Uncle Dokter, JODOHKU!!!

Uncle Dokter, JODOHKU!!!
UDJ-20


__ADS_3

Halo guys.


Pusing pala author huhuhu, kontrak nya gak lolos review dan nunggu 7 hari kedepan lagi,


hm, kok peraturan nya makin ger pusing😩


Salah di cover, Jadi author ganti ya Covernya😂🤪


Lagi!


Kapan Angga tau kalau Airin baby ay? jawabannya sabar🙃


🎶


Kakinya mengendap perlahan, menyingkirkan tangan yang tengah membelit tubuhnya, jam masih menunjukkan pukul 4 dini hari pagi.


Bodoh, satu kata yang ia lontarkan untuk dirinya sendiri, mengapa tubuhnya sangat menginginkan mendekap wanita yang masih damai dalam mengarungi mimpi indahnya, tidur dengan memeluk dan saling membelit.


Bahkan pada Senja dahulu dia tak menginginkan sebesar yang sekarang ini. Ada apa dengan dirinya!


Melangkah keluar kamar, menutup pintu dengan perlahan, namun kesialan memang berpihak padanya.


"Ikut Mama!" Ucapnya dingin mengejutkan Uncle Angga, dan membuat bulu kuduknya merinding dan meremang.


Tamatlah riwayatmu Angga! Ibu negara akan mengeluarkan berbagai semburan api dan tausiah pagi hari.


"Ma!" Panggilnya dengan gugup.


"Jelaskan pada Mama!"


"Agh... apa.. " Ucapnya dengan gugup.


"Kau sudah tau! Masih tak mengerti apa yang Mama Maksud! kenapa kau tidur dengan nya!"


Glek!


"Baru kali ini kau menginginkan wanita lebih dari Senja dahulu! Katakan! Apa yang membuatmu bertindak sejauh ini!" Ucapnya dengan nada dingin, tak ada kata sahabat, Mama Siska seolah-olah ingin menelan hidup anaknya, bagaimana mungkin putra kesayangannya melakukan tindakan tak senonoh seperti ini.


meski hanya tanda tidur tak melakukan apapun, tapi kan? itu termasuk tindakan yang tidak patut untuk di tiru bukan?


"Ma, Angga... Dia mirip dengan senja!" Ucapnya dengan gugup di awal kalimat, melirih dan menunduk di akhir kata.

__ADS_1


Brak!


"Airin dan Senja berbeda! Kenapa otakmu sedangkal itu menginginkan Senja dalam bentuk Airin!"


"Tapi aku masih mencintai Senja!".


"Dia bahkan sudah mati Angga! Mati! Dunia kalian berbeda! Apa yang kau harap kan dari orang mati seperti nya!"


"Ma! Jangan katakan seperti itu!" Ucap Uncle Angga seolah tak terima.


"Mama kecewa padamu! Cintai Airin karena memang dia Airin! Bukan Senja! Senja sudah mati!" Ucapnya dingin.


"Sudahlah Ma, ini masih pagi! Angga ingin istirahat dulu, Angga tau mau berdebat dengan Mama!"


"Camkan! Kau akan menyesal suatu saat jika menganggap Airin dalam bayang-bayang Senja!" Ucap Mama Siska memijat pelipisnya.


...****...


"Senja.... " Lirih nya menatap figura kecil dirinya dan Senja di masa sekolah.


"Maaf! Aku masih mencintaimu, bahkan aku menganggap orang lain seperti dirimu!" Ujarnya masih bermonolog menatap figura kecil itu.


"Kau tau! cemilan kesukaan nya, tingkahnya, bahkan sorot matanya sangat sama persis dengan mu, hanya wajahnya saja agak berbeda! Dia sedikit keras kepala! Ah tidak! Bahkan sangat keras kepala. berbeda dengan mu Senja, yang lembut padaku!"


Kenapa jika sudah menggenggam foto Senja ia akan merasa sedih! Apa dunia terlalu jahat pada dirinya, ia sudah mengikhlaskan Senja untuk orang lain, meski sakit tapi setidaknya dia bisa melihat senyum wanita itu!


Tapi mengapa Tuhan begitu kejam juga mengambil nyawanya.


...****...


Jam 10 pagi, dua orang sudah duduk menunggu klien yang akan segera menjalani kerjasama dengan dirinya.


Uncle Dony duduk dengan begitu nyaman di cafe itu, disisi lain Pak Surya baru saja duduk dengan nyaman di kursinya.


"Selamat pagi tuan Dony!" Ucapnya memberi salam tanpa menaruh rasa curiga pada laki-laki yang sebentar lagi akan menyusun rencana untuk menghancurkan nya.


"Selamat pagi Pak surya! Silahkan duduk mari!"


"Ya, terimakasih."


Pembahasan di mulai, Uncle Dony sepakat akan menanamkan investasi saham di perusahaan Sanjaya Grup dengan perusahaan "DS Grup" sehingga perusahaan milik Dony memiliki 30% saham didalam perusahaan Sanjaya.

__ADS_1


"Saya senang bisa kerjasama dengan anda tuan!" Seringai senyum muncul di bibir Dony!


"Ya tuan Dony, semoga kerjasama kita berjalan dengan lancar!" Ucapnya dengan tersenyum.


"Sisa berkas lanjutan nya, anda bisa datang ke kantor untuk menyelesaikan semua bekasnya tuan, disana akan ada putri saya yang selaku pimpinan disana!" Ucapnya bangga memperkenalkan sang putri.


"Baiklah, esok saya akan ke sana." Jabatan tangan dilakukan tanda kesepakatan itu benar-benar dilakukan.


DS Grup, nama baru yang baru beberapa bulan dia ganti sebulan setelah mengetahui kematian Tuan Iko dan Nyonya Senja.


Entalah firasatnya mengatakan ada campur tangan bisnis kejam di dalamnya.


"Kami tunggu tuan Dony, saya permisi dulu!" Ucap Pak Surya pamit mengundurkan diri.


Diraihnya benda pipih di meja itu, lalu ia pun berucap "Awasi dia, dan ikuti segala pergerakan nya! jangan biarkan dia lolos!" Ucap Uncle Doni di ujung telfon.


"Baik tuan!"


...****...


"Kau kemana!" Tanya Elang tiba-tiba kala Airin sudah duduk di ruang kelas.


"Em... aku... Maaf tak memberitahu mu!"


"Kau tak apa bukan? Aku mencari mu ke rumah sakit tapi kata suster kau sudah pulang! Aku mencari mu sampai di rumah tapi rumah mu sepi! Handphone mu mati, Kau kemana! Kau tak apa kan?' Cercah Elang masih mengkhawatirkan Airin.


"Hem, aku tak apa Elang, Maaf tak memberitahu mu! aku sudah lebih baik tenanglah!"


"Hem baiklah! Jika ada apa-apa kau harus mengabari ku! jangan merasa kau merepotkan ku! Oke! Kita sahabat!" Ucapnya dengan tersenyum.


"Oke elang!"


Sepanjang perkuliahan Airin hanya diam dan enggan untuk mengeluarkan suara, bukan karena ia memperhatikan pelajaran di depan, tapi fantasi liarnya menerawang jauh saat beberapa jam lalu sebelum dirinya terduduk di bangku perkuliahan.


Entahlah, rasanya malam itu tidur nya sangat hangat seolah ia bisa merasakan kehadiran Papa dan Mommy yang selalu di rindukan, begitu damai.


Jangan lupakan perkataan Uncle Angga, kala ia menurunkan Airin di depan kampus.


"Jika ada apa-apa kau harus memberitahu ku, jangan lupa minum obat dan vitamin yang aku berikan! Sore nanti aku akan menjemputmu, kau hubungi saja aku! Jangan membuat ku khawatir! Sampai jumpa!" Ucapnya dengan penuh kelembutan sambil mengecup kening Airin melangkah masuk kedalam mobil dan melajukan nya,


Arghhh!!!! Uncle Dokter, Aku mencintaimu.. ❤

__ADS_1


🎶


Happy Reading! 😂


__ADS_2