War In Solitude

War In Solitude
Chapter 47. Pertemuan Takdir


__ADS_3

Sesampai nya di istana dewi Scar dan dewa Boa di sambut oleh para panglima dan prajurit negara itu dengan memanah para naga yang di gunakan oleh panglima dewi Scar dan dewa Boa


"Kenapa mereka tahu kalo kita akan kemari kak?"


"Mungkinkah semua negara musuh sudah mengetahui bahwa kita akan menyerang mereka dengan cara seperti ini"


"Apa yang harus kita lakukan kak?"


"Tidak ada rencana baru, Kita akan mengikuti rencana awal"


"Semua panglima dan semua prajurit Serangg!!" Ucap Scar


Panglima yang menggunakan naga dan prajurit dewi Scar lalu dewa Boa menghancurkan barisan depan milik musuh, Pertarungan di atas udara pun tidak bisa di elakan, Di Tengah-tengah gerbang istana dewa Boa melihat seseorang yang seperti nya dewa karna penampilan nya yang sangat menarik dan berbeda dengan yang lain


"Kak yang di Tengah-tengah mereka itu apakah dewa?" Tanya Boa


"Aku tidak tahu siapa dia, Yang jelas kita harus bisa masuk ke dalam istana tersebut dan memenangkan pertarungan ini"


"Baik kak, Semua panglima ku menyebar lah ke semua tembok istana!" Boa menyuruh pasukan nya untuk menyebarkan diri


"Aku yang akan melawan nya kak di sini, Jika ada celah maka terus lah maju jangan hiraukan prajurit dan adik mu ini, Kau mengerti kak?" Tanya Boa


"Ya aku serahkan pada mu adik ku"


Dewa Boa pun loncat dari naga nya dan mengarahkan tubuh nya tersebut ke dewa yang Boa liat barusan, Boa memukul keras bagian atas dewa tersebut tapi di tangkis dengan sangat mudah oleh kedua tangan nya


"Apa kau ingin bermain dengan ku bocah?" Tanya dewa Tersebut


Dewa Itu bernama Harge dia adalah anak terakhir dari 5 bersodara, Memang tugas dia adalah menjaga tembok raksasa yang melindungi istana nya dari kehancuran, Harge sendiri memiliki badan yang ideal dan sangat cocok untuk makhluk yang di nama kan dewa, Kekuatan dia di peroleh dari 2 bola yang ada di belakang tubuh nya


"Bermain?, Bocah kau bilang?, Baiklah kita akan bermain di tembok ini"


"Akan ku buat tembok ini habis tanpa sisa" Lanjut Boa


"Jangan pernah kau menyentuh tembok suci ini, Tembok ini sudah di jaga ratusan tahun oleh leluhur ku"


"Kita liat apakah tembok ini masih bisa kokoh ketika 2 dewa saling bertarung di atas nya"

__ADS_1


Boa adalah dewa yang memiliki kekuatan yang cukup stabil ketimbang para dewa-dewi perdamaian lain nya dari cara bertarung, Skill, Kecepatan, Daya tahan tubuh, Kekuatan dewa Boa memiliki performa yang sangat stabil


Di kesempatan yang sangat membuat diri nya berdebar-debar ini dia ingin sekali melawan musuh yang cukup tangguh untuk diri nya, Ketika yang lain fokus bertarung melawan naga dan pemanah, Di sini Boa hanya fokus untuk mengalahkan Harge di atas tembok raksasa


Pertarungan jarak dekat ini membuat sebuh gelombang angin yang menggangu pemanah dan penunggang naga, Serangan-serangan sudah di keluarkan oleh Boa dan Harge


"Ayo kita lakukan permainan ini dengan cepat" Ucap Boa


Boa mengeluarkan skill pertama nya yaitu Wind Lighting, Boa langsung mengarahkan pedang dua sisi nya dari bawah ke atas, Rambut Harge sedikit terkena skill Boa, Boa yang sudah tidak mau berlama-lama di tembok itu mengeluarkan skill kedua nya yang membentuk lingkaran


Skill Boa itu melahap tubuh nya dan Harge yang ada di depan nya, Karna tidak ingin ini menjadi pertarungan yang membosankan akhir nya Boa memutuskan untuk mencabik-cabik terlebih dahulu badan Harge dengan senjata pedang dua sisi nya itu


"Dengan begini kau akan mati, Pertarungan kali ini pun aku yang memenangkan nya!"


Harge sangat tidak suka untuk berbagi kemenangan pada musuh, Harge mengeluarkan skill pamungkas milik nya


"Apa kau ingin ini cepat berakhir?"


"Jika kau ingin permainan ini berakhir akan ku lakukan hanya untuk mu" Lanjut Harge


Bola yang terus mengikuti gerak tubuh Harge Tiba-tiba saja berpindah tempat ke tangan Harge sontak saja Boa tidak bisa menghindari skill Harge yang satu ini, Badan Boa terpental sangat jauh sampai melintas di samping Scar, Scar yang tidak tahu cahaya apa barusan berusaha untuk mengejar nya


"Anak itu selalu saja melemparkan sesuatu yang merepotkan" Balas dewa lain


Badan Boa yang terlempar karna skill Harge itu menghantam dinding tembok istana, Karna hantaman itu badan dewa Boa hancur dan mengalir darah yang cukup deras di semua badan nya, Sekarang badan dewa Boa berada di samping singgah sana musuh sambil terus berlumuran darah


"Baru saja adik kita yang mereka lawan, Bukan kita ini" Ucap dewa salah satu dewa


Di dalam istana ada 4 dewa yang sudah menunggu kehadiran dewi Scar yang bentar lagi akan sampai di istana itu, Sesampai nya di sana Scar syok karna adik nya tersebut sudah hancur dan berlumuran darah


"Apa yang kalian lakukan pada adik ku!!" Tanya Scar


"Bukan kami yang melakukan nya, Dia terlempar oleh adik kami yang menjaga gerbang Istana" Ucap salah satu dewa


"Jadi cahaya tadi adalah badan Boa, Tidak!, Tidak, Ini tidak mungkin terjadi"


"Boa di kalahkan dengan mudah nya oleh adik mereka yang menjaga gerbang?, Boa adalah adik pertama ku dan bagaimana dia bisa kalah oleh dewa kelima dari lima bersodara" Lanjut Batin Scar

__ADS_1


"Tidak akan ku maafkan kalian semuaa!!!!"


Belum sempat bertarung dewi Scar langsung mengeluarkan mode dewi bertarung nya itu, Senjata yang Scar pakek ialah cambuk yang bisa berubah menjadi pedang semau pengguna nya, Senjata itu konon kata nya berasal dari dewa Hades penghuni neraka, Tidak ada yang tahu kebenaran nya seperti apa yang jelas tidak ada 1 dewa atau dewi yang pernah selamat dari senjata milik Scar bahkan ketika dewi Scar melawan dewa Basium dulu kala, Basium tidak bisa menang bila dewi Scar sudah dalam mode dewi bertarung nya


"Kalian berlima akan ku bunuh kalian semua di sini, Jangan harap kalian semua bisa lolos dari cambuk ku ini, Maju lah kalian semuaa!!!"


3 dewa maju untuk melawan dewi Scar tetapi belum juga ada 5 menit pertarungan itu berakhir dengan kemenangan dewi Scar, Badan ketiga dewa yang tadi menghajar dewi Scar hilang tidak tersisa hanya bongkahan tulang yang berserakan di lantai istana


"Sekarang tersisa kau dan adik mu yang sedang menjaga gerbang, Tidak akan ku biarkan kalian hidup dengan damai, Adik mu sudah membuat adik ku sekarat seperti itu"


"Tidak perlu khawatir, Adik mu hanya pingsan untuk beberapa jam kedepan"


"Tenangkan diri mu terlebih dahulu jika kau ingin bertarung dengan ku, Emosi hanya akan membuat mu kehilangan kendali" Lanjut petinggi istana itu


"Ini adalah mode bertarung ku, Jika kau ingin mati maka sekarang lah waktu nya" Ucap Scar


"Nama ku Ades dan yang kau lawan barusan adalah adik tiri ku, Mereka tidak berarti buat ku, Kau datang kemari adalah tugas yang Eternal berikan bukan?"


"Jaga ucapan mu itu, Dia adalah pemimpin kami, Tapi bagaimana kau mengenal pemimpin kami"


"Dia menyuruh mu kemari adalah untuk membujuk keluarga ku kembali pada diri nya, Dulu anggota perdamaian memiliki 11 negara dan salah satu nya adalah negara kami, Aku dan Eternal adalah sahabat dekat tapi keluarga Seli menentang keberadaan keluarga ku, Kami sekeluarga di usir dari anggota perdamaian lalu tercipta lah 10 negara perdamaian yang sekarang masih berdiri"


"Adik mu yang terkapar di samping ku adalah halusinasi mu, Dia yang sekarang berada di ruang bawah tanah, Keluarga ku dulu nya adalah top 2 dari 11 negara, Jadi kau tau kan gimana kuat nya lawan mu ini dan kenapa aku menyuruh mu tenang"


"Hah!!, Jangan membuat pembicaraan ini menjadi omong kosong" Ucap Scar


"Jika kau tidak percaya dengan omongan ku kau bisa buktikan ketika pulang nanti"


Scar yang tahu akan fakta nya bahwa diri nya di bawa kemari oleh dewa Eternal sekarang sudah bisa menurunkan emosi perlahan-lahan, Dewa Ades sangat bangga terhadap 10 negara perdamaian karna mereka semua yang sekarang sudah mulai berkembang sangat pesat


"Bagaimana cara mu untuk membawa ku pada Eternal?" Tanya Ades


"Buat lah kesepakatan dengan ku, Jika aku berhasil mengalahkan mu maka ikut lah dengan ku menemui dewa Eternal" Jawab Scar


"Mmm penawaran yang menarik, Baiklah akan ku lakukan untuk mu"


"Akan ku beritahu kekuatan ku ini, Ketika serangan ku mengenai kau maka sudah habis lah diri mu dan ketika serangan mu mengenai diri ku, Aku bisa memundurkan waktu seolah-olah hal itu tidak terjadi"

__ADS_1


"Apa yang dia bicarakan, Tidak ada dewa yang sepeti itu di dunia ini!" Batin Scar


__ADS_2