War In Solitude

War In Solitude
Chapter 03. Ingatan Masalalu


__ADS_3

Seoul, 15 Maret 2020


Di dalam mobil menuju kantor polisi Aoki bercerita kalo Seren dulu sangat mencintai putri kala ia masih dalam kandungan, Aoki pun bercerita masalalu yang mempertemukan Dia dengan Ibu Putri


( FLASHBACK )


Dikala Aoki sedang menunggu guru yang masuk diapun pergi ke kantin sebentar ingin membeli Coca-Cola.


Setelah sampai di kantin dengan teman-temannya, Ada temanya Aoki yang fokus ke salah satu cewek.


"Oi oi itu cewek cantik banget" Kata teman Aoki


"Yang mana?" ujar Aoki yang masih mencari keberadaan cewek tersebut


"Itu loh yang berdiri di toko Mbak Yuyun"


"Wah iya cantik ya" Kata Aoki sambil senyum untuk menggodanya


Aoki terkenal di sekolah sering menggoda cewek-cewek cantik yang ingin dia miliki, Aoki pun di juluki ( Good Boy School )


"Coba ah aku deketin pulang sekolah nanti" Ujar Aoki


"Yasudah Sono deketin loe kan suka banget menggoda cewek" Kata sang teman yang berada di sebelah Aoki


"Ooyy ayo masuk!!, Kalian ngapain masih pada di kantin ini udah masuk jam pelajaran" Tiba-tiba sang guru datang ke kantin yang membuat seisi kantin pada lari masuk ke kelas


"Aoki ayo masuk" Kata sang teman


"Ayo ayo" Ujar Aoki yang masih terus memperhatikan cewek tersebut


JAM MENUNJUKKAN PUKUL 10:30 PELAJARAN MATEMATIKA


"Oi Aoki ngapain melamun" Kata temanya


"Enggak papa cuma mikirin cewek tadi, Gila dia cantik banget" Sambil garuk-garuk kepala


"Udah enggak usah mikirin nanti kan pulang sekolah loe bertindak, hehehe"


"Apaan sih mana ada"


KRRIINNGG-KRRINGG, BUNYI BEL SEKOLAH YANG MENANDAKAN PULANG PUKUL 13:30


"Dah bunyi bel tuh sana ketemu sama cewek tadi" Sambil senyum menggoda Aoki


"Iya, loe mau ikut apa langsung pergi"


"Enggk ah gue mau ke warnet mau main Dota"


"Oh oke nanti gue nyusul kalo udah kelar oke"


"Okey" Kata teman Aoki yang bergegas keluar kelas untuk menuju warnet


Selagi Beres-beres buku Aoki pun tidak sengaja melihat cewek tadi sedang berjalan melewati kelasnya, Dengan cepat dia merapikan tas nya dan berlari menuju cewek tersebut


"Eh kamu yang di depan" sambil ngos-ngosan karna lari mengejar cewek tadi


"Iya kamu manggil aku barusan?" Kata sang cewek


"Iya kamu, Kamu anak baru ya di sekolahan ini?"


"Iya, Emang kenapa?"


"Enggak cuma mau kenalan aja, Nama kamu siapa?"

__ADS_1


"Nama aku Seren" Kata cewek sambil mengangkat tangan menandakan ingin berjabat tangan


"Oh iya maaf tanganku kotor, Namaku Aoki hehe"


"Oh Aoki nama yang bagus, Salam kenal ya Aoki"


"Iya salam kenal juga"


Sambil berbincang Aoki dan Seren pun meninggalkan sekolahan


"Oh iya Seren rumahmu dimana?"


"Hmm rumahku enggak jauh dari sini kok"


"Kamu di jemput apa pulang sendiri?"


"Aku mah di jemput kalo pulang sekolah"


"Hm ya udah sampe sini dulu ya, Aku pengen langsung ke warnet nemuin temen aku" Kata Aoki sambil meninggalkan Seren


"Iya dahh"


Dalam perjalanan Aoki terus memikirkan kecantikan Seren


" ( Dalam Hati Aoki ) Gila Kok ada ya cewek secantik dia sebidadari dia, Dah ah bodoamat gue pengen main Dota dulu fokus main


Sesampainya Aoki di warnet dia langsung menuju kursi yang biasa dia pakai, Sambil memanggil OP warnet di sana dengan suara keras


"MASS BILLING 22 KAYAK BIASA!!"


"Oke tunggu sebentar" Kata OP warnet tersebut


Sambil menunggu masuk game Aoki pergi membeli minuman kesukaannya ( Coca-cola )


"Iya sabar atuh" Sambil bergegas menuju kursi tempat ia main


"Cepetan"


"Ini udah masuk gue, Dah langsung mulai aja"


"Oke Let's Go"


Aoki dan Temanya ( Alui ) yang berada di sekolahan tadi sedang asik main game Dota Tiba-tiba jam sudah menunjukan pukul 17:30


"Ayo menangin ini game terakhir kita sebelum pulang" Kata sang teman


"Ayo kita bantai ini semua jangan sampai kalah"


Aoki dan Alui setelah selesai main game pun langsung pulang ke rumah mereka Masing-masing, Dan dalam perjalanan pulang mereka berbincang mengenai pertemuan Aoki dan cewek tadi di sekolah


"Gimana loe udah kenalan sama cewek tadi" Sambil menggoda


"Udah dong, Ternyata dari Deket lebih mantap"


"Emang dasar loe mah suka mainin cewek"


"Eh bukan gitu Seren kayak beda dari cewek yang gue pernah deketin sebelumnya"


"Oh namanya Seren?"


"Iya"


"Emang apa yang beda dari dia?"

__ADS_1


"Apa ya?, Dia tuh baik banget orangnya, Ramah juga enggk sombong, Enggak kayak cewek yang gue deketin semuanya sok jual mahal males gue, Udah mana dia cantik lagi idaman banget"


"Mulai dah nih anak, Pasti mulai menghayal"


"Hehehe tau aja loe" Dengan senyuman yang polos


Aoki dan Alui pun berpisah jalan untuk menuju rumahnya


"Dah gue duluan ya" Kata Alui sambil bersalaman Ala anak muda jaman sekarang


"Yoi, Bye"


Sesampainya di rumah Aoki pun langsung mandi dan siap-siap untuk makan malem diluar dengan keluarganya


"Aoki cepatan mandinya nanti telat nih ketemu sama temen papa nya" Kata sang papa sambil berteriak


"Iya pah sabar ini bentar lagi tinggal cuci muka"


"Iya cepetan" Sambil memasang muka lesuhnya


Aoki pun bergegas masuk ke dalam mobil yang di dalamnya papa dan mama Aoki sudah menunggunya


"Kamu lama banget sih sayang" Kata sang mama


"Iya maap mah"


"Oke langsung berangkat aja nih ya kita udah telat" Sambil mengendarai dengan agak kencang


"Pah pelan-pelan aja" Ujar sang mama


"Iya mah ini udah pelan kok"


Sesampainya keluarga Aoki datang dalam pertemuan makan malam dengan teman papa nya, Aoki pun terkejut ternyata teman papa nya adalah Ayah dari Seren, Orang yang ia ajak kenalan tadi siang


"Loh kamu kok ada di sini" Aoki yang memasang wajah kaget sambil menunjuk ke arah Seren


"Loh kamu juga kok disini"


"Hm aku di ajak papa ku buat makan malam sama temenya"


"Aku juga di ajak sama ayahku buat makan malem"


"Lah kalian berdua sudah kenal, Papa sama ayah Seren mau ngenalin kalian berdua padahal"


"Apaan sih ayah enggak jelas" Sambil memasang wajah murung


"Dah-dah ayo duduk makan malem bentar lagi dimulai,mama udah persen mejanya" Kata mama Aoki


Selagi menunggu makanan yang bentar lagi akan di sajikan, Keluarga Aoki dan Seren pun saling berbincang tentang bisnis yang akan di jalaninya


"Gimana kalo kita buka usaha aja di kota Seoul, Usaha kuliner Indonesia kan belum ada tuh" Kata papa Aoki


"Wah ide bagus tuh mungkin kita akan cari tempat terlebih dahulu, Dan cari tempat yang strategis" Kata ayah Seren


"Oke kita akan bahas nanti di pertemuan berikutnya" Ujar papa Aoki


Disela pembicaraan itu Aoki dan Seren saling mengobrol tentang pelajaran besok, Dan tanpa mereka sadari sedang di perhatikan oleh keluarga mereka masing-masing.


"Hayo loh kalian ngomongin apa" Kata mama Seren


"Enggak cuma nanyain sekolah, besok aku di ajak keliling sama Aoki" Kata Seren dengan pipi memerah


"Cie bisa aja kalian"

__ADS_1


__ADS_2