
Eps ini agak hot ya.... bonus deh buat kalian yang setia membaca karya ku... 😍😍😍
" kau...?? " ucap keduanya sama2 terkejut.
William tak menyangka wanita yang akan ditemuinya adalah wanita yang sangat dicintai dan dirindukannya. Matanya menatap Alicia tak berkedip, ia takut jika berkedip sedikit saja kekasihnya itu akan menghilang.
" Alicia... baby, benarkah ini kau? " tanyanya
Alicia tak menjawab, ia pun sama terkejutnya dengan William.
Pov. Alicia
Ketika aku membuka mataku, aku sangat terkejut. Sebegitu cepatnya Tuhan mengabulkan permohonanku atau aku hanya berhayal. Aku bahkan takut bergerak, apakah Will akan menghilang jika aku menutup mataku lagi. sampai aku mendengar suaranya
" Alicia, baby, benarkah ini kau ? " ya ini benar2 suara Will, suara lelaki yang sangat kurindukan. Ini kenyataan aku tak berhayal, air mataku jatuh dengan sendirinya
William panik melihat Alicia menangis, ia langsung berdiri dan menarik Alicia ke pelukannya. Dipeluknya dengan erat pujaan hatinya itu, di belainya rambut Alicia. Disesapnya wangi rambutnya
" jangan menangis baby, aku disini. Jangan berlari lagi, aku tak akan melepaskan mu lagi, tak akan pernah. Jika perlu aku akan mengurungmu seumur hidupmu baby. Oh Alicia aku begitu merindukanmu " ucap Wiliam panjang lebar
Wiliam membingkai wajah Alicia dengan kedua tangannya
" katakan sesuatu baby, mengapa kau diam saja? " ucapnya. Lama ia menunggu dirasakannya tubuh Alicia bergetar
" Will, kau terlihat lebih kurus " akhirnya keluar juga suaranya setelah susah payah. William tersenyum mendengarnya. Sebelah tangannya melingkar di pinggang Alicia dan sebelahnya lagi meraba leher jenjang Alicia.
Tanpa permisi di ciumnya gadisnya dengan rakus, ia ******* bibir Alicia mencecap manis bibir ranum yang dirindukannya. Alicia hanya bisa terdiam mendapat serangan dari William, akhirnya ia membalas ciuman William. Alicia menutup matanya dan menikmati cumbuan dari William.
Ia merasa seperti terbang di awan, kakinya serasa tak menginjak bumi lagi. Sebegitu indah dan dasyatnya efek ciuman seorang William pada Alicia. William baru melepaskan ciumannya setelah puas menjelajahi bibir ranum Alicia. Keduanya ngos2an sama sama menarik oksigen sepuasnya.
Alicia kembali memandangi wajah William yang semakin tampan menurutnya.
" mengapa kau bisa menemukanku di sini Will ? " tanyanya penasaran
Tiba2 dup..... lampu restoran mati, Will dan Alicia kaget. Will menarik Alicia ke pelukannya lagi
" jangan takut baby... " bisiknya sambil mencium pelipis Alicia
__ADS_1
Duar duar.... suara kembang api bersahutan, menerangi langit dimana Will dan Alicia berdiri, tak lama lampu kembali menyala
" Happy birtday to you... Happy birtday to you, haappyy birday, happyy birday Alicia " beberapa orang menyanyikan lagu untuk Alicia.
Kejutan demi kejutan membuat Alicia merasa lemas, dilihatnya kedua sahabatnya lily dan Annet datang. Indra dan Wina kemudian Nina dan Haris serta uncle Jhon. Terakhir papahnya berjalan mendekatinya, Alicia langsung berlari dan memeluk Rizal
" papah..... " teriaknya, mereka berpelukan sama2 menangis, menghilangkan rindu di hati masing2. Semua yang melihat terharu tak terkecuali William pun meneteskan air matanya.
" Bagaimana kalian semua bisa ada disini? " tanya Alicia melihat semua yang datang
" ini semua sebagai bentuk permintaan maaf kami Alicia " ucap ny. Smith , Alicia menoleh ke arah datangnya suara. Dilihatnya kedua orang tua William mendekat
" maafkan kebodohan kami Alicia, jika kau mau silahkan kau pukul aku sebagaimana aku memukulmu tempo hari " ucap Mr. Smith dengan tulus
Alicia hanya bisa diam, ia tak tau harus bilang apa. Rizal memegang lengan Alicia dan mengedipkan matanya
" saya sudah memaafkan kalian, saya tak akan dendam " ucap Alicia, Mrs. Smith memeluk Alicia
" terimakasih Alicia, kau memang gadis yang baik. Kau mau kan kembali pada William? kasihan dia menderita karena kesalahan kami " pinta nya
Alicia menoleh ke arah William, William mendekat dipegangnya sebelah tangan Alicia, dilipatnya sebelah kakinya
" terima... terima... terima.. " suara suara yang hadir menyemangati keduanya. Alicia melihat ke arah papahnya meminta persetujuan, Rizalpun mengangguk, Alicia tersenyum
" yess, I do Will " jawabnya mantap
William senang sekali, langsung disematkannya cincin berlian yang diberikan oleh maminya ke jari Alicia, ia pun bangun dan mencium kening Alicia, lama.....
" thank you baby, I Love you so much "
" I Love you to " jawab Alicia dengan pipi yang memerah
" Kalian bisa menikah sekarang, papi sudah mengurus semua dokumen yang diperlukan " ucap Mr. Smith
" benarkah pi? tentu Will mau , bagaimana baby " jawab Will cepat
" aku belum bisa menikah malam ini Will, ada hal yang harus kuselesaikan " ucapnya mengagetkan semua yang hadir
__ADS_1
" apakah masalah Alex Caesar? " tanya Jhon. Alicia mengangguk
" aku harus memberikan jawaban pada keluarga Caesar " ucapnya
" Baiklah baby, aku akan menemanimu, acara pernikahan kita di tunda besok malam okay " ucap Will sambil tersenyum
" ya sayang " sahut Alicia senang
Malam itu dihabiskan saling melepas rindu. Indra telah menikah dengan Wina dan Wina sedang hamil muda, sedangkan Nina sudah hamil besar tinggal menunggu hari saja.
Saat semua tamu asik bercengkrama, William mengajak Alicia ke sebuah ruangan di Hotelnya tepatnya di lantai paling atas. Will membukakan pintu kamar yang khusus dibuatnya untuk Alicia. Ia membawa Alicia ke lobby, betapa kagetnya Alicia melihat lobby kamar yang penuh dengan berbagai bunga hidup terutama bunga mawar putih.
" kau tau baby, di ketiga hotel yang kubangun sendiri semuanya kubuatkan taman seperti ini, aku membuatnya khusus untukmu. Agar dimana saja aku bekerja kau bisa ikut denganku dan tetap bisa menikmati taman kesukaanmu " ucap Will sambil memeluk Alicia dari belakang
Alicia melepaskan pelukan William dan berbalik menghadap Will, dipandanginya manik biru mata William
" kau tak berubah sayang, terlalu memanjakanku. Terimakasih " bisiknya
Mereka kemudian duduk di kursi taman yang tersedia, William meminta Alicia duduk dipangkuannya. Tangan kekarnya memeluk erat pinggang Alicia seolah2 takut kekasihnya itu akan menghilang.
" baby cium aku!! " pintanya
" Will... aku malu " sahutnya sambil menunduk
" besok malam kau sudah menjadi Ny. William untuk apa masih malu " goda William
Alicia mencubit perut William, di pegangnya tangan Alicia diletakkannya di lehernya. William menarik pinggang Alicia, mendekatkan tubuh mereka nafas William menerpa wajahnya membuatnya terasa geli.
Kembali William mencium bibirnya, kali ini Alicia langsung membalas ciuman kekasihnya itu. Ciuman panas keduanya berlangsung cukup lama, tangan William sudah kemana2 meraba dan meremas apa yang bisa disentuhnya.
" oh baby, mengapa kita tak menikah malam ini saja, aku sudah tak sabar memilikimu" ucap William di selasela ciumannya.
" Sabarlah sayang, hanya satu hari. Besok kau sudah bisa memilikiku seutuhnya " jawab Alicia
" Jangan salahkan aku, jika besok aku tak akan membiarkanmu terlelap baby " ucapnya sambil meletakkan wajahnya didada Alicia tempat pavoritnya.
Hah senangnya ada yang berbahagia, mudah2an Alex bisa menerima pilihan Alicia ya... sista
__ADS_1
tunggu up besok.... 😍😍😍
Jangan lupa untuk selalu like komen dan bagi voteenya sista