Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
75. Cinta yg tersembunyi


__ADS_3

*** Di sekolah ***


Alicia sedang makan dikantin dengan lily dan annet..mereka makan sambil berbincang2 senang karena ujian telah berakhir


tut.... tut... tut...


HP Alicia berbunyi


" Hallo Alicia ini om haris" sapanya


" ya om ada apa? "


" kamu dimana sekarang? "


" di sekolah om... baru selesai ujian, Ada apa om? "


" kamu tunggu saja di sekolah ya... om dalam perjalanan ke sana" jelasnya


" lho Memang Ada keperluan apa om mau jemput Alicia? " tanyannya


" mamamu yg minta.. tunggu saja didepan 20 menit lagi om sampai... ok" perintahnya


" OK om " sahutnya


" siapa? " tanya lily


" om haris... pengacaranya mama, Dia mau jemput aku katanya disuruh mama, ada apa ya " jawabnya


" Coba kamu telefon aja mamamu angel " saran annet


Alicia lalu menelfon mamanya... tak ada jawaban


" Aneh kok mama ngak angkat hpnya ya? "


Alicia bergegas menuju ke depan sekolahnya, diikuti lily dan annet, mereka bertiga berdiri menunggu Haris....tak lama sebuah mobil mewah menghampiri mereka


Haris menurunkan kaca mobilnya


" ayo Naik.... temanmu ikut juga" ujarnya... mudahan dengan adanya teman2nya Alicia bisa lebih kuat pikirnya


Mereka bertiga masuk ke mobil Haris, Alicia duduk di sebelah Haris.

__ADS_1


Haris langsung ngebut ke arah Rumah Sakit


" om.... Ada apa..kok om yang jemput Alicia? " tanya alicia penasaran


" kamu yang Sabar ya... mamamu skr berada di rumah sakit" jelasnya


" apaaan.... Kenapa mama bisa dirumah sakit om.... apakah kena serangan jantung?" tanyanya kaget bukan main.... air matanya langsung menetes


" kamu tau mamamu punya penyakit jantung Alicia? " tanyanya


" ya om.... sejak Alicia berumur 15 tahun" jawabnya


" Tapi mamamu bukan kena serangan jantung Alicia, mamamu dan bi ani di tembak... "


" Apaaa.......!!! siapa pelakunya om, oh mama hu hu hu" ujarnya kaget


lily dan annet yg duduk di belakang pun tak kalah terkejut


" Entahlah Alicia, tak ada yang tau siapa pelakunya... mamamu Dan bi Ani.. belum ada yg bisa dimintai keterangan.... Sabar ya " jawab Haris


Alicia menangis tersedu2....tiba2 Ia teringat Pada papahnya..


Di ambilnya HP nya dan di tlpnya papahnya


" papah angkat dong pah..... kok hp papah ngak Aktif ya... hu... hu.. hu... " kembali Alicia menangis


Tak lama mereka sampai di RS yang Dituju, mereka bergegas menuju ruangan igd... Haris bertanya dimana ruangan ny. Calamary Dan bi Ina... Ternyata mereka masih di ruang operasi.


berlarian mereka menuju ke ruang tunggu operasi , mereka hanya bisa menunggu Karena operasi masih berjalan


Alicia duduk sambil menangis tersedu2, kedua temannya memeluknya sama2 menangis


Haris menelfon karenina dan memintanya agar ke kota ini... menemani alicia.


Mendapat tlp dari tuan Haris, Nina langsung berangkat menuju RS sakit tersebut


* 1 jam berlalu.... *


Dokter keluar dari rumah operasi 1


" keluarga bu Ina! " ujarnya, alicia dan haris pun berdiri

__ADS_1


" ya dokter..., bagaimana keadaan bi Ina? "


" mohon maaf... kami sudah berusaha semampunya, tapi peluru mengenai perutnya dan menembus tukang pinggul nya... beliau tidak Dapat diselamatkan" ucap dokter tsb pelan


" tidakkah... Bibi...... bi Ina... jangan tinggalkan alicia bi... hu hu hu... 😭😭😭" Alicia terduduk lemas, lily dan annet menahan tubuhnya Alicia dan membawanya ke Kursi.


Lily memberikan air putih pada alicia


" Sabar ngel... Sabar ya... hu... hu"


" Bagaimana dengan ny. calamary dok? " tanya Haris


" operasi masih berjalan, harapan juga tipis Karena pasien mempunyai riwayat jantung.. tapi berdoa saja Pak... Semoga operasinya berjalan lancar" jelasnya lagi


Tak lama Dr. Medina keluar dari ruang operasi...


" Tuan Haris siapa yg bisa berdiskusi dengan saya mengenai NY. Calamary? " tangannya cepat


" Kemungkinan hanya saya dok, Karena suaminya tak bisa dihubungi dan anaknya dokter bisa lihat sendiri keadaannya" jawab Haris sambil menunjuk Alicia yang tersandar lemas disamping teman2nya


Dr. Medina melihat ke arah alicia....


" Baiklah tuan Haris ikutin saya, sebaiknya kita tidak berbicara disini " ajaknya


mereka berjalan ke ruang sebelah


" Tuan haris... tadi sebelum dioperasi, ny. Calamary sempat tersadar, dia bilang jika ada apa2 dengannya pengacaranya lah yg akan mengurus anaknya" ujarnya


" ya dok... itu benar" sahut Haris


" yang kedua dia tak mau jantungnya di otak atik apapun yg terjadi, keluarkan pelurunya saja... bagaimana ini tuan, jika beliau anfal kan Otomatis kami harus mengoperasi jantungnya ? " kata Dr. medina


" saya percayakan Pada Dokter saja... apa yg terbaik.. kasihan anaknya jika ia tak selamat" jawab Haris. Dr Medina pun kembali ke ruang operasi


Haris menarik nafasnya panjang..


" Calamary... bertahanlah... aku... aku... Sangat mencintaimu.. Walaupun kau hanya mengangapku hanya sebagai Teman... aku tak keberatan, selama aku masih bisa melihatmu di dunia ini" haris terduduk disudut ruangan sambil menghapus air matanya.


Haris teringat pertama kali ia bertemu calamary 17 tahun yg lalu, ia memintanya mengurus surat menyuratnya dan anak kembarnya. Pertama melihatnya haris langsung Jatuh cinta dengan kecantikan dan kelembutan calamary.


Beberapa kali haris meminta pada calamary agar meninggalkan Rizal, Ia dengan senang hati akan memperistrinya, namun calamary kekeh tetap mempertahankan rumah tangganya Walaupun dengan penuh pengorbanan.

__ADS_1


Ya sampai sekarang Haris tetap setia menanti calamary mengubah keputusannya....cinta tak harus memiliki itulah nasip Haris.......


jangan lupa... like.. komen dan votee saudara2..... 😊😊😊😊


__ADS_2