War In Solitude

War In Solitude
Chapter 34. Tetesan Air Mata


__ADS_3

"Akhir nya sudah selesai makan nya" Ucap Angel


"Akan ku taruh makanan mu ini habis itu kita akan keluar dan melihat pertandingan dewi Miyuki"


"Iya sayang"


Selesai menaruh piring yang barusan di makan oleh Aoki, Angel balik ke kamar dan berusaha membantu Aoki untuk berjalan, Sesampai nya di medan latihan Miyuki melihat Aoki yang di bantu oleh Angel untuk berjalan dan Miyuki pun menghampiri mereka berdua


"Jika kau masih belum sehat kenapa harus melihat ku bertanding?" Tanya Miyuki


"Janji adalah janji tidak mungkin aku berbohong"


"Baiklah kau duduk lah di bangku dewa-dewi, Aku akan bersiap-siap untuk ke medan latihan"


"Berjuanglah aku dan Angel mendukung mu dari sini"


Miyuki meninggalkan Aoki dan Angel, Ketika Miyuki sudah pergi Aoki melambaikan tangan melambangkan kekhawatiran dan kasih sayang pada Miyuki


"Ku rasa semalam dia tidak seceria ini?" Batin Aoki


Pertandingan yang akan di lakukan oleh keluarga petinggi dewi Seli pun akhir nya di mulai dengan dewi Miyuki sebagai dewi yang mewakili keluarga dewi Seli


Pertandingan kali ini di serahkan lagi kepada dewi Catalika untuk membimbing jalan nya pertandingan dan dewa Sonic kembali duduk di kursi petinggi istana yang berada di sebelah dewa Basium


"Apa kau senang Basium dengan kehadiran anak itu?" Tanya Sonic


"Siapa?, Penonton yang kemaren melawan Angel?" Ucap Basium


"Iya anak itu, Apa kau yakin dia akan bisa membantu kita dalam perang nanti?"


"Bagaimana pun kita harus percaya pada Hisoka, Apa kau meragukan kekuatan Hisoka yang Jelas-jelas dia adik dari pemimpin?"


"Aku tidak meragukan Hisoka tapi aku meragukan anak itu, Aku tidak yakin dia akan kembali selamat dalam perang ini"


"Sudahlah masalah itu serahkan pada Hisoka, Lihatlah pertandingan di depan mu itu"


Karna keasikan membahas masalah Value tanpa dewa Sonic sadari pertandingan itu sudah berjalan 3 menit


"Walaupun aku adalah dewa penyembuhan dan bertarung ku tidaklah sehebat para petinggi tapi akan ku tunjukan skill terbaru ku" Ucap batin Miyuki

__ADS_1


FULL OF ECHO


Suara yang entah datang dari mana itu membuat telinga para dewa-dewi dan para penonton yang mendengar nya membuat kuping terasa sangat sakit dan hampir membuat gendang telinga pecah dan benar saja gendang telinga duplikat pecah dan mengeluarkan darah


"Aku adalah dewa penyembuhan tapi ingat aku juga bisa bertarung melawan musuh ku dengan kekuatan ku sendiri"


Suara yang barusan di buat oleh dewi Miyuki lama kelamaan menghilangkan tapi masih terasa di duplikat, Duplikat hanya bisa menutup telinga, Miyuki yang melihat kesempatan itu langsung dengan kecepatan yang dia punya, Tanpa di sadari Miyuki sudah di belakang duplikat lalu dengan kekuatan nya Miyuki memisahkan kepala dan badan duplikat dengan skill yang dia pelajari


Skill itu adalah skill yang bisa dengan mudah memisahkan badan orang yang dia sentuh, Apapun itu dia bisa memisahkan nya, Skill ini bernama Scatter


Tidak kerasa hari balik menjadi malam kembali, Besok adalah latihan untuk keluarga dewi Scar ini adalah latihan terakhir di hari esok, Dewa Hisoka juga akan melakukan pertandingan untuk menutup latihan dewa-dewi


Di jam yang sudah malam semua keluarga di suruh untuk berkumpul di lantai 25 tempat awal mereka semua bertemu satu sama lain, Tapi ada yang aneh dari perjamuan makan malam ini, Rakyat yang kemaren melawan Angel berada di sebelah pemimpin tertinggi dewa Eternal dan kursi kosong untuk di singgahi, Aoki tidak tahu kursi itu untuk siapa dan kenapa rakyat itu ada di perjamuan makan malam antar dewa-dewi


"Perhatikan semua yang ada di meja ini, Dia yang berada di samping ku akan ikut perang besar ini dan adik ku Hisoka yang akan melatih nya, Besok adalah hari terakhir latihan para dewa-dewi dan akan di tutup dengan pertandingan Value dan Hisoka"


"Oh jadi nama dia Value" Semua dewa-dewi berbisik-bisik menyebutkan nama nya


"Jika dia menerima 10 luka di tubuh nya maka dia tidak akan ikut perang ini" Lanjut Eternal


"Aku tidak akan mengobrol dengan mu dan aku tidak akan menggunakan trik yang dewi Angel lakukan kepada mu tapi bersiaplah menerima semua penderita mu besok, Jika kau ingin mengalahkan ku maka bunuh lah aku itu juga kalau kau bisa" Ucap Hisoka dengan senyuman nya


Dewa Eternal menyuruh pemuda itu untuk duduk di kursi yang sudah di sediakan istana untuk nya


"Apa kau baru merasakan duduk di kelilingi oleh dewa-dewi?" Tanya Argus


"Iya, Aku hanya belum terbiasa saja"


"Jika kau ingin mengalahkan Hisoka maka malam ini kau tidak boleh tidur dan berlatih lah dengan sangat keras"


"Terima kasih atas saran mu dewa, Aku akan berusaha"


"Ya bagus, Itulah jiwa dari dewa dan dewi tidak ada kata menyerah"


"Makan lah yang banyak" Lanjut Argus


Semua dewa-dewi menatap ke arah Value sontak saja Value mengingat hal yang dulu pernah ia alami, Keberadaan nya di negara Vanisuela adalah suatu misi dari dewa yang jauh di luar sana


"Jangan melihat dia seperti itu, Biarkan dia memakan perjamuan ini dengan tenang" Ucap Eternal

__ADS_1


"Aoki apa kau belum mempunyai hewan untuk di kendarai?" Tanya Eternal


"Belum dewa, Ada apa dewa menanyakan hal itu"


"1 Tahun yang lalu panglima ku pergi ke suatu tempat dan dia menemukan naga yang persis seperti punya mu dahulu"


Aoki senang dengan berita yang dewa Eternal bicarakan, Selesai perjamuan makan dewa Eternal menunjukan kandang yang menyimpan naga tersebut


"Jika kau ingin melihat nya, Selesai makan akan ku antar di mana naga itu di simpan"


"Baik dewa, Terima kasih sudah menemukan naga ku yang sudah hilang"


"Kau yakin seperti biasa nya Aoki"


Aoki malu dengan ucapan dewa Eternal karna belum tentu naga yang di simpan oleh negara Vanisuela adalah naga yang hilang milik Aoki


Selesai makan semua keluarga petinggi istana membubarkan diri dan kembali ke kastil untuk istirahat


"Baiklah mari ikut dengan ku akan ku tunjukan di mana naga itu"


Aoki di temani oleh kak Basium untuk mengecek apakah benar itu naga milik Aoki yang hilang 4 Tahun lalu karna Aoki sendiri hilang ingatan dan tidak mengingat bagaimana bentuk naga yang ia dulu peliharaan, Jangan kan mengetahui naga yang dulu, Melihat naga pun Aoki belum pernah dan hanya melihat di Film-film


Setelah sampai di ruangan yang cukup besar, Di balik pintu tersimpan sebuah naga yang amat sangat mengerikan, Naga itu tidak pernah sekalipun menurut dengan apa yang dewa-dewi perintah kan, Makan pun Jarang-jarang


"Berhati-hati lah Aoki, Naga ini tidak mudah untuk di jinakan"


"Prajurit tolong buka pintu yang ada di depan" Ucap Eternal


"Siap dewa" Jawab prajurit tersebut


Pintu raksasa itu terbuka perlahan-lahan embusan angin keluar dari dalam pintu


BRAAK!!


Pintu yang tadi nya perlahan-lahan terbuka langsung membanting kan diri nya untuk terbuka sepenuh nya, Erangan sang naga begitu sangat kencang Sampai-sampai semua dewa-dewi yang berada dalam kastil mendengar erangan naga itu


Aoki, Basium, Eternal masuk, Naga yang tadi mengamuk Tiba-tiba saja diam ketika melihat Aoki yang berada di hadapan nya, Naga itu mengeluarkan air mata nya dan berusaha mendekatkan kepala nya ke tubuh Aoki, Aoki yang masih tidak percaya bisa melihat naga asli di hadapan nya mundur Pelan-pelan ke belakang


Naga itu terus mendekat pada Aoki sambil mengeluarkan Erangan-erangan kecil pada Aoki, Aoki yang tadi takut berusaha memberanikan diri menyentuh hidung naga, Tanpa Aoki sadari Aoki meneteskan air mata di pipi nya itu sambil mengatakan....

__ADS_1


"Berhentilah menangis dan kita akan terbang esok hari naga ku"


__ADS_2