kan. Nona sudah bebas jadi bolehkah saya mengantarkan pulang ke rumah Tuan Marwin, karena sesuai dengan amanat mendiang rumah tersebut sudah menjadi tempat tinggal Nona dan telah berganti juga menjadi milik Nona." jelas Ramdan, Aleski yang mendengarnya lantas ingin menjawab namun suara klakson mobil mengalihkan perhatiannya.


Mobil yang terlihat mewah tersebut keluar Hordon dengan gagah walau usianya setengah dari satu abad.


"Aleski ayo pulang," ajak Hordon.


Ramdan yang sebelumnya tidak pernah melihat Hordon langsung mengernyitkan alisnya. "Maaf jika saya lancang, Tuan ini siapa ya? "


"Saya kakeknya," jawab Hordon dengan singkat dan lebih memilih untuk menjulurkan tanganys yang langsung di gapai oleh Aleski dengan sumringah, Mengabaikan Ramdan yang berpikir keras. Karena yang dirinya tahu bahwa Aleski itu sudah tidak mempunyai siapa-siapa lagi, hingga membuatnya sakit kepala saja memikirkannya dan akhirnya memilih untuk bertanya kembali. Tapi dua orang yang tadi di hadapanya kini telah masuk ke dalam mobil.


***


Di dalam mobil Aleski terus bercerita kepada Hordon dengan antusias, memang selama dirinya di tahan Hordon selalu mengunjunginya. Bahkan pribadinya juga humoris yang membuat Aleski menjadi bisa akrab.


Hingga mereka tanpa sadar sudah memasuki halaman rumah yang begitu luas dengan berdirinya sebuah bangunan megah berukuran besar bagaikan sebuah istana yang berdiri kokoh di tanah Luas tersebut.


"Tuan Besar dan Nona Muda kita sudah sampai," ucap Dery memberi tahu yang langsung di angguki oleh kedua orang itu.


Hingga pintu mobil di buka oleh dua pengawal membuat mereka keluar, bahkan ketika Aleski berjalan terus menggenggam tangan Hordon dengan terus berceloteh mengagumi tempat yang tengah pijak.


Terlihat di ambang pintu sudah berdiri seorang pria muda yang cerengas-cerenges menatap dua orang yang dimatanya terlihat bahagia sekali.


"Wah gadis cantik bagaikan bidadari kesleo pasti cucu kakek ya?" tanya pria tersebut yang membuat langkah Hordon dan Aleski terhenti.

__ADS_1


"Jidatmu kesleo? kalo ngomong yang bener dong, " ucap Hordon dengan kesal, sementara Aleski hanya bisa tersenyum kikuk saja merasa lucu.


"Udah lah gak ada ngaruhnya kakek tiri, aku mau kenalan sama bidadari kesleo." ujar pria bermata sipit itu yang membuat Hordon kesal.


"Kenalin, namaku babang tampan alias Bafta Hariz." ungkapnya dengan mengulurkan tangan yang langsung di gapai oleh Aleski.


"Namaku Sabrina Aleskia," saut Aleski dengan tersenyum yang di balas juga oleh Bafta yang belum juga melepas genggamanya. Hingga akhirnya Hordon menggelengkan kepalanya.


"Cucu pungut, udah lepasin tanganya." ujar Hordon yang membuat Bafta berdecih kesal.


Setelah kejadian lucu bagi Aleski itu selesai, dirinya langsung di hantarkan ke kamar miliknya.


Hingga kini Aleski duduk di sisi ranjang menatap isi kamar yang begitu indah, sementara Hordon dan Bafta telah keluar.


"Sungguh, aku tak menyangka akan seperti ini." gumam Aleski seraya merebahkan tubuhnya di kasur empuk.


***


Makan malam akhirnya tiba, namun Aleski masih betah berbaring di kasur miliknya dengan berguling kesana-kemari.


Suara ketukan pintu berhasil membangunkan Aleski dari posisi nyamanya, sebelum melangkah Aleski terlebih dahulu untuk merapihkan kondisi pakainya.


Cklek!


Setelah pintu ia buka, langsung menunjukkan perempuan muda tengah menunduk memberi hormat sembari berkata "Nona Muda sudah di tunggu oleh Tuan Muda dan Tuan Besar di ruang makan, " ucapnya dengan sopan, dimana membuat Aleski merasa begitu di hargai dan di hormati padahal dirinya termasuk orang baru. Namun hal itu justru membuatnya tidak enak.


"Bibi tidak perlu seperti ini, santai saja denganku Bi." ucap Aleski yang berhasil membuat wanita muda tadi mendongak dengan senyum semringah.


"Ehm kalau boleh tolong antarkan aku ya Bi, soalnya aku takut nyasar." pinta Aleski dengan malu-malu.


"Baik Nona Muda," saut wanita itu, dan setelahnya langsung menuntun Aleski untuk menunjukkan dimana letak ruang makan.


Hingga ketika telah sampai di tempat yang di tuju, Aleski langsung terpana melihat ruangan yang baginya mewah. Apalagi di atas meja telah terisi penuh oleh makanan-makanan lezat.

__ADS_1


"Kalau begitu saya pamit undur diri," ucap wanita muda tadi yang di balas anggukan dari Aleski.


Setelah itu nampak Bafta menoleh ke arah Aleski. "Bidadari kesleo, ayo kita makan." ucapnya yang di angguki Aleski lalu duduk di salah satu kursi yang kosong.


Akhirnya di malam ini, mereka makan dengan khidmat. Sesekali juga terdengar celotehan-celotehan dan suara tawa bahagia.


Inilah akhir dari kisah Aleski, harapan dan perjuanganya untuk meraih kebahagiaan akhirnya telah tercapai.


_Happy Ending_


Hay guys, novel ini udah tamat ya.


Kalo belum puas ya saya gak mau tanggung jawab🤣


Tapi saya tetap menerima kritikan kalian semua atau saran atau pujian atas ending yang mendadak ini.


Oh ya, tapi sebenarnya ini udah melenceng jauh loh dari ide saya sebelumnya. Saya kira bakal kayak novel mafia pada umumnya eh malah beda bingit.


Gak ada romantisnya dan gak ada kisah percintaan, huhu mungkin kalian kecewa ya. Tapi gak tau kenapa Saya kaku banget gak pinter bikin romantis yah jadi gini deh😭


Untuk itu saya mengucapkan banyak maaf dan terimakasih, maaf karena mungkin gak memuaskan dan terimakasih karena udah ngikutin sampe detik ini. Jujur aja nih ya saya gak nyangka banget popularitas novel saya bisa sebanyak ini, sungguh sebuah kebanggaan untuk saya tersendiri🤣😊


Oh ya, sebelum bye-bye saya mau mengatakan pesan.


..._Jangan gampang percaya sama satu bukti dan satu orang begitu saja, tapi selidikilah terlebih dahulu supaya gak merasakan penyesalan. Jangan juga melampiaskan emosi dan dendam kepada seseorang yang nyatanya gak tau apa-apa karena itu gak ada faedahnya. Dan jangan pernah merasa diri sendiri gak pantes buat bahagia, karena semua mahluk hidup yang di ciptakan oleh Tuhan itu berhak mendapatkan kebahagiaan tapi mungkin Tuhan ingin melihat kegigihan mahluknya. satu lagi, Jadilah manusia yang bertanggung jawab atas apa yang sudah di lakukan_...


Mungkin itu saja pesan yang ada di novel ini, semoga bisa memotivasi.


Oh iya nih guys satu lagi, aku mau promosi novel terbaruku nih. Yang pastinya alur beda dari yang lain ye



Seperti yang kalian lihat dengan mata kepala sendiri, kalau judulnya itu Guru Ajar Tuan Muda.

__ADS_1


Aku tunggu kalian ya.


Sampai jumpa di lain waktu.


__ADS_2