
Kabar menghilang Vallen terdengar jelas di telinga Clara bahkan dia harus menurunkan pasukan khusus mencarinya. Bahkan orang yang tergeletak dengan pakaian yang sama persispun bukan Vallen melainkan orang lain yang kabarnya mati sudah seminggu.
"Pastikan Paul tidak membawa wanitaku Mike." Albert masih frustasi kini berhenti di tengah jalan karena dari tadi dirinya emosi lalu Mike membawanya ke tempat eksekusi untuk menyiksa orang.
Dan saat itu bertemu dengan Dayton dirinya membiarkan pria itu belum saatnya untuk membalas semua ini.
Albert melampiaskan ke hama pengganggu seperti pengawal atau orang yang mencoba mencari info tentangnya bahkan masih terlihat jelas banyaknya orang disana tersiksa dan di kurung.
Album sudah lebih baik saat melampiaskan semuanya dengan orang yang sudah mati didepannya, bahkan dirinya terlihat sangat jahat dan psikopat tentunya.
Pikiran dan hatinya memikirkan Vallen yang baru saja ada beberapa waktu lalu tapi kini sudah menghilang lagi.
"Apa sebenarnya maunya gadis itu sangat membuatku emosi sekali. Bahkan aku harus menahan amarahku didepannya dia tetap tidak akan mengerti sialan." Frustasi Albert hanya Mike yang tau.
Mike bisa berpendapat kalau Albert benar-benar menyukai Vallen tapi Albert sendiri masih di landa keraguan apalagi dia selalu berharap gadis kecil bersamanya dulu 15 tahun. Gadis kecil yang mencoba mengajaknya bicara untuk pertama kalinya kini hanya angan-angan untuk menemukannya.
Bahkan John kakeknya juga ikut turun langsung tapi hasilnya belum ada sama sekali hingga membuat Albert ingin mati rasanya terus harus mencari pendamping dimana lagi.
"Tuan muda lebih baik kita pulang, anda tidak perlu memikirkan nona Eroise karena ada beberapa CCTV di sana terdapat asisten dari tuan Eroise yang memberi minum nona muda sendiri."
"Kau benar, aku sudah menebak kalau Gabriel yang mengatasi ini. Aku hanya emosi saja karena sejak tadi terus ku tahan. Bagaimana mom?" Tanya Albert hingga melupakan Clara hampir mati juga.
"Nyonya sekarang mendapatkan perawatan yang baik tuan muda, bahkan tuan John sendiri sudah mengatasi langsung keadaan nyonya." Jelas Mike mendapatkan laporan tentang kabar Clara.
"Kita pulang saja besok apa jadwalku padat? " Tanya Albert mulai memejamkan matanya.
"Bertemu dengan tuan Paul Sean sendiri tuan muda." Jawab Mike.
"Bertemu dengan penghianat cukup seru, segera tiba ke mansion Mike aku lelah hari ini." Jawab Albert meminta untuk segera tiba ke mansion. Tidak sampai 20 menit mereka sudah tiba di mansion Albert segera istrahat.
__ADS_1
Temen - teman jangan lupa komen dan memberi hal yang positif agar author jadi semangat menulis lebih baik lagi dan tentunya semangat pastinya.
***
Keadaan Vallen jauh lebih membaik, bahkan lebih baik dari sebelumnya Cassie dan dokter sedang menggantikan perban dikakinya.
"Nona muda sebaiknya anda harus istirahat lebih lama dan menunggu lukanya kering dulu lumayan lama karena lukanya juga dalam." Jelas dokter menyarankan Vallen agar lebih banyak lagi berdiam.
"Baik dokter." Jawab Vallen setelah itu Cassie mengantarkan dokter keluar.
"Cassie aku ingin jalan turun ke bawah." Vallen tidak bisa berdiam diri seperti ini justru badannya sangat lelah akan.
"Tapi nona muda tidak boleh berjalan, bagaimana kalau saja mengambil kursi roda lebih dulu?" Tawar Cassie dengan cepat Vallen menyetujui agar segera mengambil kursi roda.
Vallen duduk dibantu oleh beberapa pelayanan, dan Cassie yang mendorongnya dan meminta pelayan tetap mengikuti Vallen juga.
Vallen mengambil makanan ikan dan melemparkannya. Dia sangat bosan sekali kini suasananya menjadi tenang sekali bahkan sangat rileks saat ikan ikan makan.
"Ha benarkah?" Vallen terkejut dia belum sempat membuka ponselnya.
"Iya nona, bahkan ada juga mereka mengatakan fakta yang tidak benar dengan nona sendiri."
"Bisa aku lihat?" Vallen meminta langsung ponsel Cassie dan melihat beberapa potret dirinya dengan Albert dan juga Mosha menjadi tranding pembicaraan.
Bahkan terlihat berita yang sangat miring, jauh dari kenyataan bahkan kejadian yang terjadi. Seolah-olah fakta itu menjatuhkan Vallen sendiri bahkan dia tidak mendapat dukungan apapun dari netijen.
"Bahkan aku yang cantik begini, mereka mengira aku mengubah wajahku. Dasar berita tidak berguna." Vallen mengembalikan ponsel Cassie langsung bahkan yang membuat dirinya berfikir siapa yang sudah menyebarkan berita miring ini.
"Apa ayah tau kalau ada berita seperti ini?" Tanya Vallen dengan Cassie.
__ADS_1
"Tuan besar tau nona, bahkan seluruh mansion sudah diperintahkan agar tidak membahasnya karena kita semua tau fakta yang sebenarnya. Apalagi perkerjaan di mansion ini sudah ada hak janji agar semua orang menutup mulutnya tentang fakta yang ada dari nona muda sendiri."
"Oh benarkah? Jadi mereka orang lama?" Tanya Vallen tidak mengerti bahkan mengenal orang yang ada di mansionnya.
"Iya nona sebagaian tapi ada yang baru tentu saja mereka mengabdi dan nyawa sendiri akan menjadi jaminan untuk kedepannya."
"Baiklah tidak buruk, dimana ayah? Aku tidak melihatnya. Oh pasti ayah sibuk baiklah. "
Gabriel memang sangat sibuk sekali, bahkan pekerjaannya sangat banyak apalagi kini ditambah berita miring yang sengaja dibuat oleh seseorang menjadi tugas Cristian harus segera membereskan sebelum Vallen mengetahui.
"Berita tersebut akan hilang mulai 30 menit dari sekarang tuan Eroise." Jawab Crist menyelesaikan pekerjaannya.
"Kerja bagus Crist, bagaimana dengan Albert?" Tanya Gabriel tentang Albert sendiri.
"Mereka menuju mansion ini tuan, saya sudah memerintah semua pengawal untuk mencegah masuk dan menahannya walaupun sepertinya tidak akan berhasil juga." Crist sudah mempersiapkan semuanya dengan matang apa yang terjadi selanjutnya.
"Baiklah, bagaimana dengan putriku?" Tanya Gabriel melihat beberapa dokumen yang ada ditanganya.
"Nona muda sedang ada di taman ikan bersama beberapa pengawal mendorongnya menggunakan kursi roda."
"Sudah kuduga kalau putriku tidak suka berdiam diri." Jawab Gabriel sangat bangga dengan Vallen.
"Tapi kemungkinan hari ini nona muda akan menurut karena kondisi kakinya belum membaik tuan muda." Jawab Crist.
"Tidak apa Crist kau ikut awasi putriku saja, biar aku yang menyelesaikan pekerjaan ini." Jawab Albert karena tidak mungkin membiarkan Vallen tanpa pengawasan ketat darinya.
"Baik tuan muda, saya undur diri." Jawab Albet mulai memantau Vallen dari jauh tentunya.
Terlihat Vallen sedang berbicara dengan pengawal, tentunya hanya bertanya biasa saja seperti mendengar cerita baru di mansion ini. Bahkan Vallen memberi makan ikan sedang pengawal itu menjelaskan kondisi ikan yang ada di kolam ini.
__ADS_1
Saat diberi makan, harus di kuras dan dirawat agar lebih jernih airnya dan tidak berbau. Vallen menikmati waktunya hanya dengan duduk saja di kursi roda karena belum sembuh. Dia kalau sudah sembuh tidak akan mau duduk manis seperti ini. Sangat membosankan sekali.