
Tak terasa bulan demi bulan berlalu.....
dret... dret....
" Hallo, selamat siang nyonya" jawab bakrie
" Siang..Bagaimana apa ada perkembangan? " tanya winda
" sudah 2 bulan sy mengikuti tuan Rizal... tapi tak ada hal yang mencurigakan nyonya... mungkin hanya perasaan nyonya saja " ujarnya bakrie
" Tidak Bakrie, aku yakin Rizal masih berhubungan dengan wanita itu, Karena... " Winda menghentikan ucapannya, tak mungkin aku memberitahukan Bakrie jika sampai saat ini Rizal tak pernah menyentuhku...mau ditaruh dimana mukaku katanya dalam hati
" Pokoknya ikuti saja terus, Jangan khawatir aku tetap membayarmu berapa lamapun kau bekerja " perintahnya
" Nyonya jika boleh saya usul, coba anda telusuri keuangan di Kantor tuan, jika Memang kecurigaan nyonya benar, pasti ada jejak pengiriman uang secara terus menerus , bekerja samalah dengan bagian keuangan" usul bakrie
Benar juga, mengapa aku tak berfikir sejauh itu ya?
" Baiklah aku akan coba usulmu itu " sahutnya lalu menutup hp nya
Winda melakukan panggilan lagi ke Kantor suaminya
" Hallo.... saya nyonya Winda.. bisa bicara dengan Kepala bagian keuangan? " tanyanya
" Maaf nyonya... ibu Cici masih rapat dengan jajaran direksi mungkin sore baru selesai, apa ada pesan nyonya? " tanya resepsionis
" katakan saja padanya untuk menelfonku jika sudah selesai rapat, terimakasih" ujarnya lagi
Tunggu saja pembalasanku.... wanita penganggu.. Rizal selamanya akan menjadi milikku.... Katanya geram
Sementar itu Di tempat lain
Alicia dan indra sedang asik chatting
Indra " lagi ngapain bocah? "
Alicia " Lagi ngerjain pr kak, Kenapa? "
Indra " kakak mau ajak jalan, bisa ngak? "
alicia " kemana? "
Indra " rahasia he he , kapan bisanya? "
__ADS_1
Alicia " Minggu depan kak, Minggu ini kami mau ke kota sebelah... nginap"
Indra " kok sering ke sana? ngapain? "
Alicia " mau tau aja kayak emak2komplek 😛"
Indra " Awas Kau bocah 😡😡"
Alicia " 😛😛😛😛"
Indra tersenyum sendiri membaca emot dari alicia... mungkin ini pertemuan kita yg terakhir alicia...sebenarnya jika mamamu tak memintaku menjagamu aku tak akan melakukan ini... katanya dalam hati sambil menghabiskan rokoknya.
Di sebuah Restoran terkenal, 2 orang wanita sedang duduk di private room sambil menikmati hidangan yg tersedia
" Jadi apa maksud nyonya mengundang saya ke sini? " tanyanya
" aku Ingin mengetahui.. Apakah suamiku Ada mengirim uang ke rekening tertentu dengan nama yg sama selama 17 tahun ini bu cici " tanya Winda tanpa basa basi
" Tapi informasi seperti itu rahasiakan nyonya, sy tak bisa membocorkannya " Sahut cici
" Tolonglah aku Bu Cici, ini menyangkut Masa depanku dan anakku " pintanya lagi
" Lagi pula aku memiliki 30% saham di perusahaan, aku memiliki hak untuk itu "
Bu Cici terdiam, bagaimana ini jika aku memberikan informasi yg diminta aku melanggar aturan, tetapi nyonya Winda juga Salah satu pemilik perusahaan. Mengapa nyonya Ingin menyelidiki tuan... tuan adalah bos dan suami yg baik...katanya dalam hati.
" Tunggu bu cici... katakan berapa uang yg kamu inginkan untuk informasi itu " tanya Winda tak mau menyerah
" Kesetiaan itu tak bisa dinilai dengan uang nyonya... saya sarankan bertanyalah langsung dengan suami anda.. . bicaralah dari hati ke hati jika anda Ingin mempertahankan rt anda " Kata cici sambil meninggalkan winda
Winda termenung memikirkan perkataan bu cici, Heh berbicara dari Hati ke Hati..? hatinya saja tak tau kemana... Cibir winda
Keesokan harinya di Kantor Rizal
" Hallo my calamary, apa kabarmu sayang? " sapa indra melihat wajah sang istri di hpnya
" aku baik2 saja sayang,kapan kamu pulang? "
tanyanya mesra
" aku belum tau, semenjak papa sakit pekerjaanku semakin menumpuk sayang.. kuharap Kau mengerti " Sahut Indra sambil membelai wajah istrinya di layar
" Tentukan sayang... Jangan khawatir " jawabnya sambil tersenyum
__ADS_1
" oh ya, aku menelfon untuk memberitahu bahwa aku sudah mentranfer uang untuk sekolah Alicia 250 jt dulu... Nanti bulan depan aku beri Lagi dengan nominal yg sama" jelas indra
" Terimakasih sayang.... Akan kusimpan baik2 uang itu untuk pendidikan anak kita " sahutnya senang
tok... tok... tok... sekertarisnya Indra mengetuk pintu ruangannya
" Sayang sudah dulu.. ada sekertarisku " ujar Rizal
" Sebentar pah... 2 Minggu lagi Alicia ul tah yg Ke 17, Apakah kau bisa pulang? " tanyanya
" Sepertinya tidak bisa... aku harus ke singapura lagi , sampaikan maaf ku pada Alicia.. by muuahhh " jawab Indra terburu2 karena sekertarisnya sudah membuka pintu. Indra langsung mematikan vc nya
" Ada apa? " tanyanya
" Maaf tuan ada bu cici..ingin menghadap tuan" lapornya
" Baiklah... suruh dia masuk! " perintahnya
Bu cici Masuk Sambil membawa beberapa berkas
" Selamat siang tuan " ucapnya begitu memasuki ruangan
" Siang, Ada apa? " tanya Rizal
" Ada beberapa berkasnya yg perlu tuan tandatangani... " ucapnya sambil meletakkan berkasnya di hadapan Rizal.
Rizalpun membacanya dengan seksama, lalu menandatanganinya.
" Ada Lagi " tanyanya Pada cici
" Tuan... berhati2lah " ujarnya cici ragu2
" Ada apa ci... apa maksudmu? " tanya Rizal
" kemaren Istri anda meminta informasi tentang transfer terhadap seseorang secara berkala pada saya" jelasnya
" Lalu apakah kau berikan ?" tanya rizal
" Tentukan saja tidak tuan, itulah mengapa saya meminta anda untuk berhati2 karena sepertinya istri anda mencurigai sesuatu" jelas cici
" Bagus... awasi bawahanmu, jangan sampai buka mulut aku tau sifat Winda dia tak akan menyerah " perintahnya
" Baik tuan... saya permisi " pamit cici
__ADS_1
Rupanya kau mulai serakah winda, apa masih kurang pengorbanan anak dan istriku selama ini... Coba saja kalau kamu berani menyentuh mereka.. aku tak akan mengampunimu Winda... Kata Rizal dalam Hati menahan amarahnya
Jangan lupa like.. komen.. Dan vote ya guys