
" kawin...... Ayo..... " jawabnya sambil tersenyum usil
tok.... Kali ini centong nasi mendarat dikepala Haris
" siapa juga yg mau kawin Sama mas... huh" cibirnya
" hati2 lho... benciiiiii ama cinta itu bedanya tipissssss banget he he" godanya lagi
Nina diam saja Namun matanya melotot...
tangannya sudah siap2 mulai beraksi
" hei..... mau kdrt ya? " ujarnya haris melihat gelagat nina
" habis tu mulut.. ngak ada remote nya" ucapnya kesal
" lagian Kenapa sih mas belum nikah2, wajah tampan... Harta ada... umurpun dah lewat, curiga.... Suka ma.... "
" enak aja, gua lelaki normal... mau coba" ujarnya marah
" ha ha ha habisnya...... ππ"
" aku mencintai Istri orang nin... "
" what..... ngak Salah... sampai sekarang? "
" dia udah meninggal " ucapnya tertunduk
" jadi ngak bisa move on... siapa mas? "
" kamu ngak kenal " dustanya
" kalau kamu kenapa ngak nikah2 juga, katamu kau single parent, apakah kau bercerai sudah lama? " cecarnya
" dulu aku hamil di luar nikah mas.... pacarku tak mau bertanggung jawab, orang tuaku marah hingga mengusirku.. untung aku bertemu ny. Calamary... Ia penolongku mas"
kisahnya
__ADS_1
" mengapa kau tak kembali ke rumah orangtuamu... sudah sekian lama tak mungkin orang tuamu masih marah? " ujarnya
" keinginannya itu ada.. tapi menurut informasi sahabatku... mantanku selalu mencariku ke rumah sampai saat ini, sekarang dia sudah sukses..aku takut mas, jika dia Nanti ingin mengambil anakku, Sedangkan aku belum bersuami sampai sekarang...tak ada yg melindungi kami nanti" jelasnya lagi sambil terisak
" beberapa kali aku menjalin hubungan, tetapi selalu Kandas... aku ini janda bukan.... perawan apalagi... ha ha, jika waktu bisa diulang, tak akan aku terlena dengan mulut manis lelaki " ujarnya
" Tidak semua lelaki seperti itu nin..... jika aku mau menerima kalian berdua apa adanya..... apakah kau mau menjadi istriku " tanya Haris
" apa....mas bercanda ya" ucapnya tak percaya
Haris berdiri mendekati Nina dan duduk disebelah, di pegangnya kedua tangan nina
" Nina.. usiaku sudah 42 tahun, sudah tak muda lagi... tak mungkin aku bercanda untuk hal seserius itu" ujarnya
Diciumnya kedua tangan nina
" aku akan menjaga dan melindungi kalian berdua dari mantanmu itu... aku janji nin"
Nina terdiam.... ia speccles, masih terkejut, tak menyangka haris menyukainya.. Padahal baru beberapa hari bertemu
Haris mendekati wajah Nina, diciumnya keningnya Nina, lalu hidungnya... Merasa tak ada penolakan, haris mencium bibir Nina.
"ah.... mass...." desahnya menikmati rabaan Dan cumbuan dari haris, haris semakin bernafsu..... diangkatnya daster nina....
" Tante..... tante dimana ?" suara Alicia dari lantai 2 mengagetkan mereka, Nina langsung mendorong haris dari sofa....
gubrak... haris terjatuh ke lantai
" aduh nin..... teganya" protesnya
Nina cuek saja, ia berlari ke atas
" ada apa Alicia? " tanyannya sambil mengatur nafasnya yg ngos2an
" telefon tante bunyi terus, sepertinya dari bakery tan " jelas alicia..lalu kembali tidur
Nina menerima tlp nya dan berbicara cukup lama dengan pegawainya
__ADS_1
Sementara haris berakhir di kamar mandi....
" Duh Alicia... Kenapa Pake acara bangun segalanya... Kasian kan ni junior om... dah kelanjur bangun... haduh.... " keluhnya di Kamar mandi
Wkwkwkw habis2 dah tu sabun... π π π
πΉπΉkeesokan paginyaπΉπΉ
" Sayur2.... ikan2.... sayur2" lele sayur berhenti didepan rumah haris sambil memencet klaksonnya
Beberapa ibu2 komplek berjalan ke arah lele sayur, mereka sengaja Ingin melihat dari dekat Istri haris.... penasaran pake bingiiittts... πππ seperti apasih rupanya wanita yg bisa menjadi istri pengacara terkenal itu
Tak lama Nina keluar, ia memakai daster andalannya... rambutnya diurai basah
" cari sayur apa neng ?" tanya lele ramah
" ada daging ma tulangan bang? mau bikin rawon " jawabnya
Ibu2 komplek tambah kepo melihat tanda merah di leher nina
" Duh penganten baru..... keramas terus, gimana mba... kuat ngak mas harisnya ? berapa ronde tadi malam hi hi" tanyanya
Nina diam saja, terus memilih bahan2 yg diperlukan
" hei.. jeng... jadi selera haris itu jendes ya... pantasan berapa kali kutawarin anak gadis ku... ngak mau doi... " ucap salah seorangnya
" Ngak papa juga dong jeng kalo janda, janda tuh dah banyak pengalaman.... yg jelas servisnya pasti memuaskan... ya kan mba " ucap Ibunya satunya lagi
Kuping Nina mulai panas
" Berapa bang? " tanyanya tanpa menghiraukan suara2 sumbang ibu2 tersebut, Ia membayar belanjaannya sebelum pergi Ia menatapnya Ibu tadi
" bun.... perawanan Memang menawan... Tapi JANDA tetap didepan...ha ha" ucapnya sambil meninggalkan ibu2 komplek tsb sambil mengibaskan rambut basahnya
Haris yg baru keluar dari kamarnya, bingung melihat banyak ibu2 berkumpul didepan rumahnya
" ada apa nin? " tanyanya
__ADS_1
" tau tuh... pengemarmu pada kepo" jawabnya ketus
see you next episode.... don't forget to like