
Mengejar kembali kekasihnya adalah tujuan Daniel, tapi beberapa hari yang lalu Daniel harus menunda terlebih dahulu niatnya, saat dia yang baru saja akan terbang ke Sumatera mendapat kabar jika ibunya masuk rumah sakit.
Sekarang, setelah ibunya sudah diperbolehkan pulang, Daniel tidak menunda lagi untuk kembali terbang ke kota tempat Zeline berada, mengejar wanita yang tak dapat membuat hidupnya tenang jika tanpa kehadirannya itu.
Kecewa? Sudah pasti Daniel merasa kecewa saat ternyata kekhawatiran kepada ibunya adalah sebuah jebakan. Keluarganya dengan sengaja bersandiwara agar bisa menghentikan Daniel menemui Zeline. Daniel sadar betul jika kedua orang tuanya selalu mengawasi pergerakan Daniel begitupun Zeline. Keduanya pasti sudah tahu tentang keretakan hubungan Daniel dan Zeline untuk itu mereka berusaha menahan Daniel untuk tidak menemui Zeline agar hubungan yang retak itu semakin hancur.
Daniel menyesali kebodohannya dimana ia yang berpikir menghindar dari Zaline dapat memberikan Zeline waktu untuk menenangkan diri, justru ternyata membuat Zeline semakin ingin berpisah darinya. Daniel juga menyesali kecerobohannya yang memutuskan akan ke Sumatera meminta seseorang memesankan tiket pesawat. Harusnya ia sadar jika tidak semua orang begitu patuh padanya, sebagian dari orang suruhannya juga merupakan bawahan Eric Sanders yang pastinya akan melaporkan apa saja yang akan dilakukan Daniel. Seperti penerbanganya yang gagal karena keluarganya sudah mengetahui rencananya dan mencegahnya dengan sebuah sandiwara.
"Apa? Kenapa tidak ada yang memberitahuku? Apa kalian tidak bisa bekerja dengan benar? Hanya mengawasi pergerakan Daniel saja kalian tidak bisa. Lalu apa gunanya aku membayar kalian semua?" bentak Eric dengan teriakannya yang menggelegar saat mendapat kabar jika Daniel sudah terbang ke Sumatera.
"Maafkan kami, Tuan. Kami sama sekali tidak tau perihal kepergian tuan Daniel. Tuan Daniel pergi kemarin tepat setelah Nyonya keluar dari rumah sakit. Tuan Daniel menyembunyikan semua data kepergianya, semua juga tau jika tuan Daniel sangat handal dalam hal menyembunyikan dan mencari tau info yang tidak mungkin orang lain tau. Tidak ada yang bisa meragukan hacker terbaik sepertinya," ucap pria yang ada di depan Eric membuat Eric kesal mendengarnya, karena semua yang dikatakan pria itu benar. Selain sebagai pimpinan di Sanders Group, sangat sedikit yang tahu jika Daniel adalah salah satu hacker terbaik dunia.
"Percuma saja kita melakukan semua ini jika pada akhirnya dia juga tetap kembali menemui wanita itu. Sihir apa yang ****** kecil itu gunakan hingga Daniel begitu mencintainya?" kesal Eric mengumpat.
__ADS_1
"Aku pikir, mungkin Daniel sudah tau jika sebelumnya kita sengaja menghalanginya dengan keadaanku. Dia tau kalau itu semua rencana kita. Jadi, dia berpikir untuk pergi tanpa ada satu orangpun yang tau kepergianya agar tidak ada yang bisa menghalangi termasuk kita," sahut Ami yang sedari tadi diam memikirkan apa yang sudah terjadi.
"Jika terus seperti ini, sepertinya aku harus turun tangan sendiri menemui wanita itu. Aku harus membuat wanita itu sadar posisinya dan siapa dia," ujar Ami mengepalkan kedua tanganya karena kesal.
"Bertindak seperti itu hanya akan membuat Daniel menantang kita. Kita sudah membuat kesepakatan dengan nya untuk tidak mengusik wanita itu, sudah cukup bagus jika Daniel mau mengikuti syarat yang kita ajukan untuk merahasiakan hubungan mereka. Jangan bertindak gegabah jika tidak ingin Daniel semakin jauh dari kita," jawab Eric menanggapi apa yang Ami katakan.
"Baiklah, yang kamu katakan benar. Merahasiakan hubungan mereka pastinya akan membuat wanita itu lelah dan mundur dengan sendirinya, kita hanya perlu menunggu saat di mana wanita itu sendiri yang benar-benar memilih pergi dari kehidupan Daniel. Jika kita tidak bisa membuat Daniel meninggalkan wanita itu, maka wanita itu yang harus meninggalkan Daniel," ujar Ami tersenyum memikirkan rencana awal mereka membuat kesepakatan dengan Daniel.
***
Perasaan gugup, takut, gerogi serta debaran jantung yang berdebar kencang, membuat Daniel merasa seperti saat pertama kali ia mendekati Zeline. Sepanjang perjalanan Daniel terus memikirkan apa yang akan terjadi nanti? Bagaimana caranya membujuk Zeline? Bagaimana caranya meyakinkan Zeline jika ia bersungguh-sungguh pada Zeline? Dan bagaimana caranya agar Zeline mau kembali padanya?
Daniel sangat menyesali keputusannya sebelumnya, dimana memilih untuk pergi memberikan waktu untuk Zeline hingga akhirnya beberapa minggu dia tak dapat mendengar kabar Zeline, suaranya, wajah cantiknya, dan lebih buruknya lagi, Zeline justru mengembalikan semua barang yang pernah Daniel berikan.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, mobil yang membawanya tiba di parkiran gedung yang cukup tinggi yang menjadi tujuanya tersebut. Gedung yang Daniel bangun tiga tahun yang lalu dengan beberapa unit apartemen sebagai hadiah serta penghasilan tambahan untuk Zeline. Sebab selama mereka berpacaran, Daniel tidak pernah mengizinkan Zeline bekerja. Semua yang Zeline butuhkan menjadi tanggung jawabnya. Daniel langsung turun dari mobil dan bergegas naik ke atas menuju lantai enam gedung tersebut di mana kekasihnya berada.
Rasa cemas semakin menyelimuti Daniel saat dia yang sudah berulang kali menekan bel, tapi tak mendapat tanggapan sama sekali. Daniel yang tau sandi Apartemen tersebut memilih masuk dengan sendirinya.
Sunyi, sepi. Itulah yang Daniel rasakan saat dia telah masuk ke dalam Apartement yang ditempati oleh kekasihnya. Tak ada sedikitpun tanda-tanda kehidupan disana. Tempat itu terlihat seperti hunian yang sudah kehilangan pemiliknya dan itu membuat Daniel merasakan nyeri di hatinya memikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi.
Zeline dimana? Batinnya bertanya-tanya.
Daniel masuk ke dalam kamar, disana pun tak terlihat tanda-tanda kehidupan. Dengan langkah gontainya ia melangkah menuju lemari berharap di dalam lemari masih terdapat pakaian Zeline yang artinya Zeline masih di sana, tetapi harapan Daniel membuatnya kecewa saat lemari tersebut terlihat kosong dan benar-benar menjadi pembuktian jika Zeline sudah tidak menempati apartemen tersebut lagi.
"Sayang, kamu dimana?" gumamnya mengusap kasar wajahnya jatuh merosot terduduk di lantai.
Untuk seorang Daniel Sanders, mencari keberadaan Zeline bukanlah hal yang sulit, dalam sekejap ia dapat menemukan Zeline. Namun, yang membuatnya merasa sulit adalah saat menyadari jika Zeline benar-benar memutuskan untuk menjauh darinya, memutuskan untuk melepaskan diri darinya, itulah yang menjadi hal tersulit bagi Daniel.
__ADS_1
Daniel diselimuti kesedihan juga kebingungan. Apa yang harus ia lakukan? Jika berkata jujur pada Zeline mengenai kedua orang tuanya yang tidak merestui hubungan mereka, maka bisa ia pastikan jika Zeline akan semakin menjauh darinya. Namun, jika dia diam saja, Zeline juga akan merasa jika cintanya hanya sebuah permainan.
Pria yang terlihat tak punya semangat hidup itu, memilih untuk mencari hotel terdekat dan menginap disana. Ia akan beristirahat sejenak mencoba menenangkan pikirannya sebelum melacak keberadaan Zeline dan memulai misinya untuk mendapatkan kembali cinta Zeline. Apapun hasilnya dan bagaimanapun sulitnya perjuangan Daniel mendapatkan kembali cinta Zeline, dia akan tetap mengejar Zeline. dia tidak akan pernah melepaskan Zeline, wanita yang sudah sepenuhnya menempati hatinya. Merelakan Zeline pergi dari hidupnya sama saja dengan dia mengakhiri hidupnya sendiri.