
"Ayah boleh ya, aku hanya pergi sebentar. Aku meminjam sepeda motor yang ada di garasi bawah ayah... " Vallen terus membujuk Gabriel.
Sudah seminggu dirinya di kurung di mansion. Bahkan penjagaan mansion sangat ketat sekali. Membuat Vallen merasa bosan sekali.
"Tidak sayang, ayah tidak akan mengizinkan walaupun princess hanya sebentar saja. Sekarang princess kembali ke perpustakaan dan belajarlah ke sana. Guru Pita sudah menunggu princess sejak tadi."
Jawab Gabriel yang masih fokus menatap layar komputer karena menyelesaikan pekerjaannya.
"Arghhhhhh..... Baiklah aku akan ke perpustakaan belajar bersama Pita." jawab Vallen segera keluar karena kesal dengan Ayahnya.
'Maafkan ayah princess, ayah tidak ingin pasukan William Dominic terus mengintaimu.
Mereka sangat berbahaya, sepertinya aku harus lebih menjaga putriku jauh lebih baik lagi. Karena mereka sudah mulai memberi aura kematian dengan putriku. Padahal aku sendiri tidak pernah berurusan dengannya.'
"Apa kalian melihatku seperti itu. Sana mata kalian semua." Jawab teriak Vallen karena selama ini pengawal sering menatapnya.
Segera seluruh pengawal penjaga tersebut menatap lurus ke depan. Vallen berjalan lebih cepat menuju perpustakaan yang sudah dibuat khusus untuk belajar.
"Selamat datang nona Eroise." sapa Guru Pita yang sudah 3 hari belajar bersamanya.
"Jangan panggil aku seperti itu, panggil namaku sana Vallenrie! Aku tidak suka dipanggil Eroise."
"Tapi memang Anda sudah diharuskan sebagai Nona Eroise, dan tidak bisa di gugat lagi Nona. Sekarang mari kita belajar. Ini buku yang harus Anda pelajari."
Pita memberi buku 3 sangat tebal sekali. Membuat Vallen langsung memegang kepalanya yang sudah sangat sakit.
"Ini buku tentang sejarah dunia mafia Nona, sejarah ini sudah sangat turun temurun ada juga cerita bagaimana seseorang membenci dan berselisih dengannya hingga kini."
"Kenapa aku harus belajar tentang dunia Mafia? Keluargaku tidak berasal dari Mafia. Hanya kakek Eroise yang mempunyai kuasa Mafia."
"Anda harus tetap mempelajarinya Nona, demi menjaga tubuh Anda dalam situasi mendesak."
"Sangat menyebalkan sekali. Jauh lebih baik kita aku harus bekerja di jalanan dan tidur sembarangan."
"Nona tidak boleh berbicara seperti itu, ini juice jambu segar dan kukis agar membuat Nona tetap nyaman saat belajar." Cassie datang membawa. makanan dan minuman.
"Kau juga sama saja Cassie, sama - sama menyebalkan. Pergilah yang jauh! "
__ADS_1
Vallen sudah di kerubungi rasa bosan dan kesal, hingga sangat malas berbicara dengan siapapun. Bahkan Pita yang sudah menemaninya hanya sebagai patung belaka.
"Nona.... " Crist datang di hadapan Vallen.
"Ada apa Crist, sudahlah kau juga pergi yang jauh. Aku tidak ingin melihat kalian semua."
"Saya hanya ingin bertanya, apa pria yang nona temui itu Anda mengenalnya?" tanya Crist tentang Albert Wiliam yang sekarang sudah mulai mengusil keluarga Eroise karena ulah Vallen juga.
"Pria siapa? Aku tidak mengerti dengan ucapanmu. Bicara yang jelas Crist jangan membuatku terus memikirkan hal tidak berguna."
"Pria yang nona temui saat di resto minggu lalu." jawab Crist karena Gabriel sendiri juga menyuruh Crist untuk bertanya dengan putrinya.
"Tidak kenal, lagipula ngapain aku harus takut dengannya. Sama - sama manusia juga tidak perlu ada yang di takuti."
"Tapi sekarang mereka semua mengincar nona sendiri." jawab Crist mulai serius.
"Oh ya? Terus apa masalahnya dengan mengincarku dan kalian memberi penjagaan yang ketat sekali. Bahkan aku bernafas saja tidak bisa."
"Maafkan saya nona tapi ini demi keselamatan nona sendiri, jadi saya mohon jangan meninggalkan mansion nona." jawab Crist meninggalkan Vallen masih memikirkan ucapannya.
'Oh sejarah Eroise, dulu kakek sering menceritakan tentang Mafia yang sangat kuat. Tapi apa ya aku lupa. Oh bukunya ada, aku harus mencarinya.'
Vallen berdiri mulai mencari buku tentang keluarga Eroise. Dirinya dulu sempat diberi cerita tentang kakeknya.
Eroise dulu Mafia yang sangat kuat, Gabriel sendiri sebelum menikah dengan Yasmine juga ikut Mafia. Tapi semenjak dirinya sudah hamil, Eroise sendiri melarang juga karena tidak ingin melihatkan menantu dan calon cucunya.
Dari itu Eroise sendiri mulai menutup diri dan tidak ada yang berani mengusiknya. Karena jika ada Gabriel sendiri yang akan turun tangan.
'EROISE'
Vallen mengambil buku tersebut, dan membawa buku yang diberikan oleh Pita. Dia segera berdiri dan ingin kembali ke kamarnya.
"Nona semoga Anda belajar dengan baik." jawab Pita tersebut karena Vallen membawa buku yang dia baca.
"Hmmm, aku ingin ke kamar." Jawab Vallen malas segera keluar dari perpustakaan.
'Nona Eroise akan semakin berbahaya jika terus dibiarkan. Bahkan sekarang keluarga Eroise tidak ingin kehilangan Nona lagi semenjak dirinya melarikan diri dari mansion. Aku harus tetap membantu mengawasi Nona Eroise juga. Karena dia tiba orang yang sangat cerdik sekali.'
__ADS_1
Pita memang sudah mengabdikan diri dengan keluarga Eroise. Bahkan sekarang keluarga ini sangat damai dan tenang. Namun sejak kehadiran Vallen kini semua mansion dibuat harus tetap waspada lebih lagi.
***
Bugh....
Albert memberi pukulan dengan Mike karena dia juga belum berhasil membawa gadis bernama Vallen itu ke hadapannya.
"Kenapa kau sangat lambat sekali Mike, bahkan dia hanya seorang wanita. Dia tidak berbahaya namun kau terus tidak bisa membawanya langsung."
Albert memberi tatapan tajam dengan Mike bahkan pengawal lainnya yang sudah mulai memantau Vallen harus mendapatkan bogeman dari tuan muda sendiri.
"Ampuni saya tuan muda, mereka dijaga sangat ketat sekali. Bahkan keluarga Eroise sudah mempersiapkan semuanya dengan baik tuan."
"Eroise, siapkan semuanya. Kita akan menginjakkan kaki di mansion mereka."
Jadi benar dia keluarga Eroise? Apa dia tidak tau kalau yang dihadapinya adalah Dominic.
'Eroise ternyata mempunyai seorang putri, putrinya sangat menarik sekali. Aku akan terus bermain main dengannya. Aku harus bertanya dengan Daddy tentang ini.'
Albert menuju mansion dimana Daddy Mommy nya tinggal yaitu ditengah hutan namun penjagaan sangat ketat juga.
Alasannya di daerah tersebut juga termasuk keamanan karena bagaimana juga semua kekuasaan Dominic belum jatuh sepenuhnya dengan putranya Albert Wiliam.
Jika Albert sudah menikah dan mempunyai pendamping maka kekuasaan Dominic tersebut berhak atas nama Albert Wiliam Dominic sendiri.
***
"Sepertinya akan ada tamu, sambut putraku dengan baik. Aku tidak ingin putraku kecewa karena aku tidak menyambutnya dengan baik." Jawab Jason segera menyuruh penjaga langsung menyambut Albert dengan segera.
"Boy mau kemari Dad?" tanya Clara yang baru saja turun dari tangga.
"Iya mom, pasti ada sesuatu karena tidak biasanya putra kita mau datang kemari bukan?" tanya Jason dengan istrinya.
"Benar Dad, yasudah mommy mau mengambil minum dulu untuk boy nanti pasti haus saat tiba haha."
Clara memang suka menggoda anaknya sendiri. Jason dan Clara melihat Albert masih seperti anak kecil yang berbahaya. Namun membuat mereka juga bangga karena hasil kerasnya saat ini sangat membanggakan keluarga Dominic sekalipun.
__ADS_1