[Duda] Siasat Merebut Istri Orang

[Duda] Siasat Merebut Istri Orang
S2 : Ciuman


__ADS_3

Sudah seminggu berlalu pasca kedatangan keluarga angkatnya. Freya benar-benar memutuskan hubungan dengan mereka. Atau lebih tepatnya merekalah yang lebih dulu melakukan itu saat Freya membutuhkan bantuan saat Ozan menyiksanya.


"Aku tidak jahat … aku hanya menuruti apa kata hatiku," gumamnya pelan.


Mark keluar dari ruang ganti. Pria itu sudah rapi dengan setelan kantornya. Semenjak menikah Mark amat dimanjakan oleh istrinya. Beruntung sekali dia merasakan nikmatnya pernikahan.


"Sayang, kenapa melamun?" Mark menatap lekat istrinya yang tampak menatap kosong sedari tadi.


Freya terhenyak. Dia menoleh ke arah suaminya. Tersenyum manis menyambut Mark. Spontan dia mendekat dan memasangkan dasi.


"Tidak ada … aku cuma kepikiran tentang Dena. Apa dia masih mencoba menghubungi mu melalui Instagram?"


Freya menatap lekat suaminya. Tangan wanita itu bergerak lincah guna memasangkan dasi pada suaminya.


Dena benar-benar menjadi ulat keket yang sangat ingin lengket pada suaminya. Gadis muda itu bahkan menghubungi Mark melalui pesan Instagram.


"Aku sudah menghapus Instagram ku. Jengah lama-lama mendapatkan notifikasi dari dia."


"Kenapa tidak meresponnya sesekali?" Freya bertanya dengan menatap lekat sang suami.


"Aku bukan pria yang lembut, Frey. Percayalah … aku cuma lembut padamu. Pada wanita lainnya tidak, meskipun aku friendly tapi tetap tahu batasannya. Pernah terbesit dalam benakku untuk up kekesalan ku pada gadis itu di Instagram. Tapi, setelah dipikir-pikir lagi, itu bukanlah tindakan yang bijak. Takut followers ku menghujatnya habis-habisan."


Mark menjelaskan apa yang dia rasakan selama ini. Pengikut Mark di Instagram sudah jutaan.

__ADS_1


Freya membenarkan perkataan suaminya. Ada rasa hangat dalam hati, karena Mark rela menghapus Instagram demi menjaga hatinya agar tidak cemburu pada Dena yang selalu menghubungi Mark.


"Aku senang mendengarnya. Terima kasih sudah menjaga hatiku," ujar Freya lalu melabuhkan ciuman di pipi sang suami.


Hubungan mereka semakin harmonis. Marcel juga sangat bahagia memiliki ayah sebaik Mark.


Kehidupan mereka sekarang terbilang hampir sempurna. Sungguh kebalikan dari masa lalu.


Saat ini ketiga manusia itu saling melengkapi. Membahagiakan satu sama lain.


*


*


"Kenapa kamu memandangku begitu?"


Angel bertanya pelan membuat Ozan tersenyum manis. Pria itu membelai pipi Angel. Saat ini Angel telah sah menjadi pengasuh nya atas izin Jimmy. Semua ini dilakukan demi kesembuhan Ozan.


"Kamu cantik … kamu baik … aku suka kamu, Angel," ujar Ozan polos dengan sorot mata yang terus fokus memandangi Angel.


Semburat merah merona muncul di pipi Angel. Gadis itu tersenyum malu. Dia meletakkan mangkuk kotor di atas nampan. Bersiap untuk beranjak pergi dari kamar Ozan.


Saat ini Ozan telah dipindahkan ke rumah yang cukup sederhana berada di dekat rumah sakit jiwa tempat Ozan dulu di rawat.

__ADS_1


Kembali lagi pada Ozan. Dia tidak membiarkan Angel pergi darinya. Segera menarik tangan gadis itu hingga terduduk di pangkuannya.


"Ozan …!" pekik Angel kaget.


Seperti yang kalian dengar. Angel tak lagi memanggil Ozan 'Bapak' karena Jimmy menganjurkan untuk memanggil nama saja, guna menipiskan jarak antara mereka.


"Aku suka kamu, Angel. Suka semuanya … suka mata kamu, suka wajah kamu, suka bibir kamu, suka cara kamu memperlakukan aku."


Seraya mengatakan itu, Ozan membelai pipi Angel dengan lembut. Lalu beralih membelai bibir ranum Angel.


Seolah ada magnet di sana membuat Ozan memberanikan diri mencium bibir gadis itu.


*


*


Guys, sekarang kita fokus sama Freya saja 🌹🥰❤️


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️

__ADS_1


__ADS_2