
"Apa aku boleh berbicara dengan mu?" Ujar Laura mengetuk sopan ruangan dokter Angga.
"Apa yang ingin kau katakan!" Nada ketus nan dingin di layangkan.
"Maaf!"
"Jangan basa basi."
"Kau jelas tau apa maksudku! Ku mohon jangan beritahu padanya kalau aku pernah... "
"Apa tujuan mu!" Sinis Dokter Angga.
"Tak ada, aku benar-benar mencintainya!"
"Aku tak yakin! Kau wanita licik!" Sinis Dokter Angga menajam.
"Aku sudah berubah dan aku mencintai nya!"
"Cinta? Lihat ini!" Ujar Dokter Angga menyerah amplop ke arah Laura.
"Kau... "
"Aku tau semuanya! Kau Laura, Gadis yang membuat Herman Sanjaya patah hati karena keegoisan mu yang lebih memilih karir model mu! Kenyataan pahit bahwa kau mengandung anaknya membuatmu tak bisa menerus kan karir model mu! Kau terlalu sayang pada janin itu, hingga kau lebih memilih menjadi seorang dokter seperti saat ini bukan? Dan kau kembali ke Indonesia ingin mempertemukan Bunga putrimu dengan Herman ayah kandung nya bukan? Namun kenyataan pahit harus kau Terima saat Herman sudah tak ada, dan Keluarga Dirgantara juga terlibat!"
"Bagaimana? Kau tau semua itu?" Gagap Laura.
"Aku hanya memastikan bahwa istriku dan putriku tak ada seorang pun yang berani menganggu nya! Bahkan kau... "
"Tapi aku sudah mengikhlaskan semua itu! Aku... "
"Aku tak percaya akan semua ucapan mu! Apa tujuan mu! Kau ingin balas dendam kepada keluarga istriku?"
"Tidak.. Aku... "
"Kau harus tau Herman lah yang salah bukan Airinku!!!"
"Ya aku tau Angga, aku kesini hanya ingin mempertemukan Bunga dengan Papa nya tapi takdir Tuhan berkehendak lain! Aku menyesal telah meninggal kan nya sehingga dia berbuat jahat. Tapi aku tak punya niat balas dendam apapun pada keluarga istrimu!"
"Kau yakin?"
"Ya! Aku sudah mengikhlaskan semuanya! Dan aku benar-benar sudah mencintai dokter Edo?"
"Hem.... "
"Ku mohon jangan beritahu apapun tentang ku padanya apalagi masa lalu ku yang pernah menggoda mu... Maaf... "
"Jujurlah! Tak baik jika hubungan di awali kebohongan!"
"Aku tak bisa aku... "
"Edo tak suka dengan seorang pembohong!"
"Aku takut mengecewakan nya!"
"Dan aku sudah kecewa padamu Laura!" Ucap Dokter Edo yang masuk keruangan itu, Dia sudah mendengar dengan detail apa yang tengah di bicarakan keduanya.
Niat hati ingin menyerahkan berkas namun kenyataan pahit kembali menghampiri nya. Perempuan yang ingin ia nikahi ternyata perempuan yang jahat, Begitu pikir dokter Edo.
__ADS_1
...***********...
"Kenapa Daddy!" Ujar Mommy Airin datang, menyambut sang suami yang baru sampai ke rumah, naum raut wajahnya begitu masam.
"Edo!"
"Kenapa dengan dokter Edo!" Ujar Airin bertanya, sambil melepaskan kemeja yang di kenakan sang suami.
"Tadi Laura ke ruangan ku! Dan dia meminta ku untuk tak memberitahu bahwa dulu dia... Ternyata Edo dengar semuanya!" Jujurnya pada sang istri, apapun yang terjadi hari ini hal sekecil apapun Daddy Angga akan selalu terbuka.
Selain kesetiaan, kejujuran juga hal yang utama untuk memperkuat sebuah hubungan.
"Hem, mandilah terlebih dahulu! Airnya sudah siap!"
"Sayang? Naina di mana?"
"Dengan Mama? Kenapa?" Ujar Airin yang sudah membawa baju kotor sang suami , ingin menaruhnya di keranjang kotor.
Duh kesempatan nih! Mumpung si bocil sama Mama! Aman ini gak bakal ada yang ganggu! Ada untung nya itu bocil lengket sama oma nya.
"Ayo!" Ujar Daddy Angga langsung membopong sang istri untuk masuk.
"Baby aku sudah mandi!"
"Mandi lagi tak apa kan?" Dan berakhir lah kedua pasang suami istri itu berendam dan saling menggosok satu sama lain. Sangat mesra sekali.
Dan yang seharusnya terjadi, terjadilah....
Meski usia Daddy Angga sudah tak muda lagi, namun jika urusan stamina tak perlu di ragukan lagi.
"Semua manusia pasti memiliki kesalahan bukan? Doakan saja semoga Laura sudah berubah dan benar-benar mencintai Dokter Edo!" Ujar Mommy Airin, kala keduanya sudah selesai mandi dan sedang bersantai dengan secangkir teh hangat di ruang keluarga.
"Tapi sayang! Aku takut dia ada maksud lain!"
"Jangan berfikir buruk seperti itu? Sudahlah Aku tau kau sudah menganggap dokter Edo seperti adikmu! Kita doakan saja ya!"
"Tapi.... "
"Sayang... Diamlah jangan menganggu konsentrasi ku menonton opah korea!" Celetuk Mommy Airin melayangkan protes.
Dih? Masih juga gantengan aku gini!
"No Baby! Opah korea ku lebih tampan darimu!" Celetuk Mommy Airin seolah tau apa yang tengah di fikirkan sang suami.
"Coba katakan lagi!" Ujar Daddy Angga tangan nya sudah tak bisa di kondisikan lagi.
"Oke jauhkan tangan mu! Kau tetap laki-laki yang paling tampan! Dan aku mencintaimu Daddy!" Ujar Airin mengecup singkat pipi sang suami dan kembali fokus.
"Begini!" Ujar Daddy Angga langsung merebahkan dirinya di pangkuan sang istri,
"Ah baiklah!" Selalu seperti ini saat dirinya merasa tak yakin dan tak pede.
Sadar jika sang istri baru memasuki usia 22 tahun, semakin cantik dan dewasa saja.
Jika kalian berfikir setelah Mommy Airin melahirkan tubuh yang akan menggemuk dan jelek? No!!!!
Jangan lupakan Daddy Angga yang mengatur pola makan nya, dan sesuai request sang istri ia ingin kurus namun tak mengurangi pola makan nya. Ganti saja yang lebih sehat.
__ADS_1
Sangat enak bukan? Mempunyai dokter pribadi.
...🍒🍒🍒🍒🍒...
Waktu tetap berjalan dan begulir bukan, Kedua sepasang calon pengantin ini masih diam tak saling bertukar kabar, sudah 3 hari lamanya.
Laura sudah berusaha untuk menghubungi Dokter Edo, menemuinya namun nihil. Tak berhasil sama sekali.
"Sono libur!" Celetuk Daddy Angga masuk kedalam ruangan Dokter Edo.
"Gue males debat sama lu!"
"Dih siapa juga yang ngajak debat! Gue nyuruh lu pulang calon manten!"
"Kayak nya gak jadi!"
"Itu mulut sembarangan bener ngucap!"
"Lha gie gimana? Sakit hati di bohongin!" Jujurnya.
"Lo tau ga? Gue pernah bohongin istri gue!"
"Gak mungkin! Elu mah sama Airin kayak kucing sama induknya nempel mulu, gak bisa hidup kalau jauh dari istri lo!"
"Sialan lo! Tapi gue pernah bohongin dia sebelum kita nikah!"
"Apa!! Terus gimana?"
"Dia marah! Dia diemin gue!"
"Sukurin salah lu sendiri si bohong!"
"Sialan lu! Temen siapa sih!"
"Bodo amat!"
"Dan lebih parahnya lagi, Emaknya Airin dulu mantan tunangan gue!"
"Elu Ngaa..... "
"Ya gimana? Gak dapet emaknya! Anaknya boleh juga kan? Mana cantik gitu? Ya kali gue nolak pesona nya!"
"Beruntung banget hidup lu! Punya bini kayak dia! Burung lo sunat dimana si? penasaran gue!"
"Pada intinya, kalau lu suka dan cinta sama seseorang jangan pernah memandang masa lalunya meskipun dia buruk di masa lalu! Semua orang punya salah bukan? Cinta itu nerima kekurangan dan ikhlas melengkapinya!"
"Maksud lo apaan!"
"Lo tau apa yang gue maksud? Lo cinta bukan? sama Laura? Meski masa lalunya dia gak baik! Gue yakin cinta dia ke elu tulus! Dan ga main-main!
"Tau dari mana elu?"
"Lu bisa nilai sendiri! Dahlah gue pulang dulu, kangen sama bini gue yang cantik!"
"Sialan lu! Pulang sono! Pulang!"
Bener juga? Selama ini Laura selalu baik sama Maura dan aku. Bunga dan Maira juga saling mengasihi! Lirih Dokter Edo menimang.
__ADS_1
...🍒🍒🍒🍒🍒...
...Happy Reading....