War In Solitude

War In Solitude
Chapter 17. Mari Berlatih


__ADS_3

Aoki ingin sekali bertarung melawan Lucas dan dia akan berbicara mengenai rencana perang nanti dengan nya, Aoki pun pergi ke tempat latihan dengan Angel yang menemani nya


"Angel aku akan melawan Lucas di pertandingan melawan sodara, Tolong temani aku berlatih supaya bisa sekuat dulu lagi, Aku sudah berbaring di atas ranjang cukup lama dan mungkin skill bertarung ku sudah tidak sehebat dulu"


"Baiklah saya akan menemani mu suami ku" Angel tersenyum kepada Aoki


Setelah sampai di tempat latihan Aoki baru ingat setelah bangun dari koma nya Aoki belum pernah sekalipun melihat pedang nya


"Oh iya aku baru ingat, Aku belum pernah melihat pedangku sebelum nya, Apakah kamu tau pedangku di mana Angel?"


"Di situ tempat pedang mu berada"


Angel menunjuk salah satu sudut ruangan tapi Aoki heran di sudut ruangan yang Angel tunjuk tidak ada Apa-apa hanya tembok kosong


"Di mana?" Aoki melihat Ke kanan dan ke kiri dan tidak melihat Apa-apa


"Sini ikut aku" Angel menarik tangan Aoki


Ternyata di sudut ruang tersebut ada tombol dan fungsi tombol tersebut adalah untuk mengeluarkan pedang yang ada di dalam tanah


"Wah keren banget di sini ada tombol yang seperti itu ya" Aoki kagum melihat nya


"Hah apa maksudmu, Kau lupa?"


"Dia belum tau kalo aku bukan Aoki yang dulu dia kenal ( Benak Aoki )"


"Itu pedang anda silahkan ambil"


Aoki langsung mengambil pedang nya, Tapi pedang itu sangatlah berat entah Aoki yang baru tidak memiliki kekuatan apa emang dia sadar kalo pedang itu sangatlah berat untuk di angkat


"Kenapa Aoki?" Tanya Angel


"Hmm pedang ini sangat berat" Ekspresi Aoki mengangkat pedang itu seperti orang buang air besar


"Apakah seberat itu?" Angel bertanya lagi


"Diam aku berusaha fokus untuk mengangkat nya, Hhmmm"


"huft huft ini sangatlah berat"


"Sini biarkan aku mencoba"


Angel berusaha mengangkat pedang itu tapi bukan nya terangkat malahan Angel tidak bisa mengangkat pedang itu satu senti pun dari tanah


"Sudah ku bilang, Itu tidak semudah yang kau bayangkan"


"Jadi gimana kita latihan nya suami ku?"

__ADS_1


Aoki berusaha berfikir, Setalah lama berfikir dia menemukan ide yang bagus, Angel pernah bilang kalo dia suka berlatih dulu ketika Aoki tidak ada dan Aoki berencana meminjam senjata yang Angel gunakan dulu


"Aku punya ide, Kamu dulu kan pernah berlatih pedang, Boleh aku pinjem"


Dengan rasa malu dan menyesal Angel pun berkata.....


"Pedang ku kayu dan sekarang sudah patah hehe"


"Hm bagaimana aku bisa seperti dulu kalo pedang mu yang akan ku pinjem adalah sebuah kayu di tambah lagi pedang itu sudah patah dan entah kemana sekarang"


"Bagaimana aku akan BERLATIHH!!!" Aoki memegang kepala karna pusing memikirkan gimana dia akan berlatih


Tiba-tiba saja Catalika muncul dari belakang yang mengagetkan Aoki dan Angel, Catalika langsung melemparkan pedang nya seraya meminjamkan pedang tersebut untuk latihan Aoki dan Angel


"Kalian sedang apa berdua di sini, Ini aku pinjamkan pedangku pada mu"


Aoki langsung menangkap pedang yang di berikan Catalika pada nya, Aoki terkejut karna pedang Catalika sangatlah ringan bahkan pedang ini ringan seperti pedang mainan


"Wow apakah benar ini pedang sungguhan, Ini sih seperti mainan sangat ringan"


"Jangan di rusak itu sangat berharga buat ku, Mengerti!"


Pedang itu dia dapat dari orang yang dia sayangi saat dulu, Karna konflik negara Catalika harus membunuh nya karna negara Catalika dan negara dia memiliki konflik berkepanjangan dan Catalika bersumpah akan menjaga pedang itu sampe dia mati


"Kenapa kau kasih pedang mu, Kalo emang pedang ini sangat berarti buat mu?" Tanya Aoki


"Jika kau tidak mau maka kembalikan pedang itu padaku" Jawaban singkat dari Catalika


"Hehe aku tadi cuma bercanda kok, Serius bercanda"


Aoki tidak mau Bertele-tele dan langsung memulai latihan, Sekitar 2 jam Aoki berlatih tapi latihan itu tidak akan bisa mengalahkan Lucas yang sangat kuat, Aoki ingin tau sekuat apa diri nya yang dulu


"Aarrgggghhhh, Aku-Harus-Bisa-Mengalahkan-Lucas" Cuma itu yang Aoki katakan ketika berlatih


Catalika bosen melihat Aoki yang dari tadi mengoceh ingin mengalahkan Lucas tapi Aoki belum sekalipun mengeluarkan skill nya


"Anda lupa apa emang tidak tau sih" Ujar Catalika


"Hah? Lupa atau tidak tau, Apa maksud nya" Jawab Aoki


"Kayak nya emang anda sudah lupa, Kita ini dewa pasti nya kita bisa mengeluarkan skill"


"Hah skill? Apaan sih dunia ini, Ini dunia apa game dunia virtual" Benak Aoki


"Sini kan pedang nya biar ku tunjukan skill yang kumiliki"


PANDER WOLF

__ADS_1


"Apa yang terjadi, Tidak terjadi apapun" Aoki kebingungan


"Perhatikan pilar di depan"


SLIINGG!!! Pilar yang Aoki lihat terbelah menjadi dunia tanpa ada nya suara bisik dari terbelah nya pilar itu


"Ini pake lah pedang ku dan aku akan memakai pedang mu"


"Itu pedang sangat....."


Belum selesai berbicara Catalika dengan mudah mengangkat pedang itu seperti mengangkat pedang biasa


"Ini sangatlah ringan buat ku"


"Ayo kita mulai berlatih" Lanjut Catalika


Hari sudah mulai sore, Aoki juga sudah mulai kelelahan dan tidak sanggup melanjutkan latihan ini,Akhir nya latihan selesai


"Baiklah sampai sini dulu kita latihan, Maafkan aku adik ku, Aku terlalu keras melatih mu"


Aoki dengan semangat berterimakasih pada Catalika yang sudah mau membantu nya berlatih hari ini dan Aoki akan terus berusaha berlatih mulai dari sekarang yang di mulai dengan mengangkat pedang nya


"Terima kasih kak, Aku akan terus berlatih mulai hari ini dan seterus nya"


"Baguslah, Jangan lupa selesai mandi dan istirahat kita akan makan malam di ruangan tengah" Catalika langsung meninggalkan Aoki dan Angel


Aoki juga kembali ke kastil barengan dengan Angel mereka berdua beristirahat dan langsung Bersiap-siap untuk makan malam nanti


Makan malam pun tiba Aoki dan Angel pergi ke ruangan tengah untuk makan malam


Selesai makan Aoki bercerita tadi siang Aoki dan Angel pergi ke tempat latihan para dewa dan di sana Catalika membantu nya berlatih supaya seperti dulu lagi


"Aku tadi siang berlatih pedang lagi seperti dulu di temani Angel, Tapi bodoh nya aku malah tidak bisa mengangkat pedang ku sendiri"


"Kau tidak bisa mengangkat pedang mu, Apakah ini sebuah lelucon Aoki" Ujar Basium


"Tidak ini bukan lelucon, Memang benar Aoki yang sekarang tidak bisa mengangkat pedang nya sendiri, Aku juga awal nya tidak percaya tapi aku melihat nya sendiri" Jawab Catalika


"Kau melihat nya kak?" Ujar Justin


"Iya, Dan aku tadi berlatih bersama Aoki, Dia menggunakan pedang ku karna pedang ku sangatlah ringan dan aku memakai pedang Aoki"


Di Sela-sela pembicaraan itu Lucas langsung memotong dan menertawakan Aoki


"Hehehe benarkah kau tidak bisa mengangkat pedang mu? Bukan kah kau orang nomer kedua dari kita berenam, Aku tidak menyangka kau selemah itu sekarang, Aku juga yang akan mengalahkan mu di pertandingan sodara nanti"


Aoki mendengar ocehan Lucas membuat diri nya bersemangat untuk terus berlatih dan akan mengalahkan Lucas yang sombong itu

__ADS_1


"Baiklah kita tentukan nanti, Makan malam ini sudah selesai aku akan kembali ke kastil, Selamat malam semua nya" Aoki langsung meninggalkan kelima sodara nya


__ADS_2