
Setelah makan hidangan malam Aoki kembali ke kastil dan membersihkan diri nya habis itu kembali ke tempat latihan bareng dengan Sodara-sodara nya tapi tidak dengan kak Argus dan Lucas
"Ini sudah malam kita percepat saja latihan nya ya, Pertama-tama akan ku ajarkan bagaimana memanggil seekor naga, Kami semua para dewa atau dewi memiliki setidak nya 1 naga" Ucap Basium
"Kau hanya perlu bersiul dan ucapkan di dalam hati saja"
Basium bersiul dan mengucapkan skill itu di dalam hati, Basium menyuruh mereka untuk diam sesaat dan fokus mendengarkan suara yang ada di luar kastil
Aaakkkhhh!!!!
"Apa kau mendengar nya Aoki itu suara naga yang ada di luar kastil dia sudah ku panggil kemari, Naga ini yang kita miliki adalah hasil pencarian kita ketika masih kecil dulu kau punya tapi semenjak kau tidur selama 5 tahun entah kemana naga mu pergi kau harus mencari nya sendiri"
"Apakah tidak ada cara untuk mendapatkan naga dengan mudah kak?" Tanya Aoki
"Ada! kau hanya pergi ke tempat jualan di luar kastil ini dan kau membeli nya tapi cukup sulit untuk melatih naga dari kecil apa lagi yang belum menetas"
"Oke kita lanjut ke skill yang ke 2, Skill ini mempertebal Penang mu Aoki biar kalo kau berhadapan dengan musuh yang tangguh tidak akan takut pedang mu retak menjadi 2, Seperti yang Lucas ajarkan cuma tinggal mengganti nama skill nya saja kau juga bisa mengkombinasikan skill yang Lucas ajarkan dan skill yang ini, Nama skill nya Thick"
"Selanjut nya yang ke 3 adalah menghilangkan diri atau membuat diri kita tidak terlihat oleh musuh tapi ini bagi musuh yang Bawah-bawah saja, Skill ini tidak bisa di gunakan ketika melawan panglima perang atau musuh yang berat karna mereka memiliki level yang berbeda dengan bawahan nya akan ku tunjukan"
LOST SELF
"Lihat lah Aoki kau hanya bisa mendengar ku berbicara tapi tidak bisa melihat ku bukan?, Kalau kau pengen terlihat lagi tinggal katakan......"
OFF LOST
"Aku ada di sini hehe"
"Aku makin bersemangat untuk bisa terus berlatih karna Skill-skill ini membuat ku makin bersemangat"
"Baguslah kalo kau bersemangat adik ku"
"Iya kak kau harus bisa seperti dulu lagi jadi yang terhebat dari Sodara-sodara mu ini" Ujar Justin
"Terima kasih atas bantuan kalian semua ya, Aku sangat senang bisa di latih oleh kalian dan akan ku baca catatan di sana itu untuk mengenal berbagai skill"
"Aku juga ingin memiliki skill ku sendiri dan menciptakan nya sendiri"
"Semangat yang bagus, Baiklah kami akan kembali ke kastil Masing-masing"
__ADS_1
"Oh iya skill yang pertama tadi nama nya Dragon heart" Lanjut Basium
"Oke akan ku catat habis ini, Istirahat lah kalian semua malam ini jangan mengkhawatirkan ku, Bentar lagi aku juga akan kembali ke kastil"
Basium dengan di ikuti oleh sodara nya kembali ke kastil Masing-masing dan Aoki membaca catatan itu di tempat latihan, Tiba-tiba saja Angel mengagetkan Aoki dari belakang
"Hayo!, Kau lagi apa suami ku di sini Malam-malam seperti ini?"
"Kau dari mana saja, Aku tidak melihat mu dari tadi bangun tidur?"
"Aku hanya Jalan-jalan dan menemui penduduk di luar kastil sayang, Apa kau khawatir dengan ku?"
"Tentu lah aku khawatir dengan mu"
Raut wajah Aoki seperti murung terhadap Angel, Angel memalingkan pandangan ke arah senjata yang Aoki bawah dan menanyakan senjata itu dapat dari mana
"Sayang kau menemukan pedang itu dari mana?"
"Kak Basium menyimpan nya dan tadi ketika makan malam dia memberikan nya pada ku, Aku tau kau sangat ingin menolong anak kita Putri tapi kau tidak tahu cara nya?
Angel menangis dan memeluk Aoki karna pedang itu lah Putri di culik dan Angel menyesal menjadi ibu yang tidak bisa di andalkan
"Tidak!, Bukan waktu nya kita memikirkan yang dulu yang sudah berlalu cukup lama, Aku ingin kau menemani ku saat perang nanti apakah kau mau merebut Putri kembali"
Angel melepaskan pelukan nya dan dia bilang ingin sekali bertarung di sisi Aoki sambil merebut Putri kembali
"Iya Aku mau tapi aku sudah tidak bisa mengangkat pedang lagi seperti dulu"
"Hmm biar aku obrolkan dengan sodara ku besok pagi ketika makan di ruangan tengah"
"Terima kasih suami ku, Aku akan terus berada di sisi mu sambil memegang pedang dan menyelamatkan Putri"
"Ayo kita balik ke kastil ini sudah terlalu malam Bisa-bisa kita besok ke siangan bangun nya"
Aoki berdiri dari posisi duduk nya sambil mengelus rambut Angel, Ketika besok sudah tiba Aoki berkumpul dulu dengan sodara nya di ruangan tengah sambil menyantap hidangan pagi ini, Aoki meminta supaya Angel ikut dengan dia hari ini untuk perjalanan ke luar negara
"Kak aku tadi malam membujuk Angel untuk ikut bertempur dan menyelamatkan Putri dari cengkraman Seren, Apa kalian semua setuju dengan apa yang aku mau?"
"Apa kau gila, Kau saja masih belum sehebat para dewa atau dewi dan sekarang membawa satu beban lagi di kelompok ini" Jawab Lucas
__ADS_1
"Tidak papa Lucas, Ini lah yang aku mau dan yang ayah mau" Ucap Basium
"Apa!!, Ayah mau Angel ikut perang?, Apa yang ayah pikirkan dulu" Ucap Catalika
"Ayah dulu pernah membujuk Angel untuk ikut perang tapi Angel malah memberikan pedang yang dia punya dan suruh ayah menyimpan nya saja karna Angel tidak mau ikut berperang, Ayah pun menitipkan pedang itu pada ku dan saat ini lah tujuan ayah harus kita laksanakan, Biarkan Angel ikut perang ini dan menyelamatkan anak nya tersebut"
"Tapi kak Angel sudah tidak bisa mengangkat pedang lagi seperti dulu"
"Aku punya sahabat yang bisa membantu Angel untuk berkembang dengan sangat cepat" Ujar Basium
"Baiklah kita akan bawa Angel untuk ikut perang kali ini, Kau harus beritahu sekarang Aoki pada Angel karna hari semakin siang dan kita bentar lagi akan berangkat" Ucap Argus
"Baik kak aku akan kembali ke kastil dan bilang ke Angel"
"Semua nya siapkan perahu dan peralatan untuk kita berangkat, SEGERA!!!" Ucap Argus
"SIAP DEWA!!" Jawab seluruh prajurit yang akan ikut perang
Aoki menghampiri Angel yang sedang berada di kamar nya Aoki pun memberitahu bahwa sodara nya sudah pada setuju dengan keputusan Angel akan ikut berperang tapi Angel malah berubah pikiran dia takut kalo di sana akan membebani semua nya
"Sayang aku udah bilang ke semua sodara ku dan mereka menyetujui nya"
Aoki heran kenapa dari muka Angel tidak ada respon yang bagus ketika mendengar berita ini
"Kau kenapa?, Apa ada yang salah?"
"Aku tidak jadi ikut dalam perang maafkan aku suami ku"
"Kenapa?, Kenapa kau berubah pikiran apa kau lupa kemaren malam kau bilang mau terus ada di sisi ku sambil memegang pedang menandakan kita akan merebut Putri berdua"
"Aku takut!, Aku takut di medan perang menyulitkan kalian semua, Aku tidak bisa menggunakan pedang lagi"
Aoki memegang pundak Angel dan menghadapkan nya pada diri nya dan berkata bahwa tidak ada yang harus di takuti karna kak Basium akan membantu Angel dalam Berlatih
"Kau tidak perlu takut, Kak Basium mempunyai sahabat yang bisa melatih mu dengan cepat, Tidak perlu khawatir karna aku juga belum bisa sepenuh nya di anggap dewa karna kekuatan dan skill bermain pedang ku belum sehebat Sodara-sodara ku"
"Dah ya tidak ada yang harus di khawatir kan, Mereka sudah menunggu kita di luar dan bentar lagi semua nya akan berangkat"
Aoki memegang tangan Angel dan mereka berdua meninggalkan kastil sebelum keluar dari pintu kamar Angel memeluk erat badan Aoki dari belakang dan mengucapkan terima kasih
__ADS_1