
Bian menggandeng lengan Kanya ketika sudah tiba di auditorium tempat di adakan ajang penghargaan yang di selenggarakan salah satu kementrian itu.
Jangan berharap ada redcarpet untuk menyambut para tamu yang hadir seperti Grammy award atau award lain di negeri ini. Acara award ini bahkan hanya disiarkan satu stasiun berita TV dan stasiun TV pemerintah.
Semuanya berjalan dengan begitu formal, begitu pula dengan tamu yang hadir. Kanya hanya bisa terus melingkarkan lengan ditangan Bian karena baru pertama kali menghadiri acara seperti ini. Jangankan mendapat penghargaan, berprestasi pun Kanya tidak pernah selama menempuh pendidikan akademik. Wajar jika sedikit canggung bertemu dengan orang-orang penting itu.
Seseorang wanita melambaikan tangan dari tiga barisan kursi terdepan. Wanita berpakaian dress hitam itu juga menunjuk kursi disebelahnya melihat Kanya dan Bian memasuki auditorium.
Bian dengan semangat berjalan menuju Gareta dan Rehan yang sudah hadir lebih dulu. Kanya hanya bisa mengikuti suaminya dengan suasana hati yang masih kesal dengan Gareta yang sempat membohonginya.
"Mas Bian disini," Gareta menunjuk kursi dengan nama Abian Askara yang berada tepat di sebelahnya.
"Mas tunggu," cegah Kanya pada Bian yang akan duduk.
"Ada apa Kay, kursi kamu disebelah Mas Bian," seru Gareta menunjuk kursi disebelah Bian lengkap dengan papan nama istri CEO sobatpintar.
"Mas, aku nggak nyaman jika disebelahku lelaki." Kanya menunjuk kursi kosong dengan naman Albert Sinaga.
"Aku boleh tukar tempat dengan Mas Bian disebelah Kak Gareta," seru Kanya melirik ke arah Gareta dengan menunjukkan wajah polos.
"Tentu Kay," Bian langsung duduk dikursi yang bertuliskan Kanya.
Kanya tersenyum semanis mungkin kearah Gareta dan duduk dengan santai dikursi yang bertuliskan nama Abian. Kanya bisa melihat perubahan gurat wajah Gareta yang begitu ketara setelah duduk disampingnya.
Kanya memilih mengambil sikap tenang ketika acara pembukaan dimulai. Tidak seperti award lain yang dibuka dengan penampilan artis yang menyanyikan lagu-lagu ceria. Acara ini dibuka dengan penampilan dilayar profil nominasi pesertanya diiringi lagu-lagu nasional
Hal yang mencengangkan untuk Kanya. Tenyata banyak generasi muda yang membanggakan negeri ini dengan prestasi di dalam dan luar negeri.
Tanah air ku tidak kulupakan
__ADS_1
Kan terkenang selama hidupku
Suara merdu Isyana mulai menggema di satu auditorium.
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Kanya menautkan jari tangannya ke jari Abian. Kebohongan Gareta waktu itu yang menyulutkan Kanya untuk bersikap agresif pada Abian. Suaminya itu juga terlihat tak keberatan dengan membalas tersenyum tipis ke arah Kanya dan mengeratkan jarinya.
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Kanya kini menyadarkan kepalanya di pundak Abian setelah lampu audiotarium redup. Kanya juga tak peduli melihat kamera yang menyorot dirinya. Bian juga sama sekali tak melayangkan protes. Kanya berpikir, mungkin hanya dirinya orang di negeri ini yang bisa kasmaran mendengar lagu nasional.
Walaupun banyak negeri kujalani
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah ku rasa senang
Tanah ku tak kulupakan
Engkau kubanggakan
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
__ADS_1
"Hmmm, lampu udah terang," seru Rehan melihat ke arah Kanya.
Kanya yang terlalu nyaman tak menyadari lampu mulai terang dan beberapa sorot mata mulai melihat dirinya. Mungkin semua orang yang melihat berpikir Kanya istri agresif yang tak tahu tempat.
"Maaf Kak," seru Kanya tersenyum malu pada Rehan.
"Gue maklum kok, kalian masih pengantin baru," balas Rehan menggoda.
"Sudah Kay, lihat ke depan," potong Bian merangkul Kanya agar Rehan tak menggodanya lagi.
Meskipun Kanya malu, tapi malam ini ia merasa sangat puas melihat Gareta yang diam tanpa kata. Wajahnya yang cantik dengan make natural terlihat pucat. Bibirnya juga tak menyungingkan senyum sama sekali meskipun godaan receh Rehan menurut Kanya lumayan lucu.
Apa perempuan itu masih cemburu dengan suami orang! Batin Kanya. Seketika itu juga perhatiannya langsung tertuju pada pembaca nominasi di panggung.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.........
Note: Lagu Tanah air
__ADS_1
Cipt. Ibu Sud