Wanita Kesayangan Tuan Daniel

Wanita Kesayangan Tuan Daniel
Kenapa Begitu Sulit Untuk Bisa Bersamamu?


__ADS_3

Daniel tersadar dari lamunannya saat ponselnya lagi-lagi berdering. Daniel yang sadar jika bukan Zeline yang menghubunginya, memilih kembali mengabaikan ponselnya. Karena saat ini Daniel tidak ingin berbicara dengan siapapun, kecuali Zeline, hanya Zeline yang Daniel inginkan.


"Tuan. Kita akan ke mana?" tanya supir taksi yang sedari tadi hanya bisa diam menuruti apapun yang Daniel perintahkan.


Terhitung sudah dua jam Daniel menggunakan taksinya dan sampai saat ini belum juga ada kepastian akan tujuan Daniel, membuat supir taksi itu akhirnya bertanya.


"Antarkan aku ke tempat hiburan terbaik yang ada di kota ini!" titah Daniel tanpa mengalihkan pandangannya yang masih menatap keluar jendela mobil.


Mobil kembali melaju menuju tempat yang Daniel inginkan, beberapa belas menit kemudian, taksi yang Daniel tumpangi tiba di tujuan. Daniel memberikan uang dengan jumlah yang pastinya lebih dari tarif yang harus Daniel keluarkan, membuat pria yang sedari tadi dengan sabar menemani Daniel mengucapkan banyak terima kasih pada Daniel yang sudah turun dari mobilnya.


Tampan dan terlihat mapan, tetapi wajah galau dari Daniel terlihat jelas. Kehadiran Daniel di tempat yang pertama kali dia datangi di sana itu membuat tatapan banyak orang tertuju padanya, terutama kaum wanita yang bergerak seperti cacing kepanasan melihat kehadiran Daniel.

__ADS_1


"Luar biasa. Tampan sekali pria itu. Siapa dia?"


Itulah salah satunya pertanyaan yang ada di benak orang-orang yang melihat Daniel.


Daniel mengabaikan semua orang yang coba menyapanya, tujuan Daniel adalah meja bar dan memesan minuman sebagai temannya di sana.


Daniel masih saja diam tak menghiraukan keadaan sekitarnya kecuali minuman yang ada di depannya, pikiran Daniel yang tengah kalut semakin menjadi kalut saat ucapan kedua orang tuanya dan ucapan Zeline terngiang-ngiang di telinganya.


Restu yang tidak Daniel dapatkan dari kedua orang tuanya serta keinginan orang tuanya yang meminta Daniel untuk selalu menjadikan Zeline sebagai simpanan bertolak belakang dengan apa yang Zeline inginkan. Daniel mencintai kedua orang tuanya dan juga mencinta Zeline. Daniel tidak ingin kehilangan salah satu dari mereka, karena itu Daniel masih saja berusaha berjuang mendapatkan restu dari orang tuanya selama tiga tahun terakhir.


Daniel bisa saja menuruti keinginan orang tuanya untuk menikahi Rihanna, agar dapat menikahi Zeline setelah itu. Daniel pikir setelah itu dia bisa menjadikan Zeline sebagai prioritas utamanya sekalipun Zeline hanya sebagai istri sirinya. Namun, membayangkan jika suatu hari nanti semua itu terungkap, Daniel sadar jika Zeline akan sangat kecewa padanya, dan Daniel tidak ingin itu semua terjadi.

__ADS_1


Berbagai cara sudah Daniel lakukan agar kedua orang tuanya mau memberikan restu untuk mereka dan menerima Zeline. Namun, kedua orang tuanya tetap saja tidak menyukai Zeline.


Selama ini Daniel merasa sangat beruntung menemukan wanita yang jauh berbeda dari wanita lain yang pernah Daniel kenal. Sosok Zeline benar-benar istimewa di matanya. Gadis cantik yang benar-benar tulus dalam semua hal. Tidak pernah sekalipun Daniel menemukan keburukan dari diri Zeline, selain karena cinta membuatnya buta, tetapi memang karena Zeline teramat sempurna baginya.


Jika selama ini Daniel sangat bersyukur dengan semua sikap dan sifat Zeline. Sekarang Daniel justru berharap jika Zeline dapat menjadi seperti wanita lainnya. Wanita yang tamak, licik, menggilai uang dan menganggap pria hanya sebagai mesin pembari uang.


Jika saja Zeline seperti itu, maka Daniel siap bekerja keras seumur hidupnya hanya agar dapat memenuhi semua keinginan Zeline asalkan Zeline tetap bersamanya, tetapi pada kenyataannya Zeline bukanlah wanita seperti itu. Zeline bukan wanita penggila uang.


Kekuasaan dan uang tidak dapat membeli apa yang Zeline inginkan, dan itulah salah satu masalah terbesar dalam hidup Daniel. Keluarga, pernikahan, dan hidup bahagia, itu menjadi keinginan Zeline, tetapi Daniel tidak bisa memberikan semua itu.


Daniel benar-benar merasa frustasi akan masalah yang menimpanya. Sekeras apapun Daniel berpikir untuk mencari cara agar Zeline kembali padanya, tetap saja jawabannya hanya satu, Zeline ingin kepastian dalam hubungan mereka. Hal yang belum bisa Daniel berikan.

__ADS_1


Daniel sangat menghormati kedua orang tuanya. Kasih sayang dan semua hal yang terbaik yang selama ini Daniel dapatkan dari orang tuanya membuat Daniel lemah. Daniel tidak ingin menjadi anak durhaka, tetapi Daniel juga tidak ingin kehilangan Zeline, karena kehilangan Zeline sama saja artinya dengan kehilangan nyawanya.


"Kenapa begitu sulit untuk kita bersama, Ze? Kenapa takdir begitu kejam pada kita? Kenapa sulit sekali untuk mencintaimu dan menjadikanmu seutuhnya milikku? Apalagi yang harus aku lakukan, Tuhan?" gumam Daniel terus meneguk minumannya.


__ADS_2