War In Solitude

War In Solitude
Chapter 40. Pertarungan 2 Kilat


__ADS_3

Gray dengan gerakan yang sangat lincah membuat Guck kewalahan dalam menangkis serangan bertubi-tubi milik Gray


"Untuk kekuatan dewi lumayan juga kau, Tapi apa dengan skill ini kau masih bisa hidup sialan"


Dengan palu yang begitu besar Guck akan menghancurkan lantai 4 ini dengan sangat mudah, Entah apa yang di pikirkan oleh Gray dia hanya diam di tempat dan tidak bergerak sedikit pun dengan ekspresi yang terlihat bingung membuat Guck ingin sekali membunuh Gray


"Terima lah serangan ku ini, Jaroskekkja!!"


Boomm!!


Serangan yang Guck gunakan untuk membuat Gray kalah hanya di tahan oleh dewi Gray dengan satu tangan saja dan tangan satu nya memegang senjata


"Apa!!, Dia bisa menahan serangan ku barusan dengan satu tangan?" Benak Guck


"Apa kau merendahkan ku dewa sialan kau bukan lah tandingan ku, Jika nanti kau masih hidup dan kita bertemu di perang yang akan tiba, Akan ku buat janji dengan mu yaitu janji untuk membunuh mu di sana" Ucap Gray


Ledakan yang barusan terdengar oleh Sonic, Tidak sama seperti Gray, Sonic hanya melawan panglima saja dia juga sudah mulai bosan dengan apa yang ia lakukan saat ini


Gray yang barusan menerima serangan dari Guck langsung membalas serangan itu dengan kejam, Tidak Tanggung-tanggung serangan Gray langsung membuat baju zirah Guck pecah berkeping-keping hingga tidak tersisa di badan nya


"Apa yang barusan kau lakukan, Bukan nya kau hanya menahan serangan ku?"


"Benturan yang kau berikan pada ku itu membuat zirah mu pecah, Aku adalah dewi yang bisa memanipulasi waktu maka dari itu aku juga bisa membalikan serangan mu dengan mengorbankan 1 item yang ada di tubuh lawan ku"


"Jika kau terus melawan ku dengan kekuatan yang kau punya maka satu persatu badan mu akan ku jadikan persembahan untuk skill mu sendiri" Lanjut Gray


"Jika itu kekuatan mu aku tidak bisa melakukan apapun untuk mengalahkan mu, Mm jadi ini kekuatan 10 negara pelindung perdamaian"


"Apa kau ingin pasrah dan menyerahkan diri mu pada ku?" Tanya Gray


"Tidak semudah yang kau bayangkan nona, Akan ku lakukan dengan cara ku sendiri walaupun itu menghancurkan badan ini"


"Kau yang meminta dan aku yang akan memberikan nya" Ucap Gray


"Mari selesaikan ini dengan cepat" Ucap Guck

__ADS_1


Dengan serangan yang tidak ada henti nya Gray hanya menahan dan melihat badan Guck hancur satu persatu dengan sendiri nya, Guck yang menahan sakit tidak bisa berhenti karna ini lah tugas dari kehidupan nya, Guck akan menerima penyiksaan di akhirat hanya untuk membela dewa yang salah yaitu pemimpin nya


Badan Guck sudah hampir hancur, Darah pun sudah membasahi lantai istana, Guck akhir nya mengeluarkan skill pamungkas yang ia punya


Hamthor!!


Guck membuat palu nya berputar-putar lalu melemparkan nya pada Gray, Dengan palu yang besar dan kecepatan melempar nya membuat badan gray terdorong mundur, Namun na'as nya badan Guck terlempar ke arah anak tangga, Badan Guck hampir tidak berbentuk karna serangan yang ia luncurkan untuk Gray mengarah pada diri nya sendiri


Pertarungan awal ini sungguh mengenaskan karna tidak di sangka dewa dari pihak lawan tidak bisa menyentuh badan Gray sedikit pun, Gray yang melihat badan Guck tersungkur di anak tangga mengelus-elus badan Guck yang sudah hancur


"Beristirahat lah dengan tenang"


Gray melanjutkan perjalanan nya untuk mencari pemimpin istana, Sonic yang dari tadi hanya melawan panglima saja Diam-diam di perhatikan oleh salah satu dewa yang menempati istana


"Akhir nya panglima sudah beres di lantai 10, Kan ku lanjutkan ke lantai selanjut nya" Ucap Sonic


Dewa yang tadi memperhatikan dewa Sonic dari jauh Tiba-tiba saja menyerang dengan kecepatan seperti kilat menggunakan kaki nya


"Apa yang dewa lakukan di istana dewa Luis?"


"Akan ku buat mulut mu membayar nya!!"


Serangan pertama pun di mulai oleh dewa tersebut ke arah dewa Sonic dengan kecepatan nya yang seperti kilat, Tidak ingin kalah dengan kecepatan nya Sonic juga terus mengimbangi kekuatan dewa itu


"Apa yang cocok untuk sebutan mu ini?" Tanya Sonic


"Mungkin kilat yang lemah" Lanjut Sonic sambil terus melancarkan serangan


Di pertarungan itu ternyata Sonic sudah di kepung oleh kawanan prajurit dan panglima di istana itu


"Lihat lah di sekeliling mu, Kau tidak bisa kabur dari tempat ini haha" Ucap kilat lemah


Sonic tidak banyak bicara langsung mendekati pemanah yang mengincar tubuh nya, Kekutan super cepat milik Sonic membalikan keadaan, Sesekali panah yang ingin mengincar Sonic membalik membidik kilat lemah, Sangking cepat nya panah yang terbuat dari kayu itu bisa menghancurkan lantai istana


Kilat lemah menyuruh Sonic supaya membiarkan prajurit dan panglima nya untuk pergi lalu membiarkan Sonic dan kilat lemah bertarung berdua saja di lantai 10 ini

__ADS_1


"Berhenti di situ"


"Apa?, Kau ingin aku melakukan apa di sini?" Tanya Sonic


"Biarkan prajurit ku dan panglima ku pergi dari tempat itu dan biarkan aku yang akan melawan mu sendirian"


"Walaupun kau di pihak musuh tapi aku akui kau memiliki hati yang baik, Bodoh nya diri mu yang memilih pihak yang salah"


"Baik aku tidak akan menahan diri lagi, Sebelum itu aku ingin tahu siapa nama mu?" Lanjut Sonic


"Nama ku Napolion"


"Baiklah Napolion apa kita bisa mulai pertarungan serius ini?"


"Kau maju lah terlebih dahulu" Tantangan Napolion


"Menarik"


Benturan-benturan yang dewa Sonic dan dewa Napolion ciptakan membuat ruangan lantai 10 hancur hingga tidak tersisa, Dewa Napolion sesekali terlempar karna tendangan yang dewa Sonic berikan, Tendangan itu adalah balasan untuk perbuatan Napolion ketika sambutan pertama tadi


"Apa kau bisa mengalahkan ku hanya dengan kecepatan yang sepeti itu, Sungguh lambat"


"Berikan lah kecepatan kilat mu Napolionn!!"


Dewa Sonic berteriak pada Napolion supaya Napolion bisa membuat pertarungan ini lebih bergairah lagi dan lagi


"Berhenti bicara kau sialan!!"


Napolion menambah kekuatan di bagian kaki nya untuk bisa menandingi kecepatan dewa Sonic, Lantai yang di pijak oleh Napolion sampai retak


Ini lah yang dewa Sonic inginkan pertarungan yang menebarkan akan di mulai saat Napolion serius dengan pertarungan satu lawan satu, Dewa Sonic tidak ingin kalah dengan semangat yang Napolion keluarkan, Dia juga menambah kekuatan di bagian kaki dan tangan nya tersebut


Tapi sangking semangat nya dewa Sonic tidak mengontrol kekuatan milik nya itu, Alhasil benturan yang dewa Sonic dan dewa Napolion ciptakan membuat kepala dewa Napolion terpental jauh hingga membuat dinding istana bolong dengan kepala Napolion yang terputus akibat serangan tangan dewa Sonic


"Ahh aku membuat kesalahan lagi" Ucap Sonic

__ADS_1


__ADS_2