
"Ayo kita pulang adik ku" Ucap Sau
5 jam sebelum pertempuran Sau melawan Jack, Dewa Dracule dan Dewi Sunny sudah datang ke istana musuh dengan rencana mereka berdua yang sudah di bicarakan sebelum keberangkatan
Tidak Segan-segan mereka membantai semua prajurit dan panglima istana tersebut menggunakan naga milik mereka berdua dan para panglima dewa Dracule dan dewi Sunny
"Bakar semua yang menghalangi kalian, Tidak ada 1 pun yang boleh lolos" Ucap Sunny
"Baik dewi" Balas panglima
"Kak Dracule mari kita lakukan rencana itu"
"Ya" Ucap Dracule
Mereka berdua merencanakan akan langsung memasuki istana melewati atap istana dan langsung bertemu petinggi istana tanpa harus melawan bawahan nya
Dracule dan Sunny menjatuhkan diri dengan sangat keras agar atap istana mudah di robohkan, Tidak di duga ternyata di sana sudah ada petinggi istana dan sodara Satu-satu nya
"Hm Hm apa kalian tidak mengerti adat memasuki istana" Tanya salah satu dewa tersebut
2 dewa yang akan di lawan oleh Dracule dan Sunny adalah dewa Noki dan dewi Noku, 5 tahun yang lalu ayah mereka di bunuh oleh Argus dan Basium karna itu lah mereka menggantikan posisi ayah nya tersebut yang sudah tiada
"Aku tidak tahu bahwa kalian berdua sepasang dewa dan dewi, Tidak ada info mengenai siapa pemimpin istana ini" Ucap Sunny
"Apa kalian berdua ingin melawan kami di tempat yang seperti ini atau ingin pindah tempat, Sudah ku siapkan arena yang akan membuat kalian nyaman untuk bertarung" Ucap Noki
"Apa yang kau bicarakan, Apa kau meremehkan kami"
Dewa Dracule hanya diam di sisi dewi Sunny karna kekuatan yang bisa membaca hari esok membuat dia tahu bahwa kemenangan ada pihak nya
"Tidak, Kami berdua hanya ingin bertarung dengan adil"
__ADS_1
"Jika kau melanggar omongan mu, Akan ku jadikan kau santapan bagi naga ku"
"Itu terserah kau, Ikut lah dengan ku" Ucap Noki
Mereka berempat berjalan menuju ruangan yang tersembunyi di balik tembok besar istana, Di sana lah arena yang sudah di siapkan oleh dewa Noki dan dewi Noku, Tanpa Dracule dan Sunny tahu bahwa Noki juga memiliki kekuatan yang sama dengan nya, Maka dari itu dewa tertinggi Eternal menyuruh Dracule dan Sunny melawan adik kakak tersebut
"Kita sudah sampai di arena pertarungan adik kakak yang sebentar lagi akan di mulai, Apa kau tidak sedikit pun curiga pada diri ku" Ucap Noki
"Apa yang kau maksud dengan kata curiga?" Tanya Sunny
"Apa kalian berdua tidak menyadari bahwa diri ku itu seperti dewa yang ada di sebelah mu, Diri ku dan dewa itu bisa membaca masa depan haha"
Dracule dan Sunny kaget dengan apa yang Noki ucapkan pada nya, Jadi semua rencana yang mereka buat dengan susah payah bisa di baca dengan hanya melihat hari esok
"Apa yang kau bicarakan, Tidak mungkin ada dewa yang bisa seperti kak Dracule!"
"Apa nya yang tidak mungkin, Kau hanya lah dewi yang munafik yang selalu liat kehebatan dewa-dewi di dunia mu sendiri tapi kau tidak melihat dunia yang luas ini bukan?"
"Apa kakak tidak bisa melihat kejadian ini?" Tanya Sunny
"Hm apa boleh buat, Jika rencana kita gagal maka tidak ada cara lain selain menghabisi adik kakak tersebut"
Noki yang sudah tidak sabar menyuruh mereka memilih untuk pertarungan satu lawan satu atau mau langsung dua sekaligus
"Akan ku tanya pada mu wahai dewa, Apa kau ingin pertarungan satu lawan satu atau langsung pertarungan dua sekaligus"
"Akan ku bunuh kalian berdua sekaligus" Ucap Dracule
"Baiklah jawaban yang bijak"
Noki menyuruh adik nya untuk menjadi support bagi kakak nya yang akan maju ke depan melawan Dracule dan Sunny
__ADS_1
"Noku kau sebaik nya menjadi support dari belakang dan kakak mu ini yang akan maju untuk pertarungan jarak dekat"
"Baik kak"
sebelum pertarungan dua lawan dua, Noki bertanya pada dewa-dewi pembawa perdamaian bahwa siapa nama mereka berdua
"Sebelum kita memulai pertarungan ini, Ada yang ingin ku tanyakan pada kalian berdua, Siapa kalian berdua dan kenapa kalian ingin sekali membuat sebuah perdamaian di dunia ini, Bukankah manusia dan dewa-dewi saling membunuh dan itu semua karna rasa benci maka dari itu peperangan terus berlangsung"
"Nama ku Dracule dan dia Sunny kami berdua bukan lah keluarga, Kami berdua dulu nya saling membunuh satu sama lain, Kami merampas apa yang bukan hak kami, Kami membantai tanpa ada rasa belas kasih, Tapi hasil nya kami juga di perlakukan sedemikian rupa dengan negara yang lebih kuat dari pada kami"
"Ketika anak dari dewa Aoki di culik oleh dewi Lusiana, Semua negara tidak ingin itu terjadi lalu keluarga Eternal pemimpin kami mengumpulkan 10 negara besar untuk bersekutu, Ada yang tidak suka dengan rencana itu tapi tidak mungkin kami tolak karna kunci dari kedamaian untuk semua negara yang ingin merasakan nya berada di anak dewa Aoki"
"5 tahun yang lalu terjadi lah perang besar yang menewaskan keluarga kami satu persatu, Ayah kami, Ibu kami, Sodara-sodara kami, Semua lenyap seketika, Maka dari itu lah kami ingin kedamaian ini tercipta dan lahir lah generasi baru yaitu kami penerus masa depan" Lanjut Dracule
"Kami pun sama tidak ingin ini terus berlanjut maka dari itu kami mencari pihak mana yang akan memenangkan pertarungan nanti, Jika pertarungan ini kami kalah, Atas nama dewa Noki dan keluarga istana ini kami akan mengikuti jalan pemimpin kalian yaitu dewa Eternal" Ucap Noki
"Apa yang kau bicarakan barusan" Tanya Sunny
"Haha jika kami kalah, Kami akan mengikuti jalan kalian berdua"
"Apa ini kesepakatan yang bisa kau terima Dracule?" Lanjut Noki
"Hm dengan senang hati kami terima tawaran mu"
Sunny dan Noku berdiri di atas pilar, Mereka berdua menjadi pemanah yang akan menjatuhkan lawan yang bertarung secara berdekatan yaitu Dracule dan Noki, Pertarungan ini ada aturan nya yaitu siapa yang terkena panah paling banyak dia lah yang akan kalah dan siapa yang akan tumbang terlebih dahulu dia juga yang akan kalah di pertandingan dua lawan dua ini
"Sunny kau adalah dewi pemanah terhebat yang pernah ku temui, Jadi jangan sampai panah mu meleset sekalipun"
"Akan ku kenakan semua panah ku pada nya kak"
"Kau adalah adik ku yang selalu ku andalkan, Panahan mu tidak pernah sekalipun meleset ketika kita Sama-sama bertarung, Tunjukan lah pada mereka berdua" Ucap Noki
__ADS_1
"Baik kak" Jawab Noku
Pertandingan yang akan merebutkan sebuah negara pun di mulai, Noku dan Sunny sudah bersiap-siap dalam membidik lawan nya, Sedangkan Dracule dan Noki sudah saling bertarung satu sama lain, Mereka berdua sulit di bidik oleh Sunny dan Noku karna kelincahan nya dalam bertarung, Baru kali ini dua pemanah yang handal dalam membidik harus Benar-benar fokus dalam mengincar sasaran nya