
Sudah hari jum'at sore Haris bersiap2 pulang ke kota sebelah menemui istri tercinta.... sepanjang perjalanan Haris menyanyi2 kecil, tak sabar rasanya sudah ingin bertemu
Tut... tut... tut...
Tiba2 hp nya berdering, Haris melihat siapa yang menelfonya... senyum manis langsung menghiasi wajahnya, di aktifkannya suara hp di mobilnya
" hallo kesayanganku... ada apa? " sapanya
" mas... hari ini jadi pulangkan? " tanya Nina
" iya.. ada apa? "
" belikan aku pizza xxx ya, yang besar pinggirannya keju! " pintanya
" lho kan di toko ada Pizza, kok beli? "
" aku ngak mau yang di outlet.... aku mau nya mas belikan di sana " jawabnya
" tapi ini udah kelewatan sayang, masa mas putar balik lagi..."
" putar balik... kl ngak, ngak usah pulang!! " bentaknya langsung menutup telfonnya
Haris terkejut... ngak biasa2nya Nina begini, keluhnya... ya dari pada ngak boleh pulang mending putar balik deh... nasip2... 😂😂
Jam 8 malam.. akhirnya Haris sampai, Haris langsung menuju Brianna Bakery karena sekarang Nina tinggal di Lantai 3 apartemen Bri.... sedangkan Bri menempati apartemen ke dua nya
Sambil bersiul2 kecil Haris langsung menuju lantai 3, dilihatnya Istrinya sedang berbincang2 dengan Brianna
" malam sayang... ini pesananmu! " sapanya
Nina langsung berdiri dan mengambil Pizza yang dibawa Haris, ia membukanya dan memakannya bersama Brianna
" Nin.... mas kok dicuekin sih... " rajuknya
" mas mandi dulu... bau... " ucap Nina
Haris mengangkat kedua tangannya dan mencium keti nya...
" ngak bau kok Nin... mas mana pernah bau " protesnya sambil mendekati Nina
__ADS_1
" stopppp.... jangan dekat... bauuu " teriak nina sambil menutup hidungnya
" Bri.. coba kamu cium... masa om katanya bau " pinta Haris, Bri pun mendekati Haris dan mengendusnya....
" ngak kok tan... ngak bau " ucap Brianna
" tuh kan.... "
" pokoknya mas mandi dulu... kl udah mandi baru boleh dekat2 " Nina tetap kekeh dengan permintaannya
Haris hanya menghela nafasnya, ia duduk kembali dan memanggi Bri agar mendekat
" Bri kemari.... ada surat dari William " ucapnya sambil mengeluarkan surat dari kantongnya
" dan ini ada video Will yang sedang memakan masakanmu " ucapnya lagi
" kirim aja ke Wa ku om... Bri mau balik ke sebelah " ucapnya sambil membawa suratnya dan mengambil lagi 1 potong pizza
" tan... Bri balik ya " teriaknya pada Nina
" jangan lupa besok pagi kita ke dokter.... " balas Nina.
20 menit kemudian....
Haris sudah selesai dengan ritualnya dan mendatangi nina yang berbaring di kamar.
Ia menaiki ranjang dan langsung memeluk Nina
" kok diam aja sih... ngak kangen ama mas ya ?" tanya Haris
" kangen dong... tapi mas nyebelin sie... "
" lho emang mas salah apa?? "
" mas bauuu " ucapnya kesal
" kan udah mandi... udah harum.. boleh dong mas minta ya.. ya.. " bujuknya
" boleh... tapi ngak pake lama ya.. " ucap Nina
__ADS_1
" ya Tuhan.... kok kamu jadi aneh begini sih, biasanya juga kalo mas baru pulang kamu yg nyosor duluan " protes Haris
" kalo ngak mau... ya udah " ucap Nina sambil membelakangi Haris,
" ya mau dong sayang, sini.... " ucap Haris menarik pelan bahu Nina, harus banyak sabar namanya istrinya lumayan jauh umurnya dengannya... keluh Haris dalam hati...yang penting ena ena... yang lain urusan 27 ha ha, Haris pun mulai bergerilya setelah 5 hari puasa.
Sementara itu Brianna sedang berbaring di kamarnya... di bukanya wa nya dan menonton William yang sedang makan disuapi oleh maminya.... air matanya mengalir melihat William yang kurus dan terlihat pucat.
Dibukanya surat dari William dan mulai membacanya...
*** Surat Penantian ***
Hai baby... aku senang kau baik2 saja, walau aku tak baik2 saja
Maaf jika aku dan kedua orang tuaku telah menyakitimu sedemikian dalam, aku sangat menyesal tak bisa melindungimu dari orang tuaku.... aku sangat menyesal telah terjebak tipu daya Virginia...
Aku harap masih ada pintu maaf untukku.. untuk kedua orang tuaku, mereka sudah tau kebenarannya dan mereka sangat menyesal.
Jika kau mau pergi... pergilah, jika kau mau melupakan aku... lupakanlah. Tapi aku tak akan pernah bisa melupakanmu, aku akan tetap menunggumu... menanti maafmu, seumur hidupku
Aku akan tinggal di Spanyol dengan opa dan oma. Aku akan memulai usahaku sendiri, aku akan bekerja keras sambil menunggu mu.
Jika kau bisa melupakan aku dan ingin menikah... menikahlah... aku akan tetap menunggumu. Aku hanya bisa melupakanmu jika jantungku sudah tak berdetak lagi, sebesar itulah arti dirimu untukku...
Aku akan menjaga hatiku hanya untukmu seorang baby.... seumur hidupku
Berjanjilah padaku baby... jika suatu saat kita bertemu kau tak akan melarikan diri lagi dariku.. hanya itu pintaku
Dari William
yang selalu mencintaimu 💝💝💝
Brianna mencium surat tersebut, baiklah will aku berjanji... jika suatu saat kita bertemu aku tak akan berlari lagi
Brianna tertidur sambil memeluk surat William.... begitu juga William yang tertidur dengan memeluk surat darinya.
Jangan lupa sista
Like komen dan vote nya ya....
__ADS_1