
Gaun sarimbit cantik di gunakan Mommy Airin dan Daddy Angga, keduanya menghadiri acara pernikahan Edo dan Laura,
Sangat serasi di tambah Baby Naina yang ada di gendongan sang Papa. Usianya baru 10 bulan namun sudah bisa berjalan ke sana kemari.
Bibit Unggul Daddy Angga nyatanya memang unggul bukan?
Tampak pasangan pengantin itu sangat bahagia dan gembira.
"Selamat ya bro! Semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah!" Ujar Daddy Angga memberi selamat di susul Mommy Airin.
Hiruk priuk kehidupan memang selalu ada, kerikil kecil merupakan bumbu penyedap dalam hubungan rumah tangga.
Singkat nya masalah ada untuk di selesaikan dan akan membuat hubungan keduanya menjadi kian hangat bukan?
"Naina!! Plis stop! Jangan berlari!" Ujar Mommy Airin memperingati sang putri, ah ini menggemaskan sekali.
umurnya sudah 1.5 tahun. semakin lincah dan aktif, banyak celoteh kata yang keluar dari bibir mungil Baby Naina.
"Mommy" Lirihnya
"Come sayang! Jangan berlarian!"
"Buah Stoberi!" Ujar Baby Naina imut meminta.
"Oke sayang! Kemarilah! Duduk, Mommy akan bawakan itu untuk mu!" Ujar Mommy Naina mendudukkan sang putri di kursi khusus bayi.
"Nah makanlah sayang! Jangan lupa baca doa! Bismillah.... " Ujarnya menasehati sang putri.
"Bismillah.... " Ujar nya Baby Naina, suapan demi suapan hingga sepiring kecil stoberi tandas tak tersisa.
"Enak?"
"Yes Mommy makasih!"
"Oke, mandi ya, terus bobo!" Ujar Mommy Airin.
"No Mommy! Mandi bersama Dad!"
"Sayang! Daddy belum pulang! Dengan mommy ya!"
"No Mommy! Dengan Dad... Hua.... "
__ADS_1
"Cup cup sayang! Oke dengan Daddy!" Ujar Mommy Airin menenangkan. Putri memang sangat manja dan lebih menyayangi Daddynya. Ya mau bagaimana lagi, apapun permintaan putri kecilnya tak kan ada kata menolak yang keluar dari hot papa itu.
"Assalamu'alaikum sayang!"
"Waalaikumsalam!" Ujar Mommy Airin menyambut sang suami yang baru saja sampai di rumah.
"Mommy Dad... Turun turun.... " Ujar Baby Naina bersorak gembira.
"Sayang nya Daddy kenapa?" Ujar Daddy Angga membopong Naina dalam gendongan nya.
"Mandi bareng Dad ya!" Ujarnya dengan mata berkaca.
"Tentu princess!"
"Tunggu ya! Aku Siapakah sebentar air hangatnya!" Tutur Mommy Airin.
"Oke sayang, aku menunggu mu! Cup!" Kecupan singkat di layangkan Daddy Angga pada Mommy Airin, ah romantis sekali...
"Daddy! Hiks.... Naina juga cup sini!" Ujarnya dengan lucu meminta cium sang Daddy!
"Eluh-eluh sini atuh di cup Daddy! Mana lagi!"
Ah, rasanya romantis sekali hubungan keduanya. Baby Naina sangat manja dengan sang Papa nya. Nyatanya memang benar bukan? Cinta pertama anak perempuan terletak pada sosok Papa yang sangat di banggakan.
Laki-laki pertama dalam hidupnya, laki-laki idaman dan laki-laki baiknya.
...***********...
"Mom, Aunty ta cantik! Mau foto sama Aunty ta." Celoteh Baby Naina dalam gendongan Mommy Airin.
"Shut!!? Nanti ya!" Bisiknya pada telinga sang putri.
"Hihihi... Aunty ta cantik!" Celetuk nya lagi.
Ketiganya tengah menghadiri acara pertunangan sederhana antara Elang dan Shinta, memang benar apa yang di katakan Naina kecil, Shinta malam ini terlihat begitu sangat cantik .
Tak lupa Clara juga menghadiri acara itu, bukan datang sendiri tapi datang bersama seorang pemuda tampan yang sama-sama berasal dari kalangan pembisnis.
Sahabat yang selalu ada untuknya, hingga benih cinta menautkan keduanya.
Bulan depan adalah hari bahagia yang akan di gelar untuk pernikahan putri tunggal Sanjaya,.
__ADS_1
Bagi Clara, Cinta bukan tentang memiliki tapi cinta adalah bagaimana kita melihat nya bahagia. Dia pernah salah terobsesi mencintai seseorang, kesalahan itu mengajarkan nya arti mengikhlaskan cinta yang sesungguhnya.
Hingga ia bertemu laki-laki baik yang Tuhan siapkan untuk mendampinginya kelak.
Rahardian, laki-laki baik yang Tuhan kirimkan untuknya dan menyempurnakan separuh agamanya dalam ikatan suci pernikahan.
Dokter Edo dan Laura juga bahagia dengan putri kecil mereka Bunga dan Maura, di tambah kehamilan muda sang istri yang membuat keluarga kecil itu sangat lengkap.
Laura sosok ibu yang sangat bertanggung jawab, masa lalu membuatnya belajar banyak hal tentang menghargai apapun yang ia punya saat ini.
Dokter Edo, menerima wanita yang pernah berbuat salah nyatanya adalah hal yang baik. Wanita itu sangat mencintai dan menghargai kehadiran dirinya.
Semua telah menemukan bahagia nya masing-masing, pasangan yang mau menerima dengan tulus, tanpa memandang kurang dan mau melengkapi nya.
Kaki melangkah dengan lengan mengapit dokter Angga, suaminya.
"Mommy! Papa! Kak Gara! Bibi!" Ujar Airin melirik kearah makam semua orang yang terkasih, yang telah pergi meninggalkan nya lebih dulu. Usapan lembut di atas nisan menggambarkan suasana hati yang sulit di artikan.
"Terimakasih!"
"Mommy! Terimakasih telah menolak dia, pria tampan yang dulu mengejar mu! Dunia lucu bukan Mom? Dia sekarang malah menjadi menantu mu, Papa dari anakku! Mom. dia baik, sangat baik dan bertanggung jawab padaku! Papa jangan marah dari atas sana karena putri mu justru menikahi rival mu dulu Pa! Dia pemuda yang terlampau baik hingga aku tak bisa untuk berpaling darinya. Mommy Papa, doakan semoga rumah tangga Airin selalu bahagia seperti kalian hingga hanya maut yang memisahkan kita. Semoga kalian bahagia di atas sana! Airin sayang kalian semua!" Ucapnya melirih, buket bunga Lilly kesayangan Mommy Senja di taruh di atas nisan itu. Menyeka sedikit air mata haru yang menetes tanpa di minta.
Senja terimakasih telah melahirkan wanita cantik yang kau kirim kan untuk jodohku! aku akan selalu menjaganya! Nyatanya janji Tuhan memang benar adil, keikhlasan yang ku jalani dalam hitungan tahun di ganti olehnya dengan kebahagiaan yang tak mampu ku katakan! Semoga kau tenang disana dan bahagia! Aku mendoakan mu!
"Aku mencintaimu!" Kecupan singkat di layangkan Daddy Angga kala meninggalkan area pemakaman umum.
"Aku juga mencintaimu, Uncle Dokter❤" Ujar Mommy Airin tersenyum.
...END...
...🍒🍒🍒🍒🍒🍒...
Terimakasih, maaf bila masih ada kurang dalam menulis novel UDJ ini❤
Terimakasih untuk kalian yang sudah meluangkan waktu nya untuk membaca dan merelakan koinnya. Tak lupa Vote. Terimakasih.
Agaknya mungkin terlalu terburu-buru End bukan? Hehehe....
Tapi tenang, akan ada beberapa BONCAP untuk menyempurnakan nya. Tapi sabar ya ❤
Terimakasih semuanya❤❤❤❤❤
__ADS_1