
Kak Argus dan kak Basium dan kak Catalika sudah melihat menara negara boltikus mereka bertiga terus memacu naga mereka supaya lebih cepat sampai negara tersebut
Setelah sampai di negara boltikus Argus, Basium dan Catalika turun untuk menyapa sahabat nya itu
"Oy oy oy gimana kabar mu sahabat ku?" Tanya Basium pada salah satu dewa yang menunggu kehadiran nya
"Lihat lah badan ku masih bugar seperti dahulu tidak ada yang di khawatir kan"
Mereka berdua adalah dewa Xera dan dewi Zoa dan mereka berdua adalah sahabat dari Argus dan Basium, Xera sangat dekat dengan Argus dan sudah menganggap seperti keluarga sendiri
"Lalu bagaimana dengan mu Zoa apa kau Baik-baik saja di sini" Tanya Catalika
"Seperti yang kau lihat kak aku Baik-baik saja"
Zoa adalah dewi yang sangat suka terhadap Lucas dan memanggil kakak Lucas dengan panggilan kak karna Zoa sangat menghormati kakak dari Lucas
"Apa Lucas tidak ikut dengan kalian bertiga kak"
"Dia sedang di perjalanan membawa pasukan darat nya, Apa kau merindukan nya?"
Zoa yang mendengar kan kak Basium mengatakan seperti itu membuat pipi nya merah merona dan sangat malu
"Kalo kau ingin menunggu Lucas silahkan, Aku mengizinkan mu tidak ikut rapat nanti" Lanjut Basium
"Apa yang kau bicarakan Basium?" Ujar Xera
"Tidak masalah dia tidak ikut akan ku bicarakan dengan atasan nanti"
"Apa kau mau tetap di sini atau ikut dengan kami Zoa" Tanya Xera
"Aku akan ikut dengan kalian saja lagian melihat Lucas bisa di sana saat kita bertemu"
"Baiklah kita kesamping kan saja soal perasaan waktu juga sudah sangat siang kita berlima harus bergegas menuju negara Vanisuela"
"Baiklah kita berangkat sekarang" Ucap Xera
Mereka berlima akhir nya berangkat, Saat Zoa terbang menggunakan naga nya dia melihat ke arah negara nya seraya ingin menunggu kehadiran Lucas yang sebentar lagi datang ke boltikus
Pasukan yang melewati jalur laut lebih cepat 1 jam dari pasukan yang melewati daratan, Di sana Aoki dan Angel di sambut oleh dewi Rose, Dewi Rose sendiri juga sahabat Aoki dari kecil tapi karna sekarang yang mendiami badan dewa Aoki adalah orang lain itu sebab nya Aoki tidak mengenali diri nya
"Aoki apa kabar, Apa kau dengan Angel?" Tanya Rose
"Apa kabar kau Rose, Gimana kabar mu?" Tanya Angel
__ADS_1
"Baik kok, Aku dengar Aoki hilang ingatan apa benar?"
"Ya seperti nya begitu"
"Kasihan banget dia padahal kami sahabat dekat dan orang tua ku dan orang tua dia Sama-sama melahirkan kita di waktu yang sama"
"Tapi dia tidak seperti dulu lagi"
"Hah maksud mu?"
"Coba lah nanti bicara dengan nya pasti kau akan kaget dengan reaksi dia"
"Akan ku coba nanti sekarang kita akan langsung berangkat, Kak Argus dan yang lain nya sudah berangkat duluan kita juga tidak boleh sampai ketinggalan"
"Baiklah kau yang di barisan depan kami akan mengikuti mu dari belakang" Ucap Angel
"Siap, Pasukan kembali ke posisi dan kita akan berangkat!!!"
"Baik dewi Rose" Jawab pasukan yang di pimpin oleh Rose
Di perjalanan menuju negara Vanisuela Aoki bertanya pada Angel siapakah dewi tersebut
"Tadi yang barusan berbicara dengan mu siapa?"
"Di ingatan ku bahkan tidak ada sekalipun muka dia"
"Kau memang kejam suami ku"
"Aku akan berusaha mengingat semua nya"
"Kau harus melakukan itu dengan Pelan-pelan suami ku tidak perlu terburu-buru"
Angel baru ingat Aoki dari semenjak perjalanan tidak pernah tidur sekalipun, Angel merasa cemas terhadap Aoki dan menanyakan nya kenapa tidak pernah istirahat di dalam kapal
"Apa kau tidak pernah tidur suami ku semenjak awal perjalanan?"
"Iya aku tidak pernah istirahat karna guncang ombak membuat ku mual istri ku"
"Di perairan sini air nya sangat tenang coba lah untuk istirahat"
"Akan ku coba"
Lucas dan Justin yang sudah sampai di negara boltikus di sambut oleh dewa Boruk, Dewa Boruk adalah dewa yang sangat membenci Lucas dan keputusan kakak nya Xera yang menempatkan diri nya di bagian darat membuat ia merasa jijik karna akan bertemu dengan Lucas
__ADS_1
"Kau tidak perlu istirahat kan, Kita akan terus melanjutkan perjalanan ini dengan cepat"
"Suruh pasukan mu untuk melangkah lebih cepat" Lanjut Boruk
"Terus lah bicara dengan omong kosong itu, Pasukan ku tidak tertarik dengan omongan mu"
Di situasi ini untung lah Lucas sangat dewasa dan tidak ingin memperdulikan Kata-kata yang barusan Boruk omongkan
"Saya akan maju terlebih dahulu, Kau dan pasukan mu ikuti dengan ku"
"Ya kau saja yang mimpin, Akan ku kasih seluruh kepemimpinan kepada mu"
Lucas, Justin dan Boruk meninggalkan negara boltikus dengan damai tanpa ada nya perseteruan dari kedua belah pihak, Karna pada dulu kala Lucas dan Boruk suka sekali bertarung satu sama lain sampai menghancurkan 1 kastil
"Apa kau tidak ingin bertarung dengan ku Lucas?" Tanya Boruk
"Apa kau masih Anak-anak dan tidak ingin berubah menjadi dewa yang dewasa?"
"Aku sangat ingin bertarung dengan mu ketika sudah dewasa nanti dan saat ini lah waktu tersebut"
"Akan ku ladeni ketika suasana hati ku sudah jelek dengan cara berfikir mu itu Boruk"
"Aku sangat menantikan itu sodara ku Lucas"
Di atas langit yang tinggi Argus, Basium, Catalika, Xera dan Zoa mengobrol kan tentang perdamaian yang akan di capai nya sebentar lagi dan berbagi pengalaman yang menyakitkan Bersama-sama
"Apa kah Kita bisa mengalahkan dewi Seren yang kejam itu Argus"
"Kita sudah bertarung sejak kecil dan merasakan pahit nya kehilangan keluarga yang kita sayang, Apa kau tidak yakin dengan pencapaian kita yang sekarang"
"Kita semua sangatlah beda dengan yang dulu, Jika dulu saja kita yang masih kecil bisa menghancurkan 1000 Pasukan musuh, Apa lagi dengan kekuatan yang sekarang" Lanjut Argus
"Aku tidak meragukan rencana ini hanya saja tidak ingin keluarga ku ada yang mati dalam pertempuran"
"Jaga lah mereka semua yang kau anggap seperti keluarga dan aku akan melindungi mu dari belakang"
"Kau tidak perlu melindungi ku seperti dulu, Aku yang sekarang tidak mau di lindungi mu lagi, Bahkan aku yang akan melindungi mu Argus"
"Akan ku nanti perlindungan mu itu sodara ku"
Basium, Catalika dan Zoa yang mendengar pembicaraan itu sangat senang karna sekarang kita akan menjadi keluarga yang sebenarnya dan mereka berdua berfikir Lucas dan Boruk juga akan seperti ini suatu saat nanti
"Kita akan bertarung dengan rasa kekeluargaan yang tinggi, Tunggu saja kau Seren akan ku bunuh sesuai janjiku 5 tahun yang lalu"
__ADS_1
Mereka berempat melajukan naga mereka dengan sangat cepat supaya sampai Vanisuela dengan cepat