Wanita Kesayangan Tuan Daniel

Wanita Kesayangan Tuan Daniel
Tolong Lupakan Aku


__ADS_3

Daniel terus saja menggelengkan kepalanya menolak apa yang Zeline katakan.


"Tidak, itu tidak akan mungkin terjadi. Aku tidak akan bisa membuka hatiku untuk wanita lain saat hanya ada kamu di dalam hatiku. Tak akan pernah ada celah sedikitpun untuk nama wanita lain yang bisa masuk ke dalam hatiku, karena hanya kamu yang aku cintai dan akan selalu aku cintai. Aku juga tidak akan mungkin mencari kebahagiaan lainnya, sebab hanya kamu kebahagiaanku, Ze Aku mohon jangan minta aku untuk pergi darimu, aku mohon tetaplah bersamaku. Aku tidak bisa hidup tanpamu," ucap Daniel terdengar serak saat tangis yang mulai menguasainya berusaha di tahan olehnya.


Mencari kebahagiaanlah adalah yang yang sangat mustahil untuk Daniel lakukan. Cinta yang Daniel miliki untuk Zeline jauh lebih besar dari cinta pada dirinya sendiri. Jika saja bisa, Daniel pasti sudah menemukan wanita lain selama tiga tahun terakhir. Namun semua itu tidak akan pernah terjadi ketika hati Daniel sudah tertutup untuk siapapun kecuali Zeline. Hanya Zeline yang dia inginkan.


"Lalu apa yang kamu inginkan ? Dan apa yang akan kamu lakukan untuk kita? Untuk semua ketidakpastian ini?" tanya Zeline menatap serius pada Daniel yang begitu keras kepala.

__ADS_1


Aku akan menikahimu, kita akan menjalani kehidupan yang bahagia. Kita akan memberitahu dunia tentang hubungan kita. kalimat itulah yang ingin aku dengar darimu Niel, hanya itu. Aku mohon untuk sekali saja berikan aku jawaban yang aku inginkan itu, Niel. Aku mohon katakan padaku jika kamu akan menikahiku, itu yang aku inginkan. Tapi tetap saja itu semua tidak akan bisa aku dengar darimu, Niel. Kamu benar-benar tak bisa memberikan apa yang aku mau. Selamanya ini akan tetap jalan di tempat jika aku bertahan. Batin Zeline merasa begitu sesak. Ia ingin sekali berteriak meraung menangis, mengungkapkan kesedihan serta kekecewaannya yang teramat dalam atas sikap Daniel yang selalu mengantungnya.


"Aku ingin kita kembali bersama, aku tidak ingin kita berpisah, aku ingin kita selalu bersama selamanya karena hanya kamu yang aku inginkan," jawab Daniel dengan sangat lantang atas pertanyaan Zeline sebelumnya.


"Lantas bagaimana dengan status kita? Bagaimana denganku? Apa aku selamanya akan menjadi simpananmu? Katakan padaku! Bersama seperti apa yang kamu maksud? Bersama seperti tiga tahun terakhir?" tanya Zeline tak dapat lagi menahan air matanya untuk tidak keluar. Cairan bening itu mengalir deras di wajahnya membuat Daniel semakin hancur melihatnya, hancur melihat air mata wanita yang ia cintai keluar karena dirinya.


Daniel jatuh berlutut di kaki Zeline, mengabaikan beberapa orang yang menyaksikan hal tersebut. Meskipun Zeline membawanya bicara di tempat yang terbilang sepi, tetapi tetap akan ada orang di sana yang melihat mereka. Menyaksikan pemandangan yang mengharukan tersebut.

__ADS_1


Jika Zeline mendengar ini semua satu atau dua tahun yang lalu, jelas Zeline akan kembali lulu dan menerima Daniel. Namun hal seperti ini sudah sering terjadi dalam tiga tahun, kesempatan bukan hanya sekali Zeline berikan, tetapi Daniel tidak menggunakan kesempatan itu dengan baik. Sekarang Zeline tidak bisa lagi memberikan kesempatan untuk Daniel, kecuali Daniel mengatakan akan menikahinya, karena Zeline tidak ingin kembali terluka akan cinta yang Daniel katakan.


"Niel, dengarkan aku baik-baik. Aku adalah wanita normal sama seperti wanita lainnya. Aku punya hati dan perasaan, aku wanita normal sama seperti wanita lainnya. Aku wanita yang juga punya angan dan keinginan. Aku ingin menjalani hubungan seperti pasangan lain yanh bisa memamerkan kebahagiaan mereka. Kamu tidak tahu betapa sesak dan perih yang aku rasakan saat harus bersikap seperti tidak mengenalmu saat bertemu denhanmu. Itu sangat menyakitkan, Niel. Aku...." ucap Zeline menjeda sejenak kalimatnya saat tangis benar-benar menguasainya, bahkan untuk berucap rasanya sangat sulit, dadanya terasa begitu sesak. Ia mengambil napas panjang lalu mengembuskannya dan kembali berusaha melanjutkan ucapannya.


"Aku wanita yang ingin mempunyai status yang jelas. Sekalipun aku mencintaimu, tapi aku tidak bisa bersamamu, karena kamu tidak akan pernah bisa memberikan apa yang aku inginkan, Niel.  Aku ingin sebuah keluarga! Aku ingin menikah, aku ingin mempunyai anak, aku ingin membina rumah tangga. Aku ingin menjalani hubungan yang serius, tanpa ada kebohongan tanpa ada rahasia. Aku ingin sebuah pernikahan, aku ingin mempunyai status sebagai seorang istri, seorang ibu, seorang menantu. Dan semua itu tidak bisa aku dapatkan darimu." Zeline menyebutkan semua keinginannya pada Daniel yang terdiam mendengar semua ucapannya.


"Apa kamu bisa memberikan semua itu padaku? Tidak, Niel. Kamu tidak bisa memberikanya padaku, kamu tidak mencintaiku, Niel. Kamu hanya terobsesi padaku. Jika kamu mencintaiku, kamu tidak akan menyakitiku dengan menggantung status kita seperti ini. Kamu tidak akan bisa memberikan apa yang aku inginkan, maka dari itu aku mohon dengan sangat tolong lupakan aku! Lepaskan aku! Biarkan aku melanjutkan kehidupanku, biarkan aku tenang. Tolong jangan semakin menyiksa hatiku, Niel. Aku mohon...." Zeline menangkupkan kedua tangannya, berbicara  dengan sangat memilukan, namun juga tersirat ketegasan dari setiap ucapannya.

__ADS_1


Setelah mengatakan semua isi hatinya dan melihat Daniel yang lagi dan lagi hanya bisa terdiam tanpa memperjuangkan keinginannya.  Zeline memilih pergi dari sana, meninggalkan Daniel dalam kebungkamannya.


Kamu tidak pernah bisa, Niel.


__ADS_2