Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
1. namaku briana


__ADS_3

perkenalkan namaku briana.... kadang teman2 memanggilku bri.... walaupun aku lebih senang dipanggil ana. usiaku kini 19 tahun.... beberapa bulan lagi akan memasuki usia 20 tahun... tetapi belum ada tempat ku untuk berlabuh.


Hatiku selalu dikejar trauma pernikahan kedua orang tuaku hingga sulit bagiku untuk dapat membuka hatiku pada sembarang pria..... oh tuhan apa yg salah pada diriku....???


Sebenarnya semenjak kecil sampai usiaku 15 tahun hidupku bahagia sekali walaupun papa jarang bersama kami... mama mendidikku dengan penuh kasih sayang... semua kebisaan mama diajarkan kepadaku semenjak kecil


...berenang, menyanyi, memainkan piano dan gitar, memasak jadi tak heran pada usia 15 tahun semua keterampilan itu sudah kukuasai dengan sangat baik.


Tak lupa sesekali mama mengajarkan bahasa kelahiran mama.... ya mama bukan penduduk asli negara ini... mama adalah warga negara meksiko , entah mengapa mama bisa terdampar di negara ini... mama dan papa tak pernah membicarakannya padaku


keceriaanku berubah menjadi bencana saat aku berulang tahun yang ke 15, saat pulang sekolah aku mencari mama dengan riangnya... biasanya saat aku ulang tahun mama selalu menyambutku dengan berbagai kejutan


'mama..... mama.... alicia pulang!!!... ma..... mama dimana?? ' ya namaku lahirku adalah alicia bukan briana

__ADS_1


aku terus berlari riang mencari mama dari ruangan satu ke ruangan lain... sampai dikamar mama, kubuka perlahan lahan pintu kamar mama, kulihat mama di atar ranjang sedang menangis tersedu sedu


'mama.... ada apa ma, mengapa mama menangis ma ? ucapku seraya mendatangi mama dan langsung memeluknya dengan erat. mama juga balas memelukku.. tapi tak berkata apa apa hanya menangis semakin kencang


setelah setengah jam... mama melepas pelukannya dan memandangku dengan sedih "alicia.... banyak yg mau mama ceritakan padamu nak... sekarang usiamu sudah 15 tahun... mama rasa sudah bisa mencerna apa yg akan mama ceritakan nanti" kata mama sambil membelai rambutku


"mandilah dulu.... setelah itu makan, baru mama akan menceritakan apa yg perlu kau ketahui anakku sayang... " kata mama seraya meninggalkan ku ke kamar mandi


"ma...... " ucapku sambil mengelus tangan putih mama


" ya sayang..... habiskan dulu makanmu, tidak baik berbicara sambil makan nak" kata mama pelan sambil menghapus air matanya


aku susah tak sanggup lagi melihat mama seperti itu, aku berdiri dan memeluk mama sambil menciumi rambut hitam mama yang terurai indah

__ADS_1


"Alicia sayang mama..... mama jangan menangis lagi ma" ucapku sambil terus memeluk mama dengan erat


setelah setengah jam mama sudah tenang lalu mengajakku ke kamar mama


sambil berpelukan kami menuju kamar mama di lantai 2, rumah kami memang lumayan luas walaupun kami hanya tinggal bertiga dengan seorang pembantu, papah tak bisa dikatakan tinggal dirumah ini karena jarang sekali pulang, kalaupun pulang hanya sehari atau 2 hari, jika ku bertanya kenapa jarang mama hanya mengatakan papah bekerja di luar kota


sesampainya di kamar mama menyuruhku untuk duduk di ranjang


"Alicia..... " mama mulai bercerita dengan wajah tertunduk


"Mama adalah istri simpanan...... "


jederrrr serasa petir menyambar kepalaku, akupun tersandar tanpa suara

__ADS_1


__ADS_2