
Sudah 5 jam Aoki berusaha mengangkat pedang gila ini tapi tetap saja Aoki belum bisa menaklukkan nya, Aoki juga memberi saran pada Catalika untuk membuatkan pedang baru saja yang ringan dan mudah di bawa kemana-mana
"Kak sudah 5 jam tapi tidak ada hasil yang bagus sekalipun, Gimana aku bisa menjadi seperti dulu kalo angkat pedang seperti ini saja tidak bisa?"
"AHA, Aku punya ide yang bagus" Lanjut Aoki
"Ide apa yang kau punya?"
"Gimana kalo kita besok ke pandai besi saja dan bikin pedang yang baru?"
Catalika tidak setuju dengan ide konyol Aoki itu, Karna pedang setiap dewa atau Dewi itu memiliki kekuatan nya sendiri dan itu di dapat dari perasaan pemilik pedang
"Jangan konyol, Setiap pedang dewa atau Dewi memiliki ciri khas tersendiri dan kekuatan pedang di peroleh ketika kita memiliki perasaan kepada pedang itu"
"Tapi aku sudah berusaha sekeras tenaga kak!, Tapi tidak terjadi Apa-apa pada pedang ku"
"Apa kau hanya bisa mengeluh dan menyerah pada diri mu yang tak berdaya ini, Aku tidak melihat Aoki yang dulu yang selalu semangat ketika berlatih dan tidak mau kalah dari Sodara-sodara nya"
Aoki mendengar Kata-kata Catalika membuat diri nya malu dan terlihat bodoh, Gimana mau mengalahkan Lucas yang sudah sehebat itu kalo diri ini terus mengeluh karna tidak bisa mengangkat pedang
"Kakak boleh istirahat, Aku pengen sendirian di sini dan fokus untuk membangkitkan monster itu" ( Pedang Aoki )
"Baiklah, Ayo Angel kita pergi dari sini biarkan Aoki fokus latihan nya"
Catalika mengajak Angel untuk ke kastil nya dan minum teh hangat di sana, Angel pun tidak bisa menolak keinginan Dewi
"Ayo kita ke kastil ku untuk minum teh sebentar dan Bercerita tentang Aoki"
"Hm baiklah Dewi Catalika"
Setelah sampai di kastil Catalika, Angel di kaget kan karna semua penjaga dan pelayan nya adalah cewek semua dan tidak ada satupun lelaki di kastil tersebut, Catalika juga tidak memiliki pasangan karna dia tidak suka dengan keberadaan Laki-laki kecuali sodara nya
__ADS_1
"Kenapa kau hanya diam saja, Sini duduk dan minum teh yang hangat itu"
"Apa yang ingin dewi ceritakan pada saya?"
"Ada apa dengan Aoki yang sekarang dia yang sekarang terlalu lemah dan tidak bisa di bilang dewa, Aoki juga memiliki tingkah laku yang berbeda seakan Aoki yang dulu sudah di gantikan arwah nya"
"Apa yang Dewi bicarakan, Bukan kah dewa Aoki yang sekarang lebih cocok dengan diri dia"
"Memang benar cuma aku tidak bisa pikir kenapa Aoki yang sekarang begitu lemah, Aku tidak peduli dengan sikap nya cuma yang aku takutkan adalah ketika Aoki di buang dari sini karna dia lemah"
"Itu tidak mungkin dewi karna Aoki adalah sodara para dewa dan Dewi jadi tidak mungkin dewa Aoki di buang, Dewa Argus juga sangat bijaksana dan aku tidak mungkin percaya dewa Aoki bisa di buang oleh sodara nya"
"Saya sangat mengerti dan kami berempat tidak mungkin membuang Aoki tapi bagaimana dengan Lucas yang memendam kebencian terhadap Aoki?"
"Maka dari itu dewa Aoki sedang berusaha Berlatih di luar sana, Saya yakin dia bisa mengangkat pedang milik nya itu"
"Aoki kamu sangat beruntung memiliki Angel yang selalu membantu mu saat susah maupun senang dan kau sangat beruntung Angel ada di sisi mu" Benak Catalika
"Jika sudah selesai minum teh kau boleh meninggalkan kastil ini, Aku akan beristirahat dahulu, Jaga Aoki Baik-baik Angel, Saya percayakan adik ku pada mu"
"Silahkan"
Angel meninggalkan kastil yang di singgahi oleh Dewi Catalika dan pergi ke kastil yang Angel singgahi untuk menyediakan makanan buat Aoki yang sedang berlatih pedang
Ketika Aoki terus berusaha dengan pedang itu, Basium datang dari arah timur dan menyapa Aoki yang sedang berlatih
"Oi adik ku sedang apa kau ada di sini?" Tanya Basium
"Eh kak, Aku sedang berlatih untuk mengangkat pedang ku tapi sudah 2 hari aku belum bisa juga"
"Ketika dulu Sodara-sodara kita Berlatih pedang mereka juga sama tidak bisa mengangkat pedang seperti kau sekarang, Tapi dengan perasaan mereka akhir nya pedang yang mereka gunakan sekarang mau di gunakan oleh dewa atau dewi yang ada di setiap kastil"
__ADS_1
"Kak Argus menggunakan ketenangan ketika mengangkat pedang, Catalika menggunakan keseimbangan bumi maka dari itu pedang dia sangat ringan, Justin menggunakan keceriaan nya untuk mengangkat pedang, Semua itu di mulai dengan perasaan adik ku, Kau juga harus tau gimana perasaan mu yang sekarang dan buat pedang mu percaya pada pemilik nya" Lanjut Basium
"Aku tau pasti Lucas menggunakan kebencian dan kekerasan sedang kan Kaka Basium menggunakan keberanian, Kalo begitu aku menggunakan perasaan kedamaian yang akan merubah semua nya, AKU PASTI BISA!!!"
Dengan perasaan tersebut akhir nya pedang Aoki Perlahan-lahan mengikuti irama tangan Aoki yang mengarah ke atas, Tapi tidak bertahan lama dan pedang Aoki jatuh lagi ke tanah, Aoki bersyukur sudah tau gimana cara mengatasi monster ini
Aoki juga berterima kasih kepada Basium yang sudah membantu dia walau cuma dengan Kata-kata tapi itu sangat membantu dalam latihan ini
"Terima kasih kak sudah mau membantu dalam latihan hari ini"
"Saya tidak melakukan Apa-apa itu semua keluar dari diri mu sendiri, Bahkan kami dulu sangat lama untuk berlatih pedang tapi kau cuma 2 hari itu sangat membuatku senang adik ku, Lanjutkan lah saya harus pergi ke luar kastil untuk memeriksa keadaan di luar"
Aoki kepikiran untuk ikut dengan kak Basium karna dia tidak pernah sekalipun keluar kastil dan ingin melihat pemandangan di luar
"Hm kak boleh kah aku ikut dengan kakak keluar kastil, Aku ingin melihat dunia luar seperti apa?"
"Bukan kah kau harus terus berlatih dan yang aku dengar kamu ingin mengalahkan Lucas?"
"Iya benar, Baiklah aku akan tetap di sini untuk terus berlatih kakak boleh melanjutkan perjalanan"
"Baik saya akan pergi, bersemangat lah adik ku" Basium berjalan meninggalkan tempat latihan
Pas kak Basium pergi datang lah Angel dari arah yang sama, Angel membawakan makanan karna mungkin Aoki tidak akan makan di ruang tengah karna kesibukan nya dalam Berlatih
"Ini aku bawa kan makanan sayang, Kemari lah dan makan bersama ku"
Bentar lagi aku datang ke sana, Tunggu aku sebentar" Jawab Aoki
Aoki akhir nya sudah sangat kelelahan dan pergi ke arah Angel untuk makan bersama, Sedang kan pedang nya di taruh di samping Aoki, Mereka berdua sambil makan juga sambil tertawa membahas sesuatu yang lucu Sampai-sampai mereka tidak sadar sudah sangat malam untuk meneruskan pembicaraan tersebut
Mereka pergi dan meninggalkan tempat latihan, Di jalan menuju kastil Aoki bertemu dengan Lucas dan menanyakan sesuatu
__ADS_1
"Apa kau sudah bisa mengangkat pedang mu, Aku tidak sabar untuk melakukan pertandingan itu, Tunggu lah aku kakak akan ku buktikan kalau aku lebih kuat dari pada kau"
Lucas melanjut kan perjalanan dan meninggalkan Aoki dan Angel, Aoki juga tidak peduli dengan omongan Lucas yang dia tau hanyalah tidak boleh kalah dari adik nya tersebut