True Empire'S (Kekaisaran Sejati)

True Empire'S (Kekaisaran Sejati)
True Empire's • 34 • Kedatangan Kasim Kekaisaran Kaisar!


__ADS_3

Setelah acara perayaan pernikahan putri pertama kerajaan Quan dengan pria misterius selesai dengan lancar, meski ada beberapa sedikit masalah yang terjadi, namun tidak membuat keributan di acara perayaan pernikahan.


Pada siang ini terdapat berita yang sangat menggeparkan anggota keluarga kerajaan Quan.


Yakni kasim yang selalu bertugas di samping kaisar datang secara langsung membawa sebuah titah mutlak dari kaisar!


Semua anggota keluarga kerajaan berkumpul di aula utama untuk mendengarkan titah yang dikeluarkan kaisar.


Tinggal ZeeLin dan Haocun yang masih belum datang.


Ratu kedua dan putri Hia Lu dibuat kesal karena keterlambatan keduanya.


"Putri ZeeLin dan pangeran Haocun telah datang!" suara penjaga dari luar terdengar mengumumkan kedatangan kedua orang yang sudah ditunggu-tunggu.


Kasim Gu yang mendengar nama orang yang mirip dengan nama kaisarnya tersentak. Jadi benarkah kaisar berada dikerajaan Quan?! Pikir kasim Gu berkecamuk.


Dari pintu terlihat seoasang suami istri yang sama-sama mengenakan pakaian berwarna biru langit sedang berjalan memasuki aula.


Kasim Gu membeku saat melihat wajah pria yang mirip dengan kaisarnya! Jangan-jangan pria itu adalah kaisarnya! Teriak kasim Gu dalam hati.


Saat matanya menangkap seorang wanita disamping pria yang mirip dengan kaisarnya itu sedang digandeng oleh sang pria dengan mesrahnya. Hati kasim Gu terasa bahagia. Semoga saja pria itu adalah kaisarnya!.


Raja dan para pangeran kecuali pangeran JinHu yang melihat kedatangan sepasang suami istri itu sedang berjalan memasuki aula utama terasa seperti melihat dua sosok yang agung sedang berjalan ke arah mereka!.


"Salam Yang Mulia Tuan Putri, salam Yang Mulia!" kasim Gu membungkuk hormat saat keduanya sudah berada didepannya.


Semua orang terkejut kecuali pangeran JinHu tentunya, saat melihat kasim kaisar bersikap hormat pada ZeeLin dan Haocun! Biasanya, orang lain yang akan menghormati kasim Gu, tapi ini kasim Gu yang malah membungkukkan tubuhnya ada dua orang itu!


Tebakan raja semakin mendekati keyakinannya. Pria misterius itu yang bahkan tidak bisa ditemukan sedikit informasi tentangnya bukan hanya orang biasa saja! Jika dia memang seorang pangeran walau menjadi pangeran yang dirahasiakan tidak akan luput dari sepengetahuan nya!


Jika ada orang yang seperti itu, tidak dapat ditemukan secuil informasi tentangnya, bisa dipastikan jika hanya satu orang di kekaisaran Han yang identitas nya tidak diketahui siapapun! Kaisar Agung Han Haocun!


Sekarang tebakan raja sudah yakin, jika menantunya itu adalah sang kaisar misterius! Dengan keberadaan dan sikap kasim Gu yang sangat hormat pada menantu dan putrinya menjadi bukti kuat! Untung saja waktu itu raja Zee Lan tidak bertindak yang akan merugikan dirinya dan kerajaannya.

__ADS_1


"Salam untuk Kasim Gu" balas ZeeLin seraya mengangguk pelan.


Sedangkan Haocun hanya diam saja tidak memperdulikan keberadaan kasim Gu.


Putra mahkota terheran sekaligus penasaran dengan sikap adik iparnya itu yang terlalu acuh, bahkan pada kasim kekaisaran juga!


Ratu kedua dan putri Hia Lu juga terheran dengan sikap dingin suami ZeeLin. Apa lagi kasim Gu terlihat sangat mengormati keduanya. Kedua orang ini sudah mulai menaruh rasa curiga pada keberadaan Haocun.


Kasim Gu yang hanya di acuhkan mencoba untuk bersikap tenang. Bisa gawat jika keberadaan kaisarnya diketahui banyak orang! Yang ada nanti nyawanya yang akan dipertaruhkan!. Tapi sepertinya, sikap yang ditunjukkan pria itu sama persis ketika kaisar sedang marah padanya! Apakah dia sudah melakukan kesalahan besar?!


Sebelum bicara, kasim Gu berdehem agar suaranya tidak bergetar karena rasa takut pada kaisar yang akan marah terhadapnya.


"Karena semua anggota keluarga sudah hadir. Kasim ini akan membacakan titah dari kaisar!"


Semua orang berlutut kecuali ZeeLin dan Haocun yang masih berdiri. ZeeLin menarik paksa suaminya agar ikut berlutut. Jika tidak, maka identitas suaminya akan dicurigai banyak orang. Apa lagi musuh keduanya berada didalam ruangan yang sama! Bisa bahaya nanti!.


Haocun hanya mengikuti keinginan istrinya. Namun, tatapannya mengarah pada istrinya. Bukan menunduk kebawah.


Seorang kaisar yang memiliki harga diri tinggi tidak akan berlutut ataupun membungkuk pada sembarangan orang! Haocun juga termasuk! Walau egonya tidak setinggi di kehidupan pertamanya. Apapun akan ia lakukan hanya demi istri tercintanya.


Kasim Gu tertegun saat melihat Haocun ikut berlutut meskipun ditarik paksa oleh wanita yang digandengnya.


Kasim Gu mulai membuka gulungan secara perlahan lalu mulai membacanya dengan suara lantang dan tegas!.


"Untuk pangeran kedua kerajaan Quan, Pangeran Quan Jin Hu.


Kaisar ini sudah lama memperhatikan prestasi pangeran kedua. Kaisar ini tertarik dengan pangeran kedua agar menjadi bagian dari kekaisaran Han ini!


Kaisar akan menunggu sesegera mungkin kedatangan pangeran kedua dari kerajaan Quan!


Tertanda : Kaisar Han"


Pangeran JinHu mengangkat kepalanya sejenak lalu maju selangkah dan kembali berlutut seperti sebelumnya dengan kedua tangan berada didepan dada.

__ADS_1


"Pangeran kedua kerajaan Quan, Pangeran Quan Jin Hu merasa terhormat atas perhatian dan kebaikan Kaisar Agung. Hamba menerima titah kaisar!" ujar Pangeran JinHu dengan lantang dan tegas.


Selamat! Akhirnya dia bisa selamat dari teror sang kakak, putra mahkota! Batin pangeran JinHu merasa lega.


Setelah itu kasim Gu menggulung kembali titah kaisar dan diberikan kepada pangeran JinHu.


Semua orang berdiri kembali.


"Kasim ini sudah menyelesaikan tugas yang diberikan kaisar. Kasim akan undur diri" pamit kasim Gu.


"Kasim Gu, apa tidak sebaiknya anda beristirahat sejenak dirumah sederhana milik kami ini?" ujar Raja.


Kasim Gu ragu untuk memilih. Ia melirik kearah Haocun yang masih tetap menatap wanita disampingnya.


Raja menangkap lirikan kasim Gu pada menantunya hanya tersenyum tipis.


"Kaisar tidak akan marah jika kasim Gu menunggu pangeran kedua untuk memenuhi titah kaisar datang bersama dengan anda. Bukankah jika berangkat bersama lebih baik?" kata raja dengan hati-hati. Tentu saja kata-kata itu ia tujukan pada menantunya yang sedari tadi hanya memandang wajah putri pertamanya.


"Yang dikatakan ayahku benar Kasim Gu. Lebih baik anda kembali ke istana kekaisaran bersama dengan kakak ku!" seru ZeeLin yang mengerti jika kasim Gu sedang bimbang.


Haocun merasa dirinya disenggol oleh istrinya. "Apa?" tanyanya dengan berbisik.


"Katakan agar paman Gu istirahat dulu" bisik ZeeLin.


Haocun menghela napas pasrah "Beristirahatlah dulu di sini. Kaisar tidak akan marah padamu jika kau terlambat kembali. Anggap saja liburan sejenakmu dari kesibukan mengurus istana kekaisaran, kasim Gu" kata Haocun dengan dingin.


"Ah! Baiklah. Jika kalian tidak keberatan, kasim ini akan tinggal sebentar untuk menunggu pangeran kedua" putus kasim Gu setelah mendapat izin dari kaisarnya.


Terimakasih atas bantuan Yang Mulia Permaisuri! Ucap kasim Gu dalam hati.


Penerimaan titah dari kaisar berjalan dengan lancar. Kasim Gu dan pangeran JinHu merasa lega dengan masalah mereka masing-masing.


Semua orang kembali ketempatnya masing-masing. Kasim Gu di antar raja, menunjukkan dimana kasim Gu akan menginap.

__ADS_1


Haocun berhasil mengirim pangeran JinHu ke istana kekaisaran agar terhindar dari putra mahkota. Berhasil!


__ADS_2