War In Solitude

War In Solitude
Chapter 23. Hidup Dengan Kuat


__ADS_3

Selesai dari tidur semalaman Aoki bergegas untuk menuju tempat latihan para dewa, Pagi ini Aoki melatih diri nya sendiri tanpa bantuan Siapapun


Aoki teringat kejadian semalam dan ingin tahu apakah dia dan Angel memiliki seorang anak, Aoki terus mengayunkan pedang sambil terus memikirkan hal tersebut


Hari sudah mulai siang dan Aoki harus ke ruang tengah untuk makan siang dengan semua Sodara nya, Ketika sudah sampai di ruang tengah Aoki langsung duduk dan menyantap hidangan siang itu


"Ini dewa makanan untuk siang ini" Ucap pelayan


"Terima kasih"


Belum habis memakan hidangan Aoki bertanya pada Sodara-sodara nya tersebut apakah Aoki memiliki seorang anak dengan Angel


"Kak ada yang mau aku tanyakan pada kalian"


"Apa yang mau kau tanyakan adik ku?" Jawab Basium


"Aku sudah lama menikah dengan Angel, Apakah aku memiliki seorang anak dengan nya?"


Sontak mereka semua terkejut dengan pertanyaan Aoki, Para sodara Aoki terdiam beberapa saat dan Argus menjawab pertanyaan Aoki


"Sudah lama aku kangen dengan keponakan ku, Apa kabar dengan dia di sana sekarang, Ya Aoki kau punya seorang anak"


"Benarkah" Eskpresi dari raut wajah Aoki menggambarkan kesenangan


"Terus-terus sekarang anak ku ada di mana?"


"Anak mu sekarang berada di dewi iblis Seren?"


"dewi iblis Seren, Siapa itu?"


"Dia adalah dewi terkejam yang ada dunia ini, 7 tahun yang lalu dewi Lusiana dewi yang pernah dulu aku ceritakan, Dewi Lusiana adalah tangan kanan Seren, Ketika kamu dan Angel sedang asik berlatih pedang pelayan yang menjaga anak mu adalah Lusiana yang berubah wujud menjadi pelayan di negara ini, Hari itu anak mu di bawa kabur dan terjadi lah perang 5 tahun yang lalu dan terbunuh lah ayah di situ untuk melindungi mu Aoki"


"Siapa nama anak ku dan kenapa Seren mengincar anak ku kak?"


Tangan Aoki menggenggam mendengar cerita yang Argus bilang pada nya, Argus juga berfikir tidak baik terus menyembunyikan hal yang seperti ini, Apa lagi ini mengangkut keluarga Aoki


"Nama anak mu Putri"


Aoki kaget karna nama itu seperti nama anak nya yang di kehidupan terdahulu nya, Aoki memukul meja dan membuat yang lain nya terkejut


BRAAKK!!!


"Apa yang kau lakukan?" Tanya Lucas


"Tidak, Tidak papa"


Aoki kembali lagi duduk dan merenungkan hal yang terjadi di sini, Aoki sempat kepikiran apakah dunia ini dan dunia yang dulu terhubung satu sama lain karna nama Seren juga adalah nama istri Aoki yang ada di dunia sana


Argus pun melanjutkan cerita nya mengenai kenapa Seren sangat ingin sekali memiliki Putri anak nya Aoki


"Akan ku lanjutkan, Kenapa Seren ingin sekali memiliki Putri karna di badan Putri memiliki kekuatan yang sangat istimewa, Ketika Putri beranjak menjadi gadis dewasa dan menjadi dewi, Putri akan di pergunakan sebagai senjata mematikan untuk membunuh semua para dewa dan dewi, Maka dari itu banyak negara yang ingin melawan Dewi iblis itu demi kedamaian di dunia ini"


"Aku mengerti sekarang" Gumam Aoki


"Apa yang kau mengerti" Balas Catalika

__ADS_1


"Kenapa aku harus terus berlatih dan kenapa kalian ingin melatih ku karna semua ini demi kebaikan dunia dan untuk menyelamatkan Putri dari monster keji itu"


"Kita akan berlatih selesai makan siang ini, Ayo kita latih sodara kita untuk menjadi senjata perang untuk mengalahkan Seren dan mendapatkan Putri kembali!!"


Argus dan yang lain nya bersemangat untuk membantu Aoki dalam berlatih, Kali ini Lucas tersenyum karna Aoki yang dulu akan bangkit lagi


"Selesaikan makan mu adik ku dan kita akan berlatih" Ucap Catalika


"Pelayan siapkan alat perang kita dan zirah, SEGERA!!!"


Catalika yang sedang memegang sepotong daging sambil berteriak pada pelayanan untuk menyiapkan perlengkapan latihan


"Siap Dewi!!" Jawab pelayan yang bertugas di tempat latihan


Selesai makan Aoki dan sodara nya menuju tempat latihan para dewa tapi Basium izin ke kastil sebentar untuk mengambil sesuatu


"Kalian duluan lah aku akan ke kastil sebentar dan ada yang pengen ku kasih pada Aoki"


"Baiklah kami akan pergi duluan" Jawab Argus


Aoki dan yang lain sudah sampai di tempat latihan, Pertama Aoki di latih oleh Catalika untuk melakukan skill yang pernah di lihat oleh Aoki


"Baiklah adik ku, Kau pernah melihat Lucas yang Tiba-tiba berdarah pas di sini bukan"


"Iya kak aku ingat dengan kejadian itu"


"Bagus Pertama-tama akan ku ajarkan gimana menghilangkan benda dan cuma kau saja yang bisa melihat nya"


"Perhatikan batu tersebut, Fokus lah pada batu itu dan anggap lah batu itu menghilangkan dari pengelihatan mu, Seperti ini"


"Nah gimana?, Apa kau bisa, Ini mudah kok cuma membayangkan benda itu hilang dan mungkin akan terjadi"


"Akan ku coba"


Aoki menatap batu yang sangat besar sudah lama Aoki menatap tapi tidak menghilang juga


"Apa yang kau lihat?" Tanya Catalika


"Batu besar itu kak"


"Kau emang bodoh apa gimana sih adik ku, Belajar lah dari yang kecil jangan langsung dari yang sebesar itu bodoh"


Semua yang melihat tingkah konyol Aoki pun tertawa karna belum Apa-apa Aoki sudah mau menghilangkan batu sebesar itu


"Haha kau sangat lucu kak" Ujar Justin


"Hehe maaf di kira batu sebesar itu bisa aku hilang kan"


"Baiklah akan ku coba sekali lagi"


Aoki fokus sekali lagi dengan batu kecil di depan nya, Dengan usaha nya Aoki berhasil menghilangkan batu kecil tadi, Tapi Aoki tidak tahu gimana biar batu itu terlihat lagi


"Kak gimana cara nya biar batu itu kembali terlihat" Aoki menghadap ke arah Catalika


"Lihat lah batu itu ada di situ"

__ADS_1


"Gimana Cara nya"


"Kau tidak perlu membayangkan batu itu hilang, Karna ketika kau terus membayangkan nya batu itu akan terus tidak terlihat"


"Oh seperti itu ya, Terus apa selanjut nya"


"Selanjut nya mengembalikan skill yang musuh berikan pada kita"


"Seperti nya aku pernah melihat skill yang seperti itu"


"Iya benar pas di pertandingan aku melawan Justin"


"Oh iya benar pas waktu itu"


"Skill ini gampang cuma emang agak susah untuk di lakukan karna harus tau skill apa yang musuh berikan kepada kita, Kebanyakan cara memakai skill dengan berfikir, Ketika aku menyerang serangan pada bayangan Justin aku terkena serangan sendiri, Dan ketika aku mengembalikan serangan pada Justin aku harus bisa mengerti skill apa yang Justin gunakan, Lebih gampang nya kau harus bisa menduplikat skill musuh"


"Coba Justin kau gunakan batu itu untuk melukai ku" Lanjut Catalika


Ketika Justin melemparkan batu itu ke arah Catalika dan mengenai nya Tiba-tiba saja batu itu balik menyerang Justin


"Nah seperti itu, Jika kau belum mengerti tulis lah dalam otak mu"


"Apa kau mau mencoba apa mau aku lanjut kan membahas skill lain"


"Aku anjurkan melewati skill ini dan kau bisa berlatih sendiri nanti, Di depan sana akan ada catatan untuk berlatih skill, Kau bisa berlatih nanti" Lanjut Catalika sekali lagi


"Lanjut kan skill apa yang ingin kakak tunjuk kan?"


"Nah ini yang terakhir skill memangil mayat yang sudah mati dari tanah"


"HAH!!, Apa ada skill seperti itu" Tanya Aoki


"Adalah ini bukti nya aku mempunyai skill seperti itu"


"Kau hanya perlu menancap kan pedang mu ke tanah dan mengucap kan skill nya"


SOIL CORPSE


Aoki benar melihat mayat keluar dari tanah, Aoki sangat takjub dengan skill yang barusan di ajarkan oleh Catalika


"Mau kau coba" Tanya Catalika


"Ya akan ku lakukan"


Aoki mengambil pedang dan menancapkan nya ke tanah lalu membaca skill yang barusan di ajar kan Catalika


SOIL CORPSE


Mayat yang ada di dalam tanah seketika gemetar dan satu persatu muncul tangan dari bawah tanah, Aoki bertanya gimana cara kerja mayat tersebut


"Gimana cara kerja mayat tersebut kak?"


"Mereka dengan sendiri nya menyerang tanpa harus kita kendali kan"


"Sudah cukup pelatihan dari ku selanjut nya kak Argus yang akan melatih mu Aoki!" Lanjut Catalika

__ADS_1


Pelatihan pertama dengan kak Catalika sudah selesai dan selanjut nya akan di latih oleh kak Argus


__ADS_2