With You Again

With You Again
Bonchap ( Tegar dan kuat adalah keharusan)


__ADS_3

Dengan tangan gemetar, Dimas masih menggenggam kotak kecil berwarna merah yang diberikan Clara tadi. Sekarang sudah tidak ada harapan lagi untuk ia bersatu dengan Clara. Semua nya sudah runtuh, sang wanita telah pergi.


Dimas berbalik dan segera meninggalkan rumah Clara. Ia harus terima keputusan sang istri memang semua karena dirinya yang salah.


Sudah lewat satu minggu sejak kejadian Clara mengembalikan cincin perkawinan kepada Dimas. Clara menjalani aktivitas nya seperti biasa. Berangkat bekerja jalan-jalan bersama Meli saat hari minggu.


Seperti hari ini Clara dan Meli berada di sebuah mall di kota Yogyakarta. Mereka berdua sedang menikmati es krim vanilla dengan topping coklat di atasnya.


"Clara, aku heran dengan dirimu. Kenapa kau bisa tegar dan kuat seperti itu? Sedangkan aku sendiri mungkin tidak akan sanggup sekuat dan se tegar dirimu."


"Mau bagaimana lagi. Memang keadaan lah yang mengharuskan aku begini."

__ADS_1


"Kau tidak harus memilih menjadi tegar kan?"


"Tegar dan kuat itu bukan pilihan tapi keharusan. Harus kuat dan tegar Mel. Tidak ada pilihan lain harus."


"Berarti kau memaksakan dirimu?" tanya Meli lagi.


"Iya, aku memaksakan semua yang terjadi pada diriku. Aku mengambil jalan semua pasti ada resiko nya bukan? Aku memilih sendiri membesarkan anak-anakku kelak aku harus siap dengan resikonya sebagai Ibu tunggal. Aku memaksa diriku untuk kuat dan tegar karena itu keharusan. Aku tidak boleh jadi wanita lemah lagi. Aku tidak mau jadi Clara yang dulu."


"Kau pasti bisa sayang. Aku akan selalu mendukung mu. Aku akan ikut merawat anak-anakmu kelak," Meli menyentuh tangan Clara seolah memberi kekuatan untuk wanita tersebut.


"Ayo kita pulang!" ajak Clara. Karena sudah lelah berjalan-jalan dari tadi Clara sudah merasa lelah.

__ADS_1


"Ayo."


Clara berdiri lebih dulu. Perutnya sudah membesar dua bulan lagi ia melahirkan rasanya dunianya akan berubah. Akan lebih berwarna dan juga akan lebih keras lagi berjuang karena membesarkan dua anak. Clara hamil anak kembar dan berdasarkan hasil USG anak Clara berjenis kelamin laki-laki. Tuhan memberinya jagoan dua sekaligus. Yang akan melindungi sang Mama dan bisa membahagiakan sang Mama. Perjalanan baru saja di mulai. Ini bukan akhir untuk Clara, tapi semua nya awal menjalani hidup yang baru sendiri mengandalkan diri sendiri. Berjuang demi dirinya dan kedua buah hatinya.


Sakit yang dulu masih ada. Tapi Clara tidak mau mengingat semuanya. Cukup menjadi pembelajaran hidup. Dia harus lebih menghargai diri sendiri dan harus lebih sayang kepada diri sendiri dulu. Agar ia bahagia dan bisa membahagiakan sekeliling nya.


***


Surabaya.


"Aku beberapa waktu yang lalu datang dari Yogyakarta dan Clara tidak mau bersama denganku. Wanita itu selalu berpegang teguh pada pendiriannya. Ia tidak mau kembali kepada mantan," lirih Rendra pada dirinya sendiri. Disertai helaan napas panjang Rendra sambil menyadarkan tubuhnya di sandaran kursi.

__ADS_1


Rendra memejamkan mata, ini saatnya ia berdamai dengan keadaan. Rendra sadar, ia memang tidak berjodoh dengan Clara. Sekeras apapun ia mencoba hati Clara tidak bisa dipaksa.


Rendra mengingat kembali pertemuan ya dengan seorang wanita yang sedikit menyita perhatian nya. Wanita cantik yang mengajak dirinya berdebat hanya karena minumannya tumpah karena Rendra.


__ADS_2