[Duda] Siasat Merebut Istri Orang

[Duda] Siasat Merebut Istri Orang
Klasifikasi Jimmy


__ADS_3

Sepertinya sebagian wartawan yang teliti belum puas dengan klarifikasi Freya. Mereka ingin bukti lagi dan lagi agar kisah Freya bisa menjadi ladang cuan bagi mereka.


"Izin bertanya!" Seorang wartawan dari infotainment tersohor mengangkat tangan membuat semua mata mengarah padanya.


"Silahkan." Mark menganggukkan kepalanya. Dia menatap serius wartawan di hadapannya. Pria itu menajamkan matanya melihat papan nama milik wartawan tersebut.


Dia menghela nafas berat saat tahu kalau wartawan tersebut adalah wartawan terkenal bernama Leni. Semua berita yang dia angkat ke media pasti menjadi viral.


"Sebelumnya Anda mengatakan kalau Pak Ozan Pratama menderita penyakit bipolar dan gangguan kejiwaan. Apakah Anda memiliki bukti? Atau perkataan Anda hanyalah tuduhan tak berdasar guna menjadikan Pak Ozan yang sedang koma sebagai kambing hitam."


Wanita bibir merah itu bertanya dengan nada sarkas. Seperti yang dikabarkan kalau dirinya punya karakter yang tegas dan kejam.


Sontak pertanyaan Leni membuat ruangan kembali riuh oleh suara jepretan kamera. Mark dan Freya bersyukur, karena mereka memiliki bukti yang konkrit.


Freya mengangguk kepalanya cepat membuat semangat dalam diri para wartawan di sana membara. Sepertinya berita terpanas tahun ini akan jatuh pada keluarga Ozan Pratama.


Berbagai rahasia telah terungkap permukaan.

__ADS_1


Mereka juga tak sabar menunggu klarifikasi kedua pihak keluarga Ozan pertama.


"Tentu saja saya memiliki bukti."


Freya menjawab dengan nada lantang. Mark menganggukkan kepalanya, dia memberi kode pada para penjaga.


Tak berselang lama seorang pria tampan masuk ke dalam ruangan. Suasana kembali riuh saat mereka melihat wajah pria itu.


"Hey, lihatlah itu Pak Jimmy. Tangan kanan Pak Ozan Pratama."


"Benar, aku mengenalnya. Dia sangat cuek dan dingin. Beberapa hari yang lalu aku ingin mewawancarai nya, tetapi dia malah menolak dan abai."


"Selamat siang semuanya. Perkenalkan nama saya Jimmy Choo. Seperti yang kalian tahu kalau saya adalah tangan kanan Pak Ozan Pratama. Akan tetapi, sebelum bekerja sebagai tangan kanan Pak Ozan, saya berjabat sebagai seorang psikiater."


Pengakuan Jimmy membuat semua orang terkejut kecuali Freya dan Mark. Mereka baru mengetahui fakta tersebut.


Hari lincah para wartawan bergerak dengan lihai bermain di atas keyboard. Setelah keadaan kembali tenang, Jimmy melanjutkan ceritanya.

__ADS_1


"Ini adalah lisensi saya!" Jimmy menunjuk ke arah layar proyektor. Persiapan untuk mengungkap kebenaran kali ini sangatlah sempurna.


Semua orang yang berada di dekat Ozan dan Freya bekerja sama. Awalnya Jimmy menolak untuk ikut memberi klarifikasi. Namun, saat teringat akan kehidupan tuannya yang tak kunjung bahagia membuat Jimmy memberanikan diri untuk berkhianat pada keluarga Ozan.


Orang tua Ozan harus mendapatkan hukuman, karena telah membuat kehidupan Ozan menderita. Tidaklah mengapa bila Ozan nantinya masuk rumah sakit jiwa. Setidaknya pria itu sembuh.


Terlebih lagi Freya berjanji tidak akan menuntut Ozan ke meja hijau. Mendengar janji Freya membuat Jimmy bersedia untuk memberi pengakuan.


"Saya direkrut oleh Pak Amir untuk menjadi tangan kanan Pak Ozan. Pasti kalian bertanya-tanya mengapa saya seorang psikiater terjun ke dunia bisnis? Jawabannya adalah Pak Amir tidak ingin anaknya berobat ke rumah sakit, karena takut media akan tahu kalau Pak Ozan mengalami gangguan kejiwaan. Terlebih lagi Pak Ozan merupakan anak tunggal dan satu-satunya pewaris perusahaan Pratama Group. Bila dewan direksi mengetahui tentang hal tersebut maka Pak Ozan akan dilengserkan dari jabatannya!"


*


*


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰 i

__ADS_1


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️


__ADS_2