![[Duda] Siasat Merebut Istri Orang](https://asset.asean.biz.id/-duda--siasat-merebut-istri-orang.webp)
Mark bergegas menuju kediaman Ozan. Pria itu tidak mematuhi rambu lalu lintas. Kecepatan mobilnya sangatlah tinggi, sudah melebihi batas yang ditentukan oleh polisi. Mark mengabaikan polisi yang mengikutinya dari belakang.
Tujuannya saat ini adalah kediaman Ozan. Suara sirine mobil polisi terdengar nyaring tak membuat pria itu peduli. Malah dia senang karena polisi mengikuti dirinya.
Kali ini dia tidak akan membiarkan Ozan lepas. Pria itu harus mendapatkan hukuman karena mau membunuh sang pujaan hati. Ditambah orang tua Ozan yang sangatlah busuk.
Bagaimana bisa ada orang tua yang mengajari anaknya pakai kekerasan? Sehingga terciptalah Ozan dengan karakter jahatnya.
"Aku mohon, Frey. Bertahanlah sampai aku datang … aku ingin kita berdua bahagia, Frey. Aku janji setelah malam ini kita berdua akan bersama dan aku akan membahagiakanmu dan Marcel. Seperti janjiku padamu beberapa hari yang lalu."
Mark hanya mampu berdoa dalam hati. Dia sampai meneteskan air matanya saking khawatir.
Mark melirik melalui spion depan. Ternyata sudah ada dua mobil polisi yang mengikutinya, sebentar lagi dia sampai ke kediaman Ozan.
Saat sampai di sana Ozan langsung menerobos masuk. Tanpa menunggu sekuriti membuka pintu gerbang.
Gerbang besi itu hancur ditabrak oleh mobil Jeep mahal Mark.
"Hey, apa yang kau lakukan?"
"Ya ampun … gerbangnya rusak lagi. Bapak lagi marah malah semakin marah."
Kedua sekuriti itu menggerutu kesal. Mereka panik bukan main, takut kalau Ozan yang sedang menggila di dalam rumah semakin parah.
Keduanya juga terkejut saat mendengar sirine mobil polisi. Saling bertatapan guna mencari jawaban.
__ADS_1
"Apa mungkin ada yang telepon polisi?"
"Oh Tuhan … kita harus segera telepon Pak Ernest."
Mereka memilih menghubungi ayah Ozan agar pria paruh baya itu segera datang untuk menghadapi polisi.
*
*
Mark turun dari mobil lalu berlari masuk ke dalam rumah. Matanya terbelalak melihat ruang tamu sudah seperti kapal pecah. Para pelayan tampak sedang panik, mereka tidak berani menghentikan kegilaan Ozan, sebab tahu betul bagaimana buasnya sang majikan bila sedang marah.
"Di mana Freya?" tanya Mark panik pada para pelayan.
Mark mengumpat kesal. Dia segera bergegas menaiki anak tangga. Pria itu melihat pintu kamar di lorong sebelah kanan terbuka.
Jantung Mark berdegup kencang. Takut sesuatu terjadi pada Freya. Terlebih lagi mendengar suara teriakan Freya tempo lalu di telepon.
Mark berdiri di pintu kamar. Matanya terbelalak saat melihat punggung seorang pria menduduki tubuh lemah seorang wanita.
"Ozan," panggil Mark dengan suara bergetar.
Pria itu perlahan menoleh ke belakang. Degg! Wajah Mark menegang melihat wajah Ozan pucat pasi. Pria itu tersenyum manis ke arah Mark.
"Hai," sapa Ozan pelan. Setelah itu Ozan langsung menggores lehernya sendiri dengan beling membuat Mari histeris.
__ADS_1
"Ozan jangan?!" teriak Mark keras.
Ozan – pria menyedihkan itu langsung ambruk ke kanan. Cairan kental merembes keluar dari lehernya. Keterkejutan Mark tidak berhenti di situ, dia melihat sendiri kalau Freya terbaring lemah di lantai.
Cairan kental merembes dari dada kanan Freya membuat Mark berteriak histeris penuh keputusasaan.
"Freya?!" jerit Mark dengan sangat memilukan.
Pria itu langsung berlari memeluk tubuh lemah Freya. Mata wanita itu tertutup rapat, bibirnya pucat kering. Mark menangis histeris, dirinya yang biasanya pintar dan tenang mendadak berantakan.
Sama halnya seperti kita bila melihat orang yang kita cintai terluka parah. Pastinya otak belum bisa berpikir panjang.
"Aaaaaa … bangun, Freya … bangun?; Aaaaa … Freya bangun! Aku datang, aku datang … buka mata kamu!"
*
*
Author lagi sedih 🥺🥺
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️
__ADS_1