
Aoki yang hampir tiba di kastil nya bertemu Justin dan ingin memberi tahu kalo tadi makan malam ada yang di diskusikan
"Oy kak untung saja kita ketemu di sini, Ada yang mau di omongin nih dengan kakak"
"Soal apa itu Justin, Apa yang mau kau omongkan dengan ku?"
"Besok malam kita berenam akan meninggalkan negara ini dan berkumpul di suatu negara lain dan kami di sana akan mendiskusikan perang besar pada bangsa syetan"
"Apakah kak Argus menyuruh ku untuk ikut?"
"Iya kakak juga ikut ambil bagian dari rencana ini"
"Besok pagi aku sudah ada di tempat latihan para dewa kalo ada yang mau di bicarakan bisa datang ke sana"
"Oh ya ada satu lagi yang ingin aku kasih tau pada kakak, Jika kakak belum bisa menggunakan pedang itu maka kakak tidak bisa ikut dalam perang ini"
"Aku sudah tahu soal itu, Aku juga berfikir sama soal perang nanti kalo saja aku belum bisa mengangkat pedang ku dengan benar aku tidak akan bisa ikut dalam perang itu"
"Berjuang lah kak, Aku yakin pasti kau bisa mengatasi masalah ini"
"Makasih, Kamu boleh pergi dan balik ke kastil aku akan beristirahat"
Aoki dan Justin kembali ke kastil Masing-masing, Setelah sampai ke kastil nya Aoki pergi mandi dengan air hangat, Selesai mandi Aoki pergi ke kamar yang sudah di tunggu istri nya, Tapi Aoki tampak terlihat murung dan memasang wajah yang agak sedikit marah
"Ada apa sayang kau terlihat murung?"
"Tidak papa aku hanya sedikit kecewa dengan diri ku sendiri kenapa tidak bisa menjadi dewa pada umum nya?"
"Sudah Bertahun-tahun kamu tidur di ranjang ini, Tidak terlalu buruk kalau memulai dari awal lagi, Percaya lah pada diri mu"
"Apa aku dulu juga seperti ini?"
"Mmm yang aku dengar sih dari Sodara-sodara mu kau dulu sangat hebat dalam bermain pedang dan bisa mengangkat pedang tersebut hanya dalam beberapa jam saja"
"Beberapa jam saja!!?"
"Seperti itu yang aku dengar"
"Segila apa aku yang dulu Sampai-sampai angkat pedang seberat itu cuma membutuhkan beberapa jam"
"Kalo kamu bangun dari tidur dan tidak melihat ku berarti aku sedang berlatih pedang" Lanjut Aoki
"Iya aku pasti akan ke sana dan membawakan makanan untuk mu"
"Terima kasih ayo tidur besok aku membutuhkan energi yang sangat banyak"
Di malam hari Aoki terbangun dan dia tidak tahu harus melakukan apa, Akhir nya Aoki kepikiran untuk berlatih saja di Tengah-tengah malam seperti ini, Sesampai nya di tempat latihan Aoki mengeluarkan pedang nya dan menyeret pedang itu ke tengah tempat latihan
"Mmmm pedang ini sangat berat sekali pun aku menyeret nya juga seperti aku menyeret binatang berukuran sangat besar" Benak Aoki
Aoki berlatih dengan kekuatan yang ia miliki, Di Sela-sela latihan itu ada penjaga yang tidak sengaja melihat Aoki berlatih dan penjaga itu melihat Aoki dari jauh seperti orang yang mencurigakan yang sedang mencuri pedang
"Hey apa yang kau lakukan di sana" Kata penjaga itu
__ADS_1
Ketika cahaya yang di pegang oleh sang penjaga mendekati Aoki, Aoki kaget dan jatuh ke tanah di kira sang penjaga adalah sesosok hantu
"Apa yang hantu lakukan di sini sambil memegang cahaya api di tangan nya"
"Loh dewa Aoki apa yang kau lakukan di tengah malam seperti ini, Bukan nya ini waktu nya tidur ya?" Tanya penjaga
"Oh penjaga ku kira siapa?, Saya tadi kebangun dari tidur dan tidak bisa melanjutkan nya, Maka dari itu saya Berlatih saja di sini"
"Kau sendiri apa yang kau lakukan di sini?" Tanya Aoki
"Saya kan penjaga kastil ini dewa!"
"Oh iya benar juga"
"Lanjutkan lah jaga malam mu, Aku akan terus berlatih malam ini" Lanjut Aoki
"Baiklah dewa, Berlatih lah sekuat tenaga mu"
Penjaga yang mengobrol dengan Aoki tadi pergi meninggalkan nya, Aoki pun melanjutkan latihan nya, Tidak ada hasil yang bagus sampai saat ini sampai ketika Aoki mengfokus kan seluruh kekuatan dan perasaan nya pada satu titik di tangan yang sedang memegang pedang
"Aku belum pernah sekali mengfokus kan kekuatan dan perasaan ku pada satu titik, Kini akan ku coba dengan seluruh energi ku"
Tidak di Sangka-sangka ternyata dengan melakukan hal tersebut membuat Aoki bisa mengangkat pedang nya tersebut seperti dulu lagi, Aoki berteriak sangat keras dan membangunkan 5 sodara nya yang sedang tidur, Itu lah momen yang sangat menyenangkan buat Aoki
Tidak lama setelah Aoki berteriak kelima sodara nya datang dan bertanya pada Aoki mengapa dia berteriak sangat kencang dan membuat sodara nya itu terbangun semua
"Apa yang kau lakukan tengah malam seperti ini adik ku" Tanya Argus
"Iya apa yang kau lakukan dasar pecundang" Lanjut Lucas bertanya
"Aku sekarang sudah bisa mengangkat pedang ku kak dan aku hanya butuh berlatih menggunakan pedang ini dengan benar dan bisa ikut kakak dan yang lain dalam pertempuran nanti"
"Apa kah itu benar?, Coba tunjukan pada kami semua" Jawab Argus
Aoki dengan percaya diri meletakan tangan pada pedang nya tersebut dan benar saja sekali lagi Aoki bisa mengangkat pedang itu dengan mudah
"Lihat lah Baik-baik"
Semua dewa dan dewi yang menyaksikan itu sangat senang karna Aoki sudah bisa mengendalikan monster tersebut, Mereka semua memberi selamat pada Aoki kecuali Lucas yang langsung menantang Aoki untuk bertanding siang hari nanti
"Jika kau sudah bisa, Maka ayo lakukan pertandingan siang nanti" Tantang Lucas
"Baiklah jika itu mau mu Lucas"
Lucas langsung meninggalkan tempat latihan dan memberi tahu Aoki agar jangan membuat kerusuhan pada malam hari
"Jangan buat keributan lagi, Semua mau beristirahat pada malam ini, Ingat itu!!"
Aoki mempersilahkan Sodara nya untuk balik lagi ke kastil dan melanjutkan istirahat dan tidak akan membuat kebisingan lagi
"Kalian semua boleh balik ke kastil, Aku akan melanjutkan berlatih malam ini dan memberi pelajaran pada Lucas untuk pertandingan siang hari nanti"
"Jangan paksa kan diri mu adik ku, Jika sudah merasa cukup beristirahat lah" Ujar Basium
__ADS_1
"Baiklah, Terima kasih atas dukungan kalian semua pada ku, Selamat malam"
"Selamat malam" Keempat Sodara Aoki membalas ucapan selamat malam
Hari semakin terang dan matahari sudah mulai menampakan wujud nya, Tapi Aoki masih terus berusaha untuk berlatih dan berlatih sampai dia puas dengan akan usaha dia
Angeline bangun dari tidur, Dan Bersiap-siap untuk mandi dan habis itu menyiapkan makanan untuk di bawa ke tempat latihan
Angel pun datang dengan wajah yang amat sangat segar dan menatap Aoki yang sedang berlatih pedang, Tapi Angel melihat ada yang berbeda dari cara Aoki memegang pedang, Setelah diam cukup lama Angel menyadari sesuatu dia sangat senang karna sekarang Aoki bisa mengangkat pedang itu dengan sangat gampang
"Kau sudah bisa memakai pedang itu sayang" Tanya Angel
"Ya aku sudah bisa menggunakan pedang ini dengan sangat mudah, semua sodara ku tadi malam ke sini karna aku berteriak cukup kencang sampai membangun kan mereka semua, Apa kau tidak dengar semalam"
"Hehe mungkin aku sangat kecapean Sampai-sampai tidak mendengar nya"
"Apa kau membawa makanan?" Tanya Aoki
"Ini di tangan ku, Mari kita makan"
Selesai makan Aoki kembali ke kastil untuk membersihkan diri dan Bersiap-siap untuk pertandingan nanti siang, Setelah selesai dengan semua kegiatan nya di kastil Aoki pergi ke tempat pertandingan bersama Angel karna Aoki tidak tahu tempat tersebut
Sesampai nya di sana semua sodara Aoki sudah pada siap dengan baju khas mereka Masing-masing, Sedang kan Aoki hanya memakai pakaian biasa dan di tertawa kan oleh Lucas
"Haha apa yang kau lakukan dengan pakaian seperti itu, sekarang kita ingin melakukan pertandingan pedang bukan ingin Berjalan-jalan"
"Hentikan itu Lucas" Ujar Basium
Catalika menghampiri Aoki dengan membawa pakaian yang sering dia gunakan dulu ketika ingin perang lengkap dengan zirah perang nya
"Ini pakai lah, Lawan lah Lucas dengan pakaian ini"
Selesai Aoki ganti pakaian pertandingan antar sodara pun di mulai
"Baik lah kita akan langsung memulai pertandingan ini dengan dewa Aoki dan dewa Lucas silahkan kalian berdua maju ke Medan pertandingan"
Semua penonton terkejut karna pertandingan pertama saja sudah sangat seru untuk di saksikan, Aoki yang dulu nya di juluki dewa yang tak terkalahkan dan Lucas dewa dari neraka membuat penonton tidak sabar untuk melihat nya
WOO,WOOO AYO PARA DEWA BERJUANG
Seperti itu lah gemuruh para penonton yang menyaksikan
Ketika Aoki dan Lucas sudah di Tengah-tengah medan pertandingan, Lucas menawarkan sesuatu pada Aoki
"Hey kakak ku yang malang, Jika kau bisa mengalahkan ku di pertandingan ini makan aku akan kabul kan satu permintaan mu, Tapi jika kau kalah maka pergi lah dari negara ini"
Semua yang mendengar nya terkejut termasuk para penonton, Mungkin pertandingan ini mempertaruhkan hidup dan mati itu yang penonton pikirkan
"Baiklah, Itu juga jika kau bisa mengalahkan ku,
"Aku suka nada bicaramu" Jawab Lucas
Akhir nya yang di Nanti-nanti sudah mulai, Pertandingan pun di Mulai!!
__ADS_1
"Dewa Aoki siap, Dewa Lucas siap. MULAI!!!" Pertandingan di mulai oleh kak Argus sebagai penjaga pertandingan siang ini
"Akan ku bunuh kau AOKII!!, Aaaahhh!!!