
Sonic dan Luis bertarung di atas langit yang sudah mulai gelap karna pergantian waktu, Pertarungan mereka mengeluarkan cahaya yang begitu terang dan sering kali mengeluarkan percikan api yang berwarna-warni membuat pemandangan yang gelap itu seperti festival kembang api
"Kau cepat lah mati sialan!!" Ucap Luis
"Kau adalah bawahan yang sangat tidak berguna, Kau adalah peluru yang salah untuk pengguna yang handal seperti dewi Lusiana"
"Apa maksud mu?" Tanya Luis
"Kau adalah sampah bagi Lusiana"
"Berani-berani nya kau merendahkan pemimpin kami, Akan ku serang kau dengan sekuat tenaga, Akkhh!!"
Sedikit lagi serangan Luis ingin mengenai badan Sonic tapi Tiba-tiba saja ada sesuatu yang sangat cepat menghampiri Luis, Tangan Luis seketika terbelah dan mengeluarkan percikan darah
"Ke-kenapa tangan kuu, Aaahhh!!!"
Tanpa di sadari Gary sudah berada di belakang Luis sambil memegang pedang
"Tidak seharusnya kau membuat dewa Sonic marah bodoh, Yang ada kau hanya akan mati di tangan nya"
"Kau adalah adik kesayangan ku Gray, Ku serahkan dia pada mu" Ucap Sonic
"A-apa, Lawan mu adalah aku Sonic, Jangan kau bisa kabur dari ku"
Luis yang menunjuk Sonic dengan tangan kiri nya pun ikut terpotong karna pedang dari Gray
"Jangan menunjuk kakak ku dengan tangan busuk mu itu"
"Perhatikan lawan mu, Sekarang lawan mu bukan lah aku tapi adik ku yang ada di samping mu"
Tangan dewa Luis langsung kembali menumbuhkan Sel-sel tangan nya yang sudah terpotong oleh Gray, Gray yang melihat itu hanya berekspresi dengan santai nya karna dia tahu bahwa dewa-dewi tingkat tinggi bisa melakukan itu semua
"Ada apa dengan muka mu yang sepeti itu, Apa kau kaget dengan cara ku menyembuhkan luka yang kau buat?"
"Semua dewa-dewi juga bisa melakukan itu bodoh"
"Haha kau di juluki bodoh oleh adik ku"
Bodoh sendiri di kalangan para dewa-dewi terdengar seperti Kata-kata yang sangat menghina sekali
__ADS_1
"Apa kau bilangg!!"
Luis mengeluarkan seluruh kekuatan nya untuk menusuk perut Gray tapi dengan kecepatan nya Gray sangat mudah untuk menghindari serangan Luis
"Apa?, Tidak bisa ku baca apa yang dia barusan lakukan"
Gray yang sudah ada jauh di belakang Luis hanya melihat nya melakukan tindakan yang bodoh
"Seperti nya kau mirip dengan manusia, Manusia selalu melakukan tindakan yang selalu ceroboh dan tidak pernah berfikir 2 kali sebelum bertindak, Apa kau ingin ku antar ke hadapan para rakyat mu?"
"Jangan berlaga kalau kau...."
Serangan yang mendadak dari Gray menghantam bagian belakang pundak Luis sampai terbang ke arah rumah penduduk
"Akkkhh" Suara Luis menghantam Rumah-rumah warga
"Dewaaa!!" Ucap warga yang melihat Luis tersungkur ke tanah
"Dia seperti nya tidak berguna sama sekali" Ucap Gray
"Kau benar sekali adik ku" Balas Sonic
"Kalian berduaa!!!"
"Kau siap adik ku?"
"Kapan pun aku selalu siap kak"
Dengan kuku yang tajam dan senjata milik Gray mereka berdua terbang ke arah Luis yang mengarah pada diri nya, Serangan yang membentuk huruf X tersebut membuat badan Luis terpotong menjadi 4 bagian, Dengan ini pertarungan Sonic dan Luis pun berakhir
Selesai mengalahkan Luis, Sonic menghampiri badan Luis yang sudah menjadi 4 bagian itu, Sonic bertanya pada adik nya apakah pertarungan kali ini melelahkan
"Cukup melelahkan bukan adik ku?"
"Dia cukup tangguh untuk seorang dewa" Ucap Gray
Kuku milik Luis di cabut nya oleh Sonic karna dia suka sekali mengoleksi kuku dewa yang menggunakan gaya bertarung dengan tangan kosong, Selesai pertarungan itu Sonic dan Gray menyuruh pasukan nya untuk bersiap-siap untuk pulang
Warga yang hanya bisa menatap kepergian dewa nya menangis sejadi-jadi nya karna tidak ada lagi yang akan melindungi tempat itu, Sebagai ganti nya Sonic menawarkan sebuah kesepakatan pada penduduk dan siapa saja yang tinggal di negara itu untuk menjadikan negara tersebut di bawah kepemimpinan negara perdamaian
__ADS_1
Panglima, prajurit dan warga yang tinggal negara itu berkumpul di satu titik yaitu tempat mereka sering mengadakan sebuah acara besar, Di sana Sonic membicarakan kesepakatan supaya negara itu selalu di lindungi oleh negara perdamaian
"Saya di sini akan membuat kesepakatan dengan kalian semua, Kami sebagai negara perdamaian akan melindungi kalian semua, Jika kalian ingin negara kalian ini menjadi negara yang aman dan nyaman maka serahkan kepimpinan pada kami negara perdamaian"
"Apa kalian para dewa perdamaian bisa menjaga negara ini supaya tidak ada konflik seperti hari ini" Tanya salah satu warga
"Iya apa kalian menjamin keselamatan kami semua, Apa kalian Benar-benar akan menjaga negara ini dari kehancuran" Tanya warga lain
"Saya akan bicarakan ini pada pemimpin kami di sana, Jadi tunggu lah dan bersabar lah, Kami akan kembali untuk mendiskusikan rencana ini, Kami akan berjanji untuk melindungi negara ini"
Ada salah satu pemuda yang percaya akan ucapan dewa Sonic, Dia ingin kepastian yang sangat cepat, Anak tersebut menyuruh dewa Sonic untuk kembali ke negara perdamaian dan merundingkan nya dengan cepat supaya mereka semua mendapatkan kepastian yang jelas
"Dewa kau boleh pergi dari negara ini dan diskusikan lah pada pemimpin negara perdamaian untuk bisa menjaga negara ini, Kami sangat ingin mendapatkan perdamaian, Dewa yang barusan kau bunuh adalah harapan kami Satu-satu nya, Dia sangat menyayangi kami semua tapi kenapa dia mengambil jalan yang salah, Maka dari itu cepat kembali lah kemari untuk memberitahu kami semua kabar gembira" Ucap pemuda tersebut
"Ya kami akan kembali ke istana, Kalian semua jaga lah diri kalian baik-baik di sini, Saya akan selalu mengirim surat untuk mengetahui apakah kalian semua baik-baik saja"
"Baiklah kalian boleh pergi, Kami yang akan membereskan kekacauan ini"
"Terima kasih" Ucap Sonic
Sonic meninggalkan negara itu sambil melihat ke arah istana yang sudah rusak oleh pertarungan diri nya melawan Luis, Gray sangat bangga pada kakak nya yang ingin menjaga mereka semua walaupun sebelum nya mereka adalah musuh bagi keluarga Sonic
"Kau adalah kakak ku yang ku cintai"
"Haha apa yang kau maksud Gray?"
Sonic malu mendengar ucapan yang gray lontarkan untuk nya
"Tapi kau juga adalah monster yang kejam, Bagaimana bisa kau berperasaan pada mereka tapi kau hancurkan istana milik mereka"
Sonic yang tadi nya terbang akan omongan Gray sekarang terbalik menjadi jatuhan untuk diri nya
"Apa kau barusan membuat ku terbang dan kau jatuhkan kakak mu ini"
"Tidak, Aku hanya berbicara sesuai fakta yang ada"
"Apa kau merasa terbang karna pujian ku?" Lanjut Gray
"Ahh tidak juga"
__ADS_1