
Sekarang waktu nya Aoki berlatih dengan kak Argus, Kak Argus sendiri dewa yang mengendalikan air dia bisa mengendalikan nya dengan sesuka hati
"Baiklah sekarang aku akan melatih mu Aoki"
"Siap kak!!"
"Skill yang akan ku ajarkan adalah skill Storm water, Skill ini sendiri di kendalikan atas izin kita, Kita yang harus berfikir dan mengendalikan pikiran kita, Bayang kan saja ini seperti menghilangkan batu tapi sebaliknya nya bukan menghilangkan tapi mewujudkan badai air"
Argus langsung memulai memanggil badai air di tempat latihan itu, Aoki terus fokus pada satu titik yang kak Argus suruh tuju
"Lihatlah ke sana akan ku tunjukan skill nya seperti apa"
STORM WATER
Air mulai muncul dari permukaan tanah, Dan petir Tiba-tiba saja ada di atas mereka
BOOMM!!!
Air yang tadi nya hanya sedikit pun menjadi seperti lautan yang bercampur dengan ombak yang sangat dahsyat dengan campuran petir yang ada di Mana-mana
"Coba lah Aoki, Ini hanya bermain imajinasi saja"
"Akan ku coba kak"
Dengan tatapan yang menunjukan keseriusan akan berlatih dikit demi sedikit air keluar dari bawah tanah dengan imajinasi yang pernah Aoki lihat di televisi membuat dia tahu gimana gambaran ombak di laut bercampur badai petir
"Bagus Aoki pun gelombang tadi belum terlalu besar tapi kau sangat cepat belajar, Skill ini bisa kau pakek ketika di kepung oleh musuh mu"
"Baiklah selanjutnya skill untuk menyembuhkan luka yang kita dapat dari perang atau latihan" Lanjut Argus
"Uwaw tidak aku sangka ada skill yang seperti itu ya?"
"Tentu ada"
"Kau hanya membutuhkan setetes air dan mengucapkan skill nya saja"
"Apa nama skill nya kak?"
"Natural healing"
"Ini semua yang kami ajarkan tidak ada di dalam catatan tersebut, Cuma ketika kamu tidak bisa melakukan nya akan kami tulis di catatan itu"
"Baik kak, Selanjutnya apa?"
"Skill ini untuk memanggil hewan walaupun kita sedang ada di hutan atau ada di gurun pasir sekalipun kita bisa memanggil hewan, Skill ini adalah hewan lautan"
"Di dunia ini seperti game saja ada skill dan skill tersebut sangatlah tidak logis" Benak Aoki
"Apa yang kau pikirkan Aoki"
"Hehe tidak ada kak, Boleh di lanjutkan kok"
"Jika kau memiliki kekuatan yang besar atau stamina yang sangat banyak, Kau bisa memanggil hewan yang berukuran sangat besar akan ku contoh kan"
ANIMALS FROM THE GROUND!!
__ADS_1
Tidak ada angin tidak ada badai lantai yang di pijak oleh para dewa Tiba-tiba mengeluarkan ikan yang berukuran sangat besar menurut Aoki tapi bagi para dewa yang lain segitu belum cukup besar
"Besar banget kak hewan nya"
"Hewan segitu tidak lah besar Aoki masih banyak hewan yang berukuran lebih besar dari pada itu"
"Sudah ku ajarkan 3 skill hari ini selanjut nya Lucas yang akan mengajarkan mu, karna Basium belum kembali juga" Lanjut Argus
"Akan ku ajari kau bagaimana menajamkan benda pun itu hanyalah benda tumpul sekalipun"
"Apa kau tidak bisa bicara sopan pada kakak mu Lucas"
"Jangan banyak omong sudah untung aku mengajari mu"
"Ambil kayu itu dua dan bawah lah ke sini"
Aoki mengambil kayu yang Lucas suruh padahal Lucas adalah adik nya tapi tidak memiliki sopan santun yang baik
"Nih" Aoki memberi kan Lucas satu potong kayu
"Pegang kayu itu dan tutup lah dengan tangan mu lalu arah kan tangan mu ke ujung kayu itu Pelan-pelan sambil mengucapkan skill nya, Seperti ini"
SHARPEN!!
"Lihat lah bentuk nya berubah, Coba kau lakukan"
Setelah Aoki lakukan apa yang Lucas bilang kayu yang Aoki pegang tadi berubah menjadi benda tajam yang berbentuk seperti pedang
"Kau bisa mengubah apapun menjadi benda tajam"
"Apapun!!?"
"Selanjutnya nya akan ku ajari kau gimana supaya musuh buta dengan jarak jangkau 5 meter, Kau hanya perlu berjabat tangan dengan musuh dan ucapkan skill Blind"
"Ahh blind ya, Oke selanjutnya apa?"
"Memanggil hujan meteor, Skill ini sangat beresiko tinggi gunakan lah skill ini ketika situasi genting dan perhatikan sekeliling mu apakah ada prajurit kita yang sedang bertarung, Jangan sampai prajurit kita terkena imbas nya"
"Cukup ucapkan Meteors the sky"
"Terima kasih sudah mau membantu ku Lucas"
"Berhenti lah berterima kasih itu membuat ku jijik"
"Ayo sekarang giliran mu Justin mengajarkan kakak mu" Ujar Argus
"Baik kak hehe"
"Aku hanya mengajari kakak 2 skill saja ya, Sisa nya akan ku tulis di catatan itu"
"Iya adik ku"
"Pertama akan ku ajari memanggil makhluk dari neraka"
Aoki mendengar itu menjadi kan badan nya gemetaran dan tidak menyangka adik nya tersebut bisa memanggil makhluk dari neraka, Memang betul sih dia dewa kematian cuma agak sedikit menyeramkan
__ADS_1
"Baiklah lakukan lah" Seluruh badan Aoki gemetar
"Pertama-tama kakak membuat lingkaran dengan pedang kakak dan buat bintang di dalam nya lalu tancap kan pedang kakak ke Tengah-tengah bintang habis itu ucapkan skill pemanggilan mahkluk dari neraka hell creature!!"
"Coba lah kak kau pasti bisa hehe"
"Gila apa anak ini menyuruh ku membuat simbol Syetan, Aku ini orang yang beragama ya" Benak Aoki
"Hehehe lain kali saja aku masih takut melakukan nya"
"Hah takut, Apa yang kau takut kan kak ini hanyalah skill biasa"
"Tidak!, Tidak!, Yang aku maksud adalah belum siap dengan skill yang seperti ini"
"Baiklah tapi nanti lakukan ya kak"
"Ya pasti akan ku lakukan adik ku"
"Selanjutnya skill hell sword, Skill ini melapisi pedang kita dengan panas nya api neraka kak, Kau hanya cukup mengucapkan skill saja"
"Mmm seperti itu ya, Akan ku coba"
Aoki memegang pedang dan langsung mengucapkan....
HELL SWORD!!
Pedang yang Aoki pegang langsung saja di lapisi Kerikil-kerikil dan api hitam dari neraka
"Good job kak, Kau sangat mahir dengan Skill-skill yang kita ajarkan, Sudah ya sampai sini dulu kalo kakak mau belajar tentang skill ku sudah ada di catatan"
Matahari sudah tidak terlihat lagi dan waktu sudah mulai malam akhir nya makan malam pun tiba, Mereka begitu semangat menuju ruangan tengah untuk makan malam
Setiba nya di sana mereka berlima di sambut oleh Basium yang sedari tadi sudah asik nongkrong di sana sambil meminum segelas bir
"Apa yang kakak lakukan di sini, Bukan kah kakak harus melatih Aoki tadi siang?" Catalika memarahi Basium
"Tenang lah aku tadi terlalu lama mencari barang ku maka dari itu aku tidak sempat pergi ke tempat latihan, Maafkan aku Aoki"
"Iya tidak Apa-apa kok kak, Habis ini juga tidak masalah untuk melatih ku"
"Eh sekarang sudah malam kau harus beristirahat" Ucap Catalika
"Iya benar apa yang di omongkan oleh kakak mu" Lanjut Basium
"Aku tadi terlalu lama mencari ini"
Basium memberikan benda yang di bungkus oleh semacam kain, Ketika di buka itu adalah pedang yang sangat berkilau dan memiliki gambar naga pada ujung pegangan pedang itu
"Ini boleh ku buka kak?" Tanya Aoki
"Ya silahkan saja itu punya istri mu Aoki"
"Hah punya Angel, Kenapa kau memberikan nya pada ku"
"Semenjak kehilangan Putri Angel membuang pedang itu Karna pedang itulah Putri bisa sampai di culik oleh Lusiana, Pakek lah pedang tersebut"
__ADS_1
"Atau berikan saja pada Angel barangkali dia kangen dengan pedang kesayangan nya" Lanjut Basium
"Aku akan memikirkan nya nanti, Ayo kita makan malam bersama"