
"Apa kekuatan mu cuma sampai sini Aoki?" Ucap Seli
"Belum, Aku masih bisa melanjutkan ini bahkan sampai pagi pun aku sanggup"
"Apa kau sangat yakin dengan omongan mu barusan?"
"Kau tidak melihat ku dewi?, Sekarang pun aku masih bisa bangkit walaupun serangan mu mengenai semua badanku"
Badan Aoki sudah mendapatkan luka yang sangat banyak di sekujur badan nya tersebut, Bahkan darah Aoki menetes di seluruh medan latihan
"Lihatlah badan mu sudah tidak bisa menahan serangan ku, Darah mu sudah hampir membanjiri tempat suci ini?"
"Kau tidak perlu banyak bicara dewi, Aku masih sanggup untuk melawan mu!!"
Tanpa pikir panjang Seli menebas badan Aoki dengan sangat cepat yang tadi dewi Seli di hadapan Aoki sekarang sudah ada di belakang Aoki tanpa ia sadari
Aakkhh
Darah Aoki keluar banyak dari badan nya tersebut, Hidup Aoki sungguh mengenaskan, Di dunia yang dulu ia singgahi tidak satupun orang yang bisa ia selamatkan dan sekarang ketika ingin merebut anak kesayangan nya dari dewi Seren dia juga tidak mampu melakukan nya
Melawan petinggi istana saja tidak sanggup apa lagi dia akan melawan dewi yang sangat mematikan sepeti Seren
"Kau bentar lagi akan tertidur Aoki, Di pedangku ini memiliki racun yang bisa membuat dewa-dewi lumpuh dalam sekejap, Tapi jangan khawatir racun ini hanya membuatmu tertidur pulas" Ucap Seli
Aoki yang sudah merasakan racun itu mengalir kedalam tubuh nya perlahan-lahan tapi pasti Aoki mulai kehilangan kesadaran dan akhir nya tergeletak jatuh ke tanah
Sebelum kesadaran nya hilang total Seli meminta tolong pada salah satu dewi tapi belum sempat mendengar nama dewi tersebut Aoki sudah pingsan
Hari berganti malam, Aoki pun sadar dan terbaring di atas kasur yang empuk sambil di balut oleh kain selimut yang tebal
"Apa yang barusan terjadi?" Benak Aoki
Tanpa Aoki sadari ada dewi yang memperhatikan nya dari kejauhan dan dewi tersebut bernama dewi Miyuki adik ke 2 dari dewi Seli
"Kau sudah sadar?, Apa masih sakit?"
Tangan Miyuki menyentuh kening nya tapi di tepis oleh Aoki
"Apa yang kau lakukan dan siapa kau?" Tanya Aoki
"Maaf nama ku Miyuki adik ke 2 dewi Seli, Saya yang di tugaskan untuk menemani mu di sini"
"Kau tidak perlu menemani ku, Aku punya Angel dan sodara ku yang lain, Di mana mereka?"
"Lihatlah jam berapa sekarang, Mereka sudah tertidur pulas di ranjang Masing-masing dan kau sekarang ada di tempat pengobatan"
"Memang jam berapa sekarang?"
__ADS_1
"Sekarang sudah malam dan harus nya juga kau bangun nanti pagi bukan malam ini"
"Mm Maafkan ku karna sudah merepotkan mu"
"Untung saja kau sudah berubah jika kau masih seperti dahulu akan ku buka luka mu dengan tangan ku sendiri"
Miyuki adalah dewi yang pertama kali menyukai Aoki saat masih kecil, Mereka berdua juga sering sekali Berlatih pedang, Itulah kenapa dewi Seli menugaskan Miyuki untuk menemani Aoki dan bukan itu saja dewi Miyuki menguasai teknik penyembuhan tingkat atas
"Apa kau tidak mengenaliku Aoki?"
Aoki yang tadi duduk sambil melamun Tiba-tiba menatap Miyuki dengan sayu nya
"Hm maaf tapi aku tidak ingat semua ketika bangun dari tidur panjang itu"
"Apakah dulu aku dan kau dekat?" Lanjut Aoki bertanya
"Jika benar kenapa jika tidak kenapa?" Miyuki berbalik bertanya
"Ya sudahlah jika kau tidak ingin menjawab pertanyaan ku, Itu juga tidak penting buatku"
"Tapi kau penting dalam hidupku Aoki"
Aoki menghadap dewi itu dengan tatapan penuh pertanyaan
"Aku penting untuk mu? Apa yang kau bicarakan?"
"Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan, Tapi mendengar cerita mu mungkin ketika dulu aku dan kau adalah sahabat dekat"
"Apa itu sahabat?"
"Mm gimana ya aku jelasin nya, Hm bodoh nya aku mana mungkin dia mengerti bahasa dari dunia ku" Batin Aoki
"Sahabat adalah ketika satu dewa dan dewi menjalani hidup bersama dengan cukup lama, Mereka juga saling memahami perasaan satu sama lain, Itu lah yang di nama kan sahabat"
"Berarti kau adalah sahabat ku Aoki?"
"Hm bisa di bilang begitu mungkin hehe"
Aoki tersenyum pada Miyuki dan Miyuki pun membalas senyuman yang Aoki berikan, Miyuki menyuruh Aoki untuk melanjutkan tidur dan Miyuki menyuruh Aoki untuk melihat pertandingan besok diri nya
"Lanjutkan tidur mu Aoki, Aku akan pergi biar kau bisa tidur dan jangan lupa besok untuk melihat bagaimana aku bertanding"
"Baiklah Terima kasih atas bantuan mu hari ini Miyuki sahabat kecilku"
Miyuki yang mendengar itu membuat pipi nya merah merona dan langsung saja meninggalkan tempat tersebut dengan berlari kecil
Ketika Aoki tertidur dia memimpikan perang melawan dewi Seren, Di mimpi Aoki itu Putri anak dari Aoki sudah berhasil di ambil dari dewi Seren tapi ketika Aoki ingin meninggalkan perang itu Tiba-tiba saja badan Aoki tertusuk tombak oleh musuh
__ADS_1
Sontak saja Aoki terbangun dengan nafas yang tidak aturan, Angel yang duduk di sebelah Aoki juga ikut terbangun dan bertanya pada Aoki kenapa dia bangun dengan ekspresi yang tidak biasa
Hah hah Hm hm
"Kenapa suamiku, Apa kau memimpikan sesuatu yang mengerikan?"
"Tidak aku han...Hanya mimpi biasa saja kau tidak perlu khawatir sayang"
Dengan nafas yang masih tidak teratur Aoki berusaha meyakinkan Angel bahwa diri nya Baik-baik saja sambil mengelus rambut Angel
"Apakah ini sudah pagi?"
"Iya ini sudah pagi, Apa kau ingin makan sesuatu untuk pagi ini?"
"Hmm bawakan saja apa yang ada, Aku tidak suka membuat Istriku repot hehe"
"Tidak Apa-apa jika kau ingin sesuatu katakanlah biar pelayan yang memasakan untuk mu"
"Baiklah aku ingin sup dan susu sapi saja"
"Baik tunggu di sini dan akan ku panggil pelayan untuk membuatkan nya untuk mu"
10 Menit Aoki di tinggal oleh Angel dan dia pun kembali dengan membawa makanan yang Aoki minta
"Ini suamiku"
Makanan tersebut di taruh nya di samping tempat tidur Aoki dan Angel menyuapi suami nya itu dengan penuh kasih sayang, Selesai makan Angel bertanya pada Aoki
"Apa yang akan kau lakukan hari ini, Pertandingan keluarga kita sudah selesai, Apa kau ingin Berjalan-jalan?, Akan ku temani?"
"Tadi semalam ada dewi yang merawat ku"
Belum selesai melanjutkan Kata-kata nya Angel langsung tau apa yang Aoki maksud
"Oh dewi semalam itu adalah teman masa kecil mu, Kalian berdua dulu sangatlah dekat Sampai-sampai aku berfikir tidak akan bisa hidup bersama mu, Tapi untung lah kau memilih ku"
"Apa kah begitu, Mungkin aku salah pilih haha"
Aoki mengatakan itu dengan senyum bercanda, Angel langsung menjiwit tangan Aoki dengan keras
"Kau memilih dewi yang salah?" Ucap Angel sambil menaikan nada nya
"Hehehe tidak, Aku hanya bercanda, Dia tadi semalam menyuruhku untuk melihat pertandingan nya"
"Oh ya sudah, Habis kan saja dulu makanan mu dan kita berdua akan melihat pertandingan dewi Miyuki"
"Siap sayang hehe"
__ADS_1
Sekali lagi Aoki mengelus rambut Angel dengan tersenyum bahagia karna Angel adalah wanita yang ia sayangin saat ini