
Sanjaya Grup, pemberhentian mobil Angga saat ini setelah berziarah dari makam Senja, entahlah dirasa ia sudah tak memiliki banyak waktu untuk menunda menanyakan soal Dirgantara Grup yang sekarang berubah menjadi Sanjaya Grup.
"Selamat pagi! Apa bisa saya bertemu dengan Nona Clara selaku pimpinan Sanjaya Grup?" Ucap Dokter Angga sopan.
"Maaf, apa tuan sudah memiliki janji sebelum nya?"
"Belum, tapi katakan saja bahwa Angga Yudistira mencarinya dan ingin bertemu dengan nya sekarang!"
"Baik tuan, tunggu sebentar."
...****...
"Selamat pagi Dokter Angga Yudistira yang terhormat, ada apa anda kemari menemui saya? nampaknya ada sesuatu hal yang ingin di sampaikan bukan begitu sayang!" Ucap Clara tersenyum tipis dan menggoda.
"Simpan kata sayang mu Nona Clara! aku hanya ingin bertanya sesuatu padamu!"
"Apa yang ingin dokter Angga ku yang tampan ini ketahui hm?" Sinis nya dengan tersenyum.
"Langsung saja, bukannya perusahaan ini bernama Dirgantara Grup? Lalu kenapa bisa berubah menjadi Sanjaya Grup?" Tanya nya frontal.
"Pimpinan Dirgantara Grup tidak becus mengurus perusahaan nya mungkin? Hingga ia menjual semua asetnya pada Sanjaya Grup!"
"Hah, apa anda tau pimpinan sebelumnya?"
"Tidak, Papaku yang menyerahkan perusahaan ini setelah di ganti nama menjadi Sanjaya Grup."
Nampaknya dia tak tau apapun kenapa nama perusahaan ini berganti dengan semua aset yang dimilikinya. Gumam Dokter Angga menerka.
"Apa saya bisa meminta biodata pimpinan Dirgantara Grup?" Tanya Dokter Angga.
"Boleh! One Night, Dinner with me? Bagaimana!"
"Anda benar pemimpin yang dapat memanfaatkan situasi dengan sangat baik ya Nona Clara?" Sinis nya.
"Tentu, kita harus pandai dan pintar dalam memanfaatkan sesuatu, Deal?" Tanya nya lagi.
"Oke! Kau atur restoran nya, selamat tinggal!" Ucap Dokter Angga beranjak pergi dari ruang kerja milik Nona Clara.
Kena kau! Hahahahaha... Kau akan menjadi milikku! Jangan sebut nama ku Clara jika tak bisa menaklukan dokter dingin seperti mu Angga Yudistira! Remeh nya menatap Angga yang sudah menghilang di balik pintu.
Sialan! bisa-bisanya dia memanfaatkan ku! Ucap Dokter Angga dengan mengepalkan tangan nya.
...****...
Perkuliahan yang seharusnya di jadwalkan berakhir hingga sore hari, harus berakhir pada siang hari.
Dosen yang di jadwalkan mengisi pembelajaran, tak bisa mengisi karena sesuatu hal dan diganti dengan tugas.
Masih ada waktu dua jam, prediksi nya menatap jam tangan murah yang melingkar di tangan putihnya.
__ADS_1
Kakinya melangkah pergi meninggalkan kan Area kampus, sebelum kembali lagi ke kampus dan di jemput oleh dokter Angga.
Ada bunga lilly? Monolog nya menatap makam sang Mommy, sudahlah mungkin ada orang baik yang mendoakan mommy. Pikirnya.
"Siang Mommy!" Lirih Airin menatap nisan sang Bunda,
"Siang Papa!" Ujarnya lagi, duduk di tengah di antara makam kedua orang tuanya, menabur bunga di makam kedua orang tuanya, tak lupa di makam Si Mbok dan abang nya.
Entahlah, dia rindu pada kedua orang tuanya, nampaknya sudah lama ia tak berkunjung kemari. Seperti biasanya banyak kata yang ia ceritakan pada kedua orang tuanya, setidaknya ia bisa lega karena sudah bercerita.
Disisi lain, ada sorot mata tajam menghunus yang siap dengan segala rencana liciknya, kepingan memori membuat dirinya harus waspada pada bocah yang tak tau prahara apa yang terjadi sebenarnya.
Gadis itu harus menanggung konspirasi bisnis kejam yang tercipta.
...****...
"Silahkan duduk Dokter Angga!" Ucapnya mempersilahkan dengan sopan,
"Ya." Jawab nya cuek.
"Langsung ke intinya saja, ada hubungan apa anda dengan Nyonya Senja? Katakan!" Ucap Tuan Dony tanpa basa basi.
"Saya sudah mengatakan hanya teman!"
"Nama anda adalah Angga Yudistira, teman semasa SMA dan kuliah Nyonya Senja di Singapura? anak tunggal dari Nyonya Siska dan Tuan Yudistira? Di umur yang terbilang sangat matang? kenapa anda belum menikah?" Ucap Tuan Dony menyerahkan berkas file kepada Dokter Angga.
"Bukan memata-matai, kalau anda bisa di ajak kerja sama dengan mudah dokter."
"Apa yang anda inginkan?"
"Alamat nona Airin!" Ucapnya serius.
"Dan apa hubungan Airin dengan saya dan Senja!"
"Saya tidak bisa percaya dengan orang sembarangan seperti anda, dan saya mohon kerjasamanya berikan alamat nona Airin, Dokter Angga yang terhormat!" Ucap Uncle Dony geram, pasalnya dokter tampan di depan nya ini sangat merepotkan dan sulit untuk di ajak kerjasama.
Sebenarnya apa yang telah di lakukan gadis yang bernama Nona Airin? Nampaknya ia mendapat kan perlindungan khusus dari Dokter Angga?
"Dan mohon maaf! Saya tak bisa memberikan data yang anda inginkan!"
"Untuk apa seorang pimpinan rumah sakit Yudistira menyembunyikan nama seorang gadis tuan? Agak nya terlalu berlebihan bukan?"
"Dia masih punya hutang dengan saya!"
"Oke baik, saya buka Penawaran? bagaimana saya saja yang melunasi semua hutang gadis yang bernama Nona Airin, dan anda menyerahkan nya pada saya?"
"Dia bukan barang yang bisa di jual belikan?"
"Pasti anda alasan khusus kenapa anda se menjengkelkan ini jika di tanya Biodata Nona Airin?"
__ADS_1
"Dia pacar saya!"
"Bhahahahha... Mohon maaf tuan, anda jangan mengada-ada, prediksi saya gadis yang bernama Nona Airin nampaknya masih berumur 18 sampai 20 tahun bukan? astaga bagaimana bisa dia menjadi pacar anda?" Tawa remeh di layangkan Uncle Dony kepada dokter Angga.
"Memang itu faktanya!" Ucap Angga sinis.
Tok
Tok
Tok
"Maaf tuan jika saya menganggu waktunya!"
"Katakan ada berita penting apa!"
"Nona Airin!" Lirihnya pelan namun masih bisa di dengar oleh Dokter Angga yang tengah duduk di sana.
"Siapkan mobil, saya akan turun ke bawah!" Ucap Uncle Dony.
"Baik tuan saya permisi!" Pamitnya undur diri.
"Apa yang ingin kau lakukan! Jangan menyentuhnya!" Protes Dokter Angga.
"Maaf tuan saya harus permisi terlebih dahulu!"
"Jangan menyentuh Airin ku tuan Dony!"
"Saya hanya ingin memastikan sesuatu permisi!" Ujarnya menghempas tangan Angga hingga jatuh ke udara,
Benda pipih langsung di raih dokter Angga, untuk menghubungi Airin.
Sial? Tak lebih kata paling menjengkelkan untuk memprediksi Airin saat ini, bagaimana saat seperti ini handphone yang dimilikinya mati, dan tidak dapat di hubungi.
Kakinya melangkah tergesa-gesa untuk segera turun dan masuk kedalam mobil, melajukan nya di kampus milik Airin, tempat dimana ia mengantarkan Airin untuk belajar.
🎶
Tarik nafas,
Hembuskan.
Sabar🤣
Happy Reading.
itu yang ada kata inggrisnya bahasa Indonesia nya gini (satu malam, makan malam dengan ku!) Pokoke ngono🤣
Kalau salah ya maaf! Nilai bahasa Inggris author rada hm🤣🤪
__ADS_1