Wanita Kesayangan Tuan Daniel

Wanita Kesayangan Tuan Daniel
Membuat Heboh


__ADS_3

Pengakuan Tian membuat semua yang mendengarnya terkejut, mereka tidak menyangka jika dugaan mereka ternyata benar. Tian memproklamirkan mengenai hubungannya dengan Zeline .


Gemparlah seisi kantor, semua gosip-gosip seperti itu bertebaran dengan berbagai macam komentar, lebih banyaknya adalah komentar negatif karena mereka tidak menyukai Zeline  dan membenci wanita itu.


Mereka semua seolah benar-benar tidak percaya jika Tian menjalin hubungan dengan bawahannya, pasalnya selama ini Tian paling anti membawa sifat playboy nya ke lingkungan kantor dan para pegawainya, sehingga Tian tidak pernah terlibat skandal apapun dengan pegawainya. Tapi sekarang, dia mengumumkan jika Zeline  adalah kekasihnya.


"Masa iya sih, pak Tian pacaran sama Zeline . Dia kan gak pernah menunjukkan atau memperlihatkan di hadapan kita semua, seperti apa playboy nya dia. Sebab di luaran sana banyak sekali wanita yang menjadi korban PHP pak Tian. Jadi aku tidak percaya dengan semua ini. Pasti ada sesuatu yang memang disembunyikan oleh mereka berdua." Komentar dari pegawainya Tian, yang sudah lama kerja dibawah pimpinannya. Jadi tahu betul sekali tentang seperti apa sifat atasnya itu.


"Iya, kau benar. Aku juga tidak percaya, tapi pak Tian sendiri yang mengatakan jika Zeline  adalah kekasihnya. Masa dia bohong, kan tidak mungkin."komentar yang lainnya, antara percaya dan tidak atas kabar yang baru saja disampaikan oleh Tian.


Tian nampak masih memperhatikan semua pegawainya, termasuk mereka yang tadi sempat menyudutkan Zeline . Maka Tian harus memberi ultimatum pada mereka semua agar tidak lagi berbuat seenaknya pada Zeline .

__ADS_1


"Aku peringatkan kepada kalian semua, jangan pernah mengganggu dan mengusik Zeline . Jika sampai kalian berani, maka aku akan memberi hukuman pada kalian semua, tidak terkecuali. Ini adalah peringatan untuk siapapun yang ada di kantor ini. Kalian paham!" Dengan tegas dan kekuasaan, Tian mengancam siapapun agar jangan berani melanggar apa yang baru saja dikatakan oleh Tian.


"Pa ….paham, pak." Jawab mereka semua terbata-bata.


Tian mendekati Zeline  dan mengelus kepalanya, lalu tersenyum seolah mengatakan semuanya baik-baik. Setelah itu Tian kembali ke ruang kerjanya.


Zeline  balas mengangguk dan tersenyum juga, dia merasa lega karena Tian sudah membungkam mulut mereka semua. Sehingga tidak ada lagi yang akan berani mengusiknya, jadi Zeline  bisa dengan tenang menyelesaikan pekerjaannya. Tanpa ada lagi orang yang mengganggu.


Tapi dari tempatnya, Hanum menatap ke arah Zeline . Seolah menuntut penjelasan, mengenai kehebohan hari ini. Hanum merasa jika Zeline  menyembunyikan sesuatu darinya.


Zeline  mengirim pesan pada Shanum, karena hanya wanita itu orang yang Zeline  percaya.

__ADS_1


'oke' balas Hanum, dia kembali fokus pada pekerjaannya.


Huru-hara tadi pagi sudah mulai reda, meski masih ada bisikan dari mereka yang tidak menyukai Zeline. Tapi sama Zeline sama sekali tidak di tanggapi. Dia hanya fokus pada pekerjaannya, Zeline sudah menduga jika kekacauan ini pasti akan terjadi. Semua sudah terlanjur dan sandiwara ini akan terus berlanjut sampai nanti Zeline benar-benar bisa hidup tenang tanpa gangguan dari Daniel.


Jam makan siang sudah tiba, seperti pesan yang tadi pagi dikirim Zeline pada Hanum. Keduanya bertemu di tempat parkir dan sama-sama pergi untuk makan siang di luar. Hanum menahan untuk tidak bertanya apapun mengenai kejadian tadi pagi.


Sesampainya di tempat yang mereka tuju, Zeline memesan makanan begitu juga dengan Hanum. Sambil menunggu pesanan mereka datang, Hanum membuka percakapan karena dia sudah tidak sabar lagi ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.


"Katakan padaku sekarang juga, Zeline. Apa yang sebenarnya terjadi padamu? Kenapa tiba-tiba pak Tian mengumumkan jika kau adalah kekasihnya? Jangan buat aku bingung karena yang aku tahu kau masih berhubungan dengan Daniel." Hanum gemas karena sejak pagi dia tidak sabar atas kekacauan yang dibuat oleh temannya dan juga atasanya.


Zeline terlihat menghela nafas panjang, seolah ada beban berat yang sedang dia tanggung. Bahkan, wajah Zeline seperti banyak tekanan.

__ADS_1


"Maafkan, aku. Shanum. Karena sudah membuat kekacauan, dan juga membuat kau cemas. Yang terjadi pagi tadi hanyalah sebuah sandiwara yang sedang aku mainkan dengan pak Tian. Beberapa hari lalu, ketika aku makan siang dengannya. Ada seorang wanita yang menghampiriku dan mengajakku bicara, aku mengira kedatangannya menolongku dari Pak Tian yang terus saja berusaha untuk mendekatiku. Tapi ternyata wanita itu memperkenalkan diri sebagai calon istrinya Daniel, semula Aku tidak percaya dan hanya tertawa menanggapi ucapannya itu. Kemudian dia memberikan selembar kertas dan itu adalah undangan pernikahan atas nama wanita itu dan juga, tidak mungkin ada nama lengkap dengan dua orang yang berbeda, aku terkejut dan syok sekali. Bagaimana mungkin bisa Daniel akan menikah dengan Rihana sedangkan dia sendiri sudah menyiapkan pernikahannya denganku." 


"Aku hancur, Hanum. Dia setelah menghianatiku, menjadikan aku sebagai tempat persinggahannya saja lalu dia memilih wanita lain yang akan dinikahinya. Alasan Daniel kembali ke Jakarta karena ada proyek yang harus dia selesaikan, itu hanyalah sebuah kamuflase untuk menutupi kebohongannya." Zeline menceritakan semua kejadiannya pada Hanum.


__ADS_2