![[Duda] Siasat Merebut Istri Orang](https://asset.asean.biz.id/-duda--siasat-merebut-istri-orang.webp)
"Mari kita putus."
Kalimat itu terngiang-ngiang di telinga Mark. Pria itu menajamkan matanya. Menatap sang pujaan hati dengan sorot mata dingin. Dia tidak suka mendengar ucapan Freya.
Sangat mudah wanita itu mengakhiri hubungan mereka yang baru saja berjalan beberapa hari.
"Tidak! Sampai kapanpun aku tidak mau putus." Mark berkata dengan nada tegas. Dia tidak ingin kehilangan sosok wanita yang telah membuat hatinya bergetar.
Buatlah dia disebut pria tak bermoral, karena jatuh cinta pada istri orang. Bagi Mark, tidak penting apa kata orang, karena yang menjalani kehidupan adalah dirinya.
"Aku takut, Mark …." Freya menatap sang kekasih gelap dengan bola mata berkaca-kaca. Bayangan kekejaman mertuanya terlintas dalam benak Freya. Bak rekaman video yang berputar begitu saja.
Mark mencengkram pundak Freya. Dia menatap dalam netra coklat Freya.
"Ada aku. Kamu tidak perlu takut! Serahkan semuanya padaku. Maka akan beres!" kata Mark penuh arti.
Freya dapat melihat kesungguhan dari tatapan Mark. Entah mengapa hatinya bergetar dan yakin pada Mark, kalau pria itu mampu menangani masalah yang akan datang.
"Bagaimana dengan Marcel?" tanya Freya lemah.
Mark menangkup kedua pipi Freya. Dia mengusap dengan lembut, seolah kulit wanita itu adalah emas permata yang sangat berharga. Tak boleh tergores sedikitpun.
"Marcel akan menjadi anakku. Otomatis aku tidak akan membiarkan dia terluka sedikitpun. Jangan takut, jangan khawatir. Aku punya apa yang mereka punya!"
__ADS_1
Mark berkata dengan diplomatis, membius Freya dalam pesonanya. Wanita itu langsung memeluk sang kekasih. Mark menghirup aroma vanila tubuh Freya.
Pria itu mengusap punggung Freya pelan. Berusaha menenangkan wanitanya.
"Aku bersumpah akan menjaga kalian berdua," batin Mark berjanji tidak akan membiarkan siapapun menyakiti Freya dan Marcel.
Ibu dan anak itu telah menjadi bagian penting dalam hidup Mark.
*
*
Rencana awal Mark adalah bertemu dengan Ozan. Dia ingin berbicara serius, saat ini keduanya sedang berada di restoran jepang. Ruangan private disewa oleh Mark untuk dua orang.
Ozan tak tersentuh. Bukan berarti Mark mudah didapatkan. Kedua pria itu sama-sama sulit diraih dan punya daya tarik tersendiri.
"Langsung ke intinya saja. Untuk apa Anda mengajak saya bertemu?" tanya Ozan dengan nada dingin.
Mark tersenyum samar. Pantas saja Freya tak betah berada di sisi Ozan. Melihat sorot mata pria itu saja dia dapat menilai betapa kejamnya Ozan.
"Saya mau istri Anda!" jawab Mark tegas tanpa rasa takut.
Ozan tersenyum sinis. Dia menaikkan alisnya sebelah. Pria itu mencondongkan tubuhnya ke depan agar bisa menatap Mark dengan jarak yang lebih dekat.
__ADS_1
"Anda memang pria tidak tahu malu!" sindir Ozan dengan sarkas membuat Mark tertawa hambar.
"Benar. Tapi, setidaknya saya tidak pernah bermain tangan dengan wanita. Apalagi wanita itu istri saya," tukas Mark membalas sindiran Ozan.
Wajah Ozan yang memang datar dan dingin berubah menjadi semakin dingin. Auranya sangatlah gelap dan hitam. Pria itu menjauhkan tubuhnya dari Mark.
"Selain tidak tahu malu. Anda juga sejenis manusia sok tahu!"
Ozan sangat pandai menyindir Mark. Memancing pria itu agar menampakkan wajah aslinya.
Mark terkekeh kecil. Dia tidak akan mudah terpancing dengan manusia sejenis Ozan.
"Terserah apa yang Anda katakan. Saya tidak peduli! Tujuan saya mengajak Anda bertemu untuk menyampaikan kalau saya akan mengambil istri Anda. Daripada Anda menjadikannya samsak tinju. Lebih baik saya ambil untuk saya jadikan teman hidup!" cetus Mark dingin membuat Ozan mengepalkan tangannya erat.
*
*
Maaf telat up. Besok insya Allah bakal normal up lagi 🌹
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰😘
__ADS_1
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️