
Keanehan yang terjadi pada Zeline yang tiba-tiba memutuskan hubungan secara sepihak membuat Daniel kalang kabut, dia menjadi panik karena Zeline langsung memutuskan sambungan telepon tanpa memberikan Daniel kesempatan untuk bicara. Masalah seperti ini tidak bisa Daniel hadapi seorang diri dan dia membutuhkan bantuan Nick untuk sedikit memberinya masukan ataupun saran apa yang harus dilakukan Daniel saat ini?.
Jika sebelum-sebelumnya Nick pernah mengingatkannya agar jangan melakukan hal ini karena dikhawatirkan Zeline mengetahui rencana pernikahan Daniel dengan Rihanna, tapi yang terjadi hari ini membuat Daniel mulai berprasangka jika Zeline mengetahui sesuatu yang sengaja dirahasiakan dari Daniel.
"Dugaanku pasti tidak salah lagi, Zeline sedang menyembunyikan sesuatu sehingga tiba-tiba dia memutuskan hubungan tanpa memberiku kesempatan untuk bicara ataupun menolaknya, bahkan tadi terdengar dari suara Zeline dia seperti baru saja menangis. Dan aku tidak bisa dibohongi seperti itu." Daniel bergegas keluar dari ruang kerjanya untuk menemui Nick, menceritakan pada sahabatnya mengenai permasalahan ini.
Daniel meminta kepada Nick untuk bicara empat mata dengannya, karena masalah ini hanya Nick yang tahu. Sejak awal ketika Daniel berencana menerima permintaan kedua orang tuanya mengenai pernikahannya dengan Rihanna, dan setelah itu Daniel akan menikah dengan Zeline . Hanya kepada Nick, Daniel menceritakan tentang rencananya tersebut.
"Ada apa, Daniel? Sepertinya kau sedang ada masalah besar? Wajahmu panik begitu, ceritalah." Nick bisa membaca wajah Daniel yang memang terlihat sangat panik dan juga cemas.
Sebagai sahabat yang sudah lama menjalin pertemanan dengan Daniel, tentu saja Nick sangat hafal sekali ketika Daniel sedang ada masalah ataupun sedang merasa galau.
"Baru saja aku menghubungi Zeline , aku merasa ada sesuatu yang dia sembunyikan dariku. Tidak biasanya Zeline mengabaikan telepon dariku, sampai aku harus beberapa kali menghubunginya dan barulah setelah cukup lama Zeline mengangkat teleponku, dia tertawa samar dan aku tahu itu bukanlah Zeline yang aku kenal. Kemudian secara tiba-tiba tanpa ada masalah apapun di antara aku dan dia, Zeline memutuskan hubungan dan mengatakan jika dia tidak ingin melanjutkan hubungan ini lagi. Lalu dia memutuskan sambungan telepon dan sekarang ponselnya tidak aktif lagi." Daniel menceritakan kepada Nick tentang apa yang terjadi antara dirinya dan juga Zeline .
__ADS_1
Nick menyimak dan mendengarkan cerita dari Daniel yang memang seperti ada yang tidak beres pada Zeline , tapi Nick tidak ingin berspekulasi sebelum dia mendapatkan jawabannya dari Daniel sendiri.
"Lalu sekarang apa yang kau pikirkan mengenai perubahan sikap Zeline yang tiba-tiba tidak seperti biasa saja? Bahkan secara mendadak dia menyudahi hubungan kalian, bukankah kau bilang jika akan menikahi Zeline setelah kau menikahi Rihanna? Seharusnya hal itu tidak membuat Zeline memutuskan hubungannya denganmu hari ini, ini sungguh sangat aneh sekali Daniel." Nick mulai berpikir jika Zeline memutuskan hubungan ini karena dia sudah mendengar mengenai kabar pernikahan Daniel dengan Rihanna.
"Aku juga berpikir demikian, Nick. Aku mulai berprasangka dan menduga-duga jika Zeline mengetahui sesuatu mengenai rencana orang tuaku yang akan menikahkanku dengan Rihanna, karena tidak mungkin dia memutuskan hubungan ini secara mendadak jika tidak ada hal yang memang mendesaknya harus melepaskanku." Daniel juga menyampaikan prasangka buruknya kepada Nick, mengenai kemungkinan jika Zeline memang sudah mengetahui semuanya.
"Terus sekarang kau mau berbuat apa?" Nick juga ikut panik dan mencemaskan masalah ini.
"Aku harus terbang ke Sumatera hari ini juga, untuk menemui Zeline dan meminta penjelasannya mengenai keputusan dia yang memutuskan hubungan ini." Sambung Daniel dan dia memang berencana akan menemui Zeline hari ini juga.
Siang itu juga Daniel pulang ke rumahnya terlebih dulu, dan mengatakan kepada orang tuanya jika dia harus menemui Zeline hari ini juga.
"Mau apa kau menemuinya lagi? Bukankah nanti juga kau akan ke sana untuk menikahinya? Lebih baik kau diam saja di rumah karena hari pernikahanmu dengan Rihana semakin dekat." Ibunya Daniel berusaha mencegah dan melarang agar Daniel tidak pergi ke Sumatera menemui Zeline.
__ADS_1
Hal tersebut membuat Daniel semakin curiga, tapi dia tetap memaksa untuk pergi ke Sumatera dan menyelesaikan permasalahannya dengan Zeline .
Masih di rumahnya Zeline, dia harus secepatnya mempunyai cara agar hubungannya dengan Daniel benar-benar berakhir. Saat ini hanya ada satu cara yang bisa Zeline lakukan agar Daniel pergi dari kehidupannya dan pria itu tidak lagi menyakiti hatinya.
"Maaf, karena kau harus berada dalam masalah ini. Aku mau menyampaikan sesuatu padamu, apakah kau mau membantuku?"
Zeline tidak punya pilihan lain meskipun dia sendiri tahu jika Tian adalah lelaki Playboy, tapi saat ini hanya Tian yang bisa membantunya untuk menyelesaikan permasalahannya dengan Daniel.
Rencana ini juga sangat mendadak sekali, karena Zeline sudah tahu jika Daniel pasti akan datang untuk menemuinya lagi dan meminta penjelasan atas keputusan Zeline yang sudah memilih mengakhiri hubungannya dengan Daniel.
Jadi untuk itulah Zeline harus secepatnya menemukan ide dan orang yang bisa membantunya hanyalah Tian.
"Apa yang bisa aku bantu? Selama aku masih mampu tentu saja aku pasti akan membantumu." Tian merasa penasaran sekali karena Zeline ternyata membutuhkan bantuannya.
__ADS_1
Baru kali ini Zeline bersikap ramah pada Tian, kejadian hari ini membuat wanita itu seketika berubah tidak lagi cuek dan acuh berhadapan dengan Tian. Sehingga hal tersebut tentu saja membuat Tian senang dan dia tidak perlu lagi berusaha untuk meyakinkan Zeline dan berpura-pura ramah pada wanita itu lagi.
"Jadilah pasanganku," pinta Zeline mengejutkan Tian.