Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
108. Garis Finis


__ADS_3

Selesai makan.. Nina dan bri berbaring di Kamar bri


" bri tante tidur disini aja malam ini ya mumpung mas haris belum pulang " izin nina


" ngak papa tan.... aku malah senang ada yang menemani " ucapnya senang


" jadi apa rencanamu kedepan bri..? "


" sementara aku bersembunyi di sini aja sambil mengasah kemampuan memasakku, Karena pembukaan penerimaan murid baru masih beberapa bulan lagi tan " ucap bri


" mau sekolah dimana? "


" sekolah kuliner di prancis tan, sekolahnya hanya 6 bulan dan magang 2 bulan "


" kok jauh banget sekolahnya bri, di sini juga banyak kan sekolah kuliner? " tanya nina


" mama dulu udah ngizinin tan, sekalian mengubah suasana " sahutnya


" mengubah suasana atau menghindar...? beda tipis aja lho ha ha " olok nina


merekapun berbincang2 sampai mengantuk, bri bersyukur sekali masih ada orang yang perhatian padanya walaupun tak punya pertalian darah.


Sebulan tak terasa sudah, Brianna hanya mengurung dirinya di 2 apartemennya. Ntah sudah berapa banyak kue yang dibuatnya di dapur apartemen... jika sudah jadi Ia meletakannya di kantornya dan Nina yang membawanya ke bawah.


Brianna bukannya tak tau... William hampir setiap hari nongkrong di Brianna bakery terkarang juga uncle Jhon, tapi Ia tak mau menemuinya... ia hanya mengawasinya dari cctv di kamarnya.


Nina selalu merayunya agar menemui William tapi tekadnya sudah bulat... maaf will bukannya aku kejam padamu, tapi orang tuamu yang membuatku seperti ini


Dua bulan kemudian Brianna mulai bosan terkurung di apartemen. Diperhatikannya will dan jhon juga sudah bekurang kunjungannya, bahkan dalam seminggu ini mereka tak muncul sama sekali


" akhirnya mereka menyerah juga " ucapnya girang


Hari mulai malam, jam menunjukkan pukul 21.00 malam. Alicia mengambil kunci motor balapnya, ia sudah memakai levis ketat dengan jaket Kulit ketatnya juga.... aku akan mulai mencari malam ini... ucapnya dalam hati

__ADS_1


Di ambilnya seikat uang di brangkasnya , lalu mengantonginya. Setelah memanaskannya motornya mulailah bri berkeliling2 kota mencari tempat arena balapan di kota tersebut. Setelah setengah jam sampailah ia di tujuan.. dengan pelan motornya mendekati arena yang sudah dipenuhi anak2 muda.


Beberapa pasang mata memperhatikan motor bri... karena baru pertama kali Ia kesitu. Bri memarkirkan motornya, tak makan waktu lama beberapa pria menghampirinya


" mau ikut balapan atau nonton? "


" ikut balapan... " sahutnya tanpa membuka helmnya


" pendaftaran 10 juta, pemenang dapat 70 %"


Tanpa bersuara bri mengeluarkan uangnya dan memberikannya pada pria itu


" siapa namamu? aku iwan" tanyannya sambil menyorongkan tangannya


" Bri... " sahutnya pendek tanpa membalas jabatan dari iwan tersebut


" Baiklah Nona terserah padamu... kau akan main setelah para pria selesai " ucapnya sambil meninggalkan brianna


Balapan dimenangkan oleh seorang Pria tampan bernama Alex yang menggunakan motor berwarna orange, dilihatnya gadis2 berebut Ingin memeluknya, Briana hanya tersenyum dari dalam helmnya. Dasar abg labil desahnya.


Mc mengumumkan balapan berikutnya, namanya dipanggil terakhir karena ia memang mendaftar terakhir. Bri menghidupkan motornya dan berbaris di garis star....peserta lain melirik padanya, tapi bri cuek saja..bahkan untuk membuka kaca helmnya saja Ia tidak mau....


Bukan tanpa alasan ia menyembunyikan wajahnya...ia tak mau terlacak oleh william.


" OK bersedia... siap..... dorrr... " gadia star mengoyang2kan slayer nya tanda balapan dimulai.


Dengan penuh konsentrasi bri melajukan motornya, ia tak menghiraukan teriakan2 atau bunyi2 klakson dari penonton... matanya hanya menatap lurus ke garis finis


" Ayo bri kamu bisa " ucapnya menyemangati dirinya sendiri


Tanpa Ia sadari tangannya terus menarik gas motornya begitu mendekati garis finis pikirannya kosong tak ada beban, dipikirnya hidup ataupun mati sama saja, hatinya hampa....dan.....tanpa disadarinya.... yes yes yes.... ucapnya girang, karena ternyata Ia memenangkan balapan di debut pertamanya


Iwan menghampiri sambil membawa beberapa gepok uang

__ADS_1


" ini bagianmu bri.... mantap, mau ikutan lagi ngak? nanti kudaftarkan " tawarnya


" boleh... kapan? "


" rabu malam neng, tapi agak bersaran... 2 x lipat, gimana? "


" OK... daftarin aja " ucapnya sambil mengantongi uangnya


Brem... Brem.. Brem... sebuah motor berwarna orange mendekati Brianna...


" haii... gadis baru, Kenalkan..Alex " ucapnya sambil menyorongkan tangan


Brianna hanya melihatnya sekilas, lalu menarik gas motornya... ia langsung tancap gas meninggalkan Iwan dan alex tanpa suara


Alex yang dicuekin bukannya marah malah tertawa


" gadis yang menarik " ucapnya


" Kau tertarik pada gadis itu? wajahnya saja belum terlihat, belum tentu cantik sudah begitu sombong lagi" ucap iwan


" mataku tak bisa dibohongi wan, taruhan berapa wajahnya pasti cantik " balas alex


" OK... kita lihat nanti rabu depan, Ia ikut racing lagi, berapa taruhannya ?" tantang iwan


" terserah padamu wan, Kau tau uangku tak berseri " jawabnya sombong


Siapa yang tak kenal dengan Alex Caesar, Salah satu pewaris tahta keluarga Caesar....ayahnya asal prancis dan Ibunya Asal Bandung.... yang sedang nyasar di Indonesia karena tak mau dijodohkan oleh keluarganya dengan seorang model dari negaranya.


Hati Hati willl


Kau punya saingan yang sebanding


jangan lupa like nya.... komen dan votenya

__ADS_1


__ADS_2