Wanita Kesayangan Tuan Daniel

Wanita Kesayangan Tuan Daniel
Setia Hanya Pada Zeline


__ADS_3

Hampir satu jam berlalu dan Daniel masih setia berada di sana. Sudah tak terhitung banyaknya wanita yang coba merayu Daniel, sejak dia berada di sana, tetapi tak ada satupun yang dapat mencuri perhatiannya apalagi berhasil merayunya.


Seperti yang dikatakan jika Daniel sama sekali tidak tertarik dengan siapapun kecuali Zeline, benar adanya. Sekali pun wanita datang dengan tubuh telaanjang mendekat padanya, Daniel sama sekali tidak akan tergoda, senjatanya pun seakan sepakat dengan tuannya untuk tidak tergoda dengan siapapun. Hal itu juga yang membuat Daniel layak disebut sebagai pria yang setia pada pasangannya. Tak hanya bisa menjaga nafsu, Daniel bahkan menjaga dengan baik pandangan dan hatinya.


Meski pun Daniel juga tidak bisa dikatakan sebagai pria yang bersih, sebab sebelum mengenal Zeline, Daniel pernah meniduri beberapa wanita jika dia merasa membutuhkannya. Namun semua berubah setelah mengenal Zeline, wanita pertama yang berhasil membuat Daniel mengerti artinya cinta. Selain saat melihat tubuh Zeline, tidak akan ada wanita yang dapat membuat senjatanya bereaksi dan itu juga yang selama ini menjadi keutuhan hubungan mereka karena Daniel adalah sosok yang sangat setia pada pasangan dan bisa menjaga kepercayaan begitu pun Zeline.


Keduanya benar-benar serasi sebagai pasangan, tetapi restu orang tualah yang menjadi penghalang terbesar untuk mereka untuk bisa bersama.


Daniel yang tengah asik meracau, sembari terus meneguk minumannya sama sekali tidak menyadari jika dari kejauhan, seorang wanita menatap Daniel dengan penuh minat, seolah Daniel adalah hidangan yang begitu lezat. Target yang dianggap sebagai sesuatu yang sangat bagus.


Gadis yang bekerja di kelab malam itu sudah cukup memperhatikan Daniel dan bisa menyimpulkan jika Daniel bukan orang biasa. Dari ujung kaki sampai kepala terlihat semua yang Daniel kenakan merupakan barang-barang mahal. Wanita itu tersenyum memikirkan ide yang ada di kepalanya.

__ADS_1


"Aku tidak akan membiarkan ikan besar sepertimu lepas. Kau akan menjadi milikku," gumam wanita itu dengan begitu percaya diri.


Wanita yang mengenakan pakaian ketat berwarna hitam itu memanggil pria yang sedari tadi menuangkan minuman untuk Daniel, dengan gerakan tangannya. Meminta pelayan itu memberikan minuman obat perangsang ke dalam minuman Daniel.


Wanita itu tersenyum senang, hanya dengan beberapa lembar uang pecahan seratus ribu, pelayan itu dengan cepat menyetujui perintahnya. Angannya melayang membayangkan tubuh kekar yang ada di balik pakaian yang di gunakan Daniel, membayangkan bagaimana bentuk senjata Daniel yang siap untuk di hisap dan dijilati olehnya, membayangkan betapa sesak, terasa penuh dan nikmatnya saat senjata Daniel berada di dalam miliknya.


Membayangkannya saja sudah membuat wanita melayang, dan terasa basah pada bagian intinya, wanita itu benar-benar ingin merasakan berada dalam kukungan Daniel, pria tampan yang mencuri banyak perhatian di sana.


"Sial...!" pekik wanita itu merasa amat kesal saat melihat seorang pria yang tidak di kenalnya lebih dulu menghampiri Daniel.


"Siapa pria itu? Dia akan menggagalkan rencana ku jika seperti ni," ucapnya mempercepat langkahnya menuju Daniel yang sudah di temani oleh seorang pria tampan lainnya.

__ADS_1


"Permisi Tuan, saya mengenalnya. Sepertinya ada seseorang yang memberikannya obat perangsang," ujar wanita itu bersandiwara saat melihat Daniel mulai bereaksi, Daniel mulai terlihat begitu gelisah persis seperti orang yang tengah bergairah dan itu membuat wanita itu semakin panas.


Wanita yang mencoba menjebak Daniel berpikir keras agar dapat membawa Daniel ke ranjangnya, tetapi bagaimana caranya menyingkirkan pria yang berusaha menyadarkan Daniel.


"Tuan, bawa saja dia ke tempatku. Aku akan menjaganya, aku mengenal dekat dia," ucap wanita itu lagi memberikan tawaran pada pria yang langsung menatap tajam padanya.


Wanita itu berusaha terlihat tenang saat tatapan pria yang menjadi lawan bicaranya begitu tajam menatapnya.


"Saya tidak mengenal Anda, jadi bagaimana mungkin Daniel mengenal Anda. Jangan coba  bermain-main denganku. Menyingkir dari hadapanku!" bentak Nick membawa Daniel yang terus saja meracau menyebut nama Zeline, membawanya keluar dari sana.


"Sialan, dasar berengseek...!" maki wanita itu benar-benar merasa kesal saat dia gagal mendapatkan makanan besar.

__ADS_1


__ADS_2